Mewujudkan Sekolah Ramah Anak Melalui Penerapan Sekolah/Madrasah Aman Bencana

Konsultasi Anak adalah tahap pertama dalam aksi Mewujudkan Sekolah Ramah Anak (MeSRA). Pada tahap ini, sahabat-sahabat KerLiP menjadikan Safari GeMBIRA ke sekolah/madrasah mitra sebagai wahana untuk menyiapkan agen-agen MeSRA. Tujuan kegiatan Safari GeMBIRA mengenalkan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak melalui gerak dan lagu yang dikemas dalam YES for Safer School.

Kemitraan khas KerLiP dengan INGO seperti Plan, WVI, Save the Children dan lembaga UN di Konsorsium Pendidikan Bencana, Kemendikbud, BNPB, Pemprov Jabar dan Pemkot.Bandung memperluas jangkauan Safari GeMBIRA dari sisi jumlah sekolah/madrasah, sebarannya dan penguatannya dalam bentuk pelatihan fasilitator.
image

Manfaat Berjejaring

15/02 14:12] Bevita WVI: Mau nanya… mas amin waktu itu pernah kontak mbak yanti kan yah
[15/02 14:12] Bevita WVI: Soal road show sekolah aman di bandung
[15/02 14:13] yanti kerlip: Oh iya tahun lalu ya
[15/02 14:13] Bevita WVI: Rencana aku mau follow up itu mbak
[15/02 14:13] yanti kerlip: Siap
[15/02 14:13] Bevita WVI: Kapan yah kita bisa ngomongin secara detail

Kami bertemu pertama kali di ruang-ruang pembelajaran yang dilaksanakan KPB. Saat itu Bevita masih mewakili PMI. Saya belajar banyak dari PMI dalam upaya Pengurangan Risiko Bencana di Pendidikan di KPB. Pendidikan Kesiapsiagaan di PMR menjadi rujukan penting dalam Konsep Sekolah Siaga Bencana yang kami susun dalam gugus tugas khusus yang dibentuk KPB. Ragam materi KIE PMI pun menghiasi dinding rumah kerlip termasuk putri kami. Tak heran jika ananda Icha yang sekarang duduk di kelas 8 SMPN 35 Bandung memilih PMR sebagai ekstrakurikuler, bahkan memenangkan lomba-lomba antar sekolah dengan Asincan (Ayo Siaga Bencana) bersama timnya.

Mentoring Sebaya dalam Safari GeMBIRA

Bulan aksi MeSRA tahun ini ditandai dengan aksi-aksi nyata dari sahabat-sahabat KerLiP. Bu Sari menyediakan diri untuk menindaklanjuti obrolan saya dengan Bevita yang kini mewakili WVI.

image

Sertifikat ini diberikan kepada 16 SD dan 3 SLB yang mengikuti kegiatan roadshow ASEAN Safe School Initiative yang kami kemas dalam bentuk Safari GeMBIRA di 2 SD dan 1 SLB. Gerakan Siswa Bersatu (GSB) Bersinar dari kelas digital 7-11 binaan Bu Nia menjadi mentor sebaya. Bu Nia menjadi narasumber dalam pelatihan singkat bagi guru-guru pendamping. “Bu Yanti, kolase anak-anak SLB saya kumpulkan untuk dipamerkan ya. Ada banyak hal yang menakjubkan dalam karya anak-anak tersebut. Mentoring sebaya di SLBN Pajajaran terbukti ampuh untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak disabilitas yang mengikuti kegiatan tersebut, “kata Bu Muftiah dari Pokja Inklusi Kota Bandung yang mengajar di SLBN A Pajajaran. Bu Nia dan GSB Bersinar yang dipimpin Sahlan menjadi daya tarik yang penting dalam Penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana melalui model Mentoring Sebaya.

Kerja Hebat Bu Sari

image

Kepiawaian Bu Sari dalam menghubungkan antar pihak didukung oleh putri sulungnya, Syahna yang juga ketua Forum Anak Jawa Barat membuat Safari GeMBIRA 2016 makin sarat makna. Atas rekomendasi Bu Sari, SMK Multimedia Telkom dipercaya WVI mendokumentasikan roadshow di 2 SD dan 1 SLB tersebut. Dinas Pendidikan kota Bandung mendukung penuh dengan merekomendasikan sekolah-sekolah yang perlu diundang secara tertulis. Amanat Pak Elih, Kadisdik Kota Bandung untuk mengaktualkan model-model pembelajaran dengan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana menjadi catatan penting dalam proses yang difasilitasi WVI, STC, Plan, ASSI, Disdik Kota Bandung, SMK Multimedia dan KerLiP Bandung.

Pelatihan fasilitator Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana diikuti oleh perwakilan guru dan pengawas di 20 SD serta 3 SLB dilaksanakan oleh Plan dengan dukungan ASSI, BNPB, Kemdikbud, Disdik Kota Bandung dan KerLiP. Saya mendapat kesempatan untuk memberikan sambutan dalam pembukaan pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Amarossa tanggal 8 Mei 2016 pagi. Sayang sekali Bu Rena, Direktur Pembinaan PKLK tidak jadi hadir karena terjadwal kegiatan Harmoni Bersama Masyarakat di Jakarta. Pak Harta-Kabid TK SD Disdik Kota Bandung menggarisbawahi pentingnya pengarusutamaan Sekolah Aman Bencana dalam menyiapkan Bandung Masagi yang akan dilaksanakan serentak pada awal tahun pelajaran baru. Mbak Ngurah dari Plan menyampaikan apresiasinya terhadap kerja hebat Bu Sari dan memperkenalkan para inisiator ASSI.

Teriring doa untuk kesungguhan para fasilitator dalam menerapkan dan mempromosikan praktik baik sekolah/madrasah aman bencana di Kota Bandung.

image

Mengawal Penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana

Penataan kelembagaan Konsorsium Pendidikan Bencana (KPB) nampaknya makin intens dilaksanakan Dear dan kawan-kawan. Form pendaftaran ulang KerLiP yang diisi Nurasiah Jamil, bendahara kami sudah siap.dikirim jelang deadline. Ada beberapa jenis kegiatan penting di dalam Profil KerLiP 2014 lalu yang belum dimasukkan. Beberapa kegiatan lainnya yang saya laksanakan pada tahun 2014-2016 penting juga untuk melengkapi profil KerLiP di KPB.

image

Alhamdulillah ini beberapa kegiatan terkait Pengurangan Risiko Bencana dalam kerangka Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan Bersih, Sehat, Hijau Inklusif, Aman, Anti Kekerasan dan Ramah Anak 2014-2016:

1. Fasilitasi Penyusunan Pedoman Sekolah Darurat di Dikmen dan Dikdasmen
2. Pengintegrasian SMAB ke dalam kebijakan dan implementasi SRA
a. Permenegpppa no 8 tahun 2014 ttg kebijakan penerapan SRA
b. Penyusunan juknis bansos pendidikan PRB untuk 170 SLB dan Sekolah Menengah di 28 provinsi
c. Pendampingan pelaksanaan YES for Safer School di SLB YPAC Kota Bandung, Satria Galdin Kab Bdg, Asih Putera Padang Panjang, SLB Pembina NTB
d. Penobatan Duta Anak untuk Sekolah Aman dari inisiatif YES4SaferSchool : SMPN 35, SMPN 11, SMPN 7 Bandung
e. Pengawalan penyusunan draft Perpres SRA oleh Dirjen Dikdasmen dan lampiran yg diminta bersama KPPPA,Bappenas, multipihak:
– modul ToT SRA
– juknis SRA
f. Pendampingan penguntegrasian gerakan sekolah sehat, aman, ramah anak dna menyenangkan dalam penyusunan RKAS bersama pengawas kora Bandung diikuti 48 SMP di Bandung Selatan
g. Advokasi sekolah aman dalam penilaian tingkat lerusakan 148 ribu kelas yang akan direhab di tahun 2016-2017 kepada subdit lembaga dan sarpras PSMK
h. Pendampingan penyusunan Panduan SRA pada rakor PSMA, PSD, Pembinaan PKLK
i. Penyusunan bahan sosialisasi Sekolah Aman Anti Kekerasan terintegrasi dalam Gerakan KerLiP Bersinar di PSMP
j. Pengarusutamaan PRB dalam gerakan keluarga panutan (pendidikan ramah anak bermutu bebas pungutan) dan penyusunan renja disdikprov Riau 2015-2019
k. Sosialisasi dan lokakarya Sekolah Bersinar di Makasar bersama Kempppa, Kemdikbud, Kemenag, BNPB, Kemensos
l. Pelatihan SRA bagi guru dg FGII dan KPPPA:
– se jabodetabek di SMAN 24 Jakarta
– Jawa Timur
– Indonesia di Bandung
– Makasar
– Bengkulu
– Lampung
– Semarang
– Deli Serdang
– Maluku Utara
– Manado
– NTB
– Papua
m. Pengarusutamaan PRB dalam Kajian Perencanaan dan Penganggaran Responsif Anak di Bappenas
n. Penguatan PRB dalam Aktivasi Gugus Tugas KLA kluster 4 dan 5 bersama BP3AKB Jabar
o. Sosialisasi  YES for Safer School di stand Kemendikbud dalam peringatan PRB oleh BNPB di Surakarta
p. Pengarusutamaan PRB dlm Kajian dan penyusunan panduan Ruang Kreativitas Anak bersama KPPPA
q. Pengintegrasian PRB dalam Penyusunan Naskah Akademik Percepatan Penerapan Kab/Kota Layak Anak di Jabar
r. Perluasan inisiatif pelembagaan seknas sekolah aman dalam pelembagaan Sekretariat Bersama Sekolah Ramah Anak, Aman Anti Kekerasan, dan Inklusif (SeRAI) di Direktorat Pembinaan PKLK
s. Pendampingan GSB MANSABA,GSB MeSRA SMAN 15, GSB Bersinar SMPN 11 melalui penerapan YESfor Safer School yang inklusi
t. Pengarusutamaan PRB dalam penyusunan quick win pokja
u. Pengarusutamaan PRB dalam review  draft RPJMD Kota Bandung 2014-2019 dan Renstra Disdikprov Riau
v. Koordinasi persiapan School Roadshow for ASSI di 15 SF dan SLB dengan Kadisdik Kota Bandung, Plan Internasional Indonesia dan WVI
w. Pengarusutamaan PRB dalam roadmap pembinaan pendidikan keluarga dan pelatihan 5000 fasilitator se-Indonesia
3. Cetak materi KIE terkait YES for Safer School Innitiatives (YESSI): brosur, kaos, USB, kalender
4. Pengarusutamaan PRB dan sekolah madrasah aman dari bencama dalam penyusunan Ensiklopedia Lintas Sejarah Indonesia dalam Literasi Visual yang diterbitkan oleh Binar Cahaya Semesta
5. Pendampingan penyusunan buku saku PRB di SLB bersama Subdit Program dan Evaluasi Direktorat Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemendikbud
6. Pengintegrasian prinsip-prinsip SRA dan standar2 minimum pendidikan  dr INEE dalam penyelenggaraan Sekolah Darurat
7. Penerapan sekolah aman dari bencana dalam perencanaan pembangunan SLB, Sekolah Garis Depan dan Sekolah Keberbakatan Olah Raga di daerah rawan gempabumi tsunami
8. Pengarusutamaan PRB dalam penguatan Karang Taruna dengan komunitas literasi sejarah ekologi sosial budaya di desa-desa piloting
9. Advokasi PRB berbasis komunitas dan dasawisma dalam penyusunan perencanaan Restorasi Sosial
10. Pengawalan harmonisasi dragt perpres Gerakan SRA dlaam inisiatif penyusunan draft perpres perluasan permendikbud 82/2015 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak di sekolah
11. Pelatihan modul untuk guru tentang pendidikan PRB  bagi 72 sekolah penerima DAK Pendidikan di Kota Bandung
12. Pengawalan YES for Safer School dalam penguatan Pendisikan inklusif di Jawa Barat bersama Kabid PKLK Disdikprov Jabar
13. Pengarusutamaan PRB dalam penyusunan profil pendidikan, kreativitas, dan kegiatan budaya anak Indonesia
14. Pengarusutamaan PRB dalam penyusunan indikator KLA di Jabar
15. Pelatihan YES for Safer School untuk Agen-Agen MeSRA/GSB bersinar
a. 363 ketua OSIS anggota Fokus Jawa Barat
b. 50 peserta didik ADEM Papua dalam KKP 2015
c. 27 anggota GSB Bersinar SMPN 11
d. Ratusan anak di sekolah Semesta Hati,Nurul Imam, SLBN Citeureup, SLBN Baleendah, SMPN 35, SD Plus Marhas
e. 70 fasilitator muda dari SMAN 20, ITB, STKS, Unisba
f. Forum Anak di 5 wilayah Jawa Barat
16. Pendidikan PRB bagi Anak Usia Dini di BKB KerLiP
17. Fasilitasi penyusunan Obras Bencana oleh Forum Anak Kota Bandung
18. SpeAKnACT saya pelajar anti kekerasan dan amat cinta tanah air dan teman di Bandung dan Deli Serdang
19. Bimtek untuk 50 SLB penerima bantuan PRB 2015
20. Bimtek untuk 34 SLB penerima bantuan PRB 2016
21. Sosialisasi YES for Safer School kepada seluruh kepala SD Kota Bandung terintegrasi dalam kegiatan Pokja Inklusif Kota Bandung

Model Surat untuk Rintisan Forum SRA di Kota Bandung dan Cimahi

Assalamu’alaikum wr.wb Pak Elih

Alhamdulillah Pak Raya dan staf SMPN 11 berkomitmen penuh untuk menerapkan sekolah ramah anak yang kami kemas dalam Gerakan keluarga peduli pendidikan Bersinar.

Saat ini sahabat KerLiP membantu Bu Nia, guru pembaharu nuda Ashoka yg juga guru PNS, guru IPA SMPN 11 dan duta anak YES for Safer School melaksanakan mentoring sebaya di kelas digital SMPN 11.

Ibu-ibu di kelas tersebut mendukung penuh 27 anak yang investasikan waktu 3 kali per pekan untuk merintis Gerakan Siswa Bersatu Bersinar.

Pak Raya berinisiatif meminta saya untuk melatih perwakilan dr seluruh kelas @ 3 anak dan pengurus OSIS untuk memulai GSB bersinar.
Insya Allah kegiatan perdana tgl 27 Jan 2016 lokalatih 6 jam bersama alumni2 SMPN 11 yang menjadi youngchangemaker Ashoka, Ami, Ria, Arlian. Dilanjutkan pembuatan mading keluarga peduli pendidikan Bersinar di seluruh kelas. Lalu YES for safer School 7 kelas digital dan lanjut simulasi evakuasi gempa bumi inklusif akhir Februari 2016.

Selama proses tersebut, duta anak dr kelas digital ini melakukan safari GeMBIRA ke SLBN Cicendo,Pajajaran, Kasih Ibu, Citeureup, Baleendah yang hadir dan menyambut gerakan KerLiP Bersinar waktu Seminar di SLBN Cicendo.

Hasil belajar bersama ini akan ditampilkan sebagai sosio drama KerLiP Bersinar Happening Art dlm acara BP3AKB Jabar di Graha Manggala Siliwangi bulan Maret 2016.

Keluarga-keluarga peduli pendidikan di SMPN 11 juga menyambut gembira permintaan bu Rena untuk bersiap menerima 170 anak berkebutuhan khusus yg akan homestay di Bandung pada legiatan SEAMEO SEN September 2016.

Pokja pembentukan Forum SRA kota Bandung akan diaktifkan Pak Raya di SMPN 11 seiring dengan gerakan tersebut.

Catatan perjalanan KerLiP Bersinar di SLB bersama SMPN 11 Bandung saya publikasikan setiap hari di sekolahramahanak.com. tahap pertama sudah dibukukan sebanyak 246 halaman dan dilaporkan ke Bu Rena.

Mohon perkenan dan dukungannya ya Pak. Saya menyambut gembira kabar bahwa Mas Menteri sudah diminta menyiapkan draft penerbitan perpres Gerakan SRA dalam ratas kabinet senin lalu.

Insya Allah Mas Menteri sedang diupayakan melalui staf khususnya untuk dijadwalkan hadir dalam Inclusif YES FOR Safer School di SMPN 11.Bandung akhir Februari 2016.

Jazakumullah khoiron katsiiron

Model surat ke Pemkot Cimahi

Assalamu’alaikum wr.wb
Beny.

Alhamdulillah kegiatan Seminar di SLBN Cicendo ditindaklanjuti Pak Widdi dan staf Sekolah Semesta Hati yang berkomitmen penuh menerapkan sekolah ramah anak yang dikemas dalam Gerakan keluarga peduli pendidikan Bersinar.

Saat ini sahabat KerLiP membantu Bu Ninuk, psikolog Semesta Hati untuk melaksanakan YES for Safer School di Semesta Hati.

Anak-anak dan guru-guru sangat antusias. Semesta Hati sudah menyiapkan Safari Gembira utk memulai mentoring sebaya Gerakan KerLiP Bersinar di SLBN Citeureup.

Insya Allah proses belajar dan model simulasi evakuasi gempa bumi inklusif di kedua sekolah rintisan sister school di kota Cimahi tersebut akan ditampilkan dalam beauty contest akhir Februari 2016 di SMPN 11 Bandung.

Hasil belajar bersama di Kota Cimahi, Bandung, dan Kab Bandung ini akan ditampilkan sebagai rangkaian KerLiP Bersinar Happening Art dlm acara BP3AKB Jabar di Graha Manggala Siliwangi bulan Maret 2016.

Penuh harap Keluarga-keluarga peduli pendidikan di Kota Cimahi ini juga menyambut gembira permintaan Direktur Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemendikbud untuk bersiap menerima 170 anak berkebutuhan khusus yg akan homestay di Bandung pada kegiatan SEAMEO SEN September 2016.

Semesta Hati dan SLBN Citeureup.juga diharapkan dapat merintis pembentukan Forum SRA kota Cimahi dengan dukungan Beni tentunya seiring dengan gerakan KerLiP Bersinar ya

Catatan perjalanan KerLiP Bersinar di SLB bersama SMPN 11 Bandung saya publikasikan setiap hari di sekolahramahanak.com. Tahap pertama sudah dibukukan sebanyak 246 halaman dan dilaporkan ke Bu Rena.

Mohon perkenan dan dukungannya ya Ben. Kabar gembira rencana penerbitan perpres Gerakan SRA sudah dibahas dalam ratas kabinet yang dipimpin Presiden senin lalu.

Insya Allah Mas Menteri sedang diupayakan melalui staf khususnya dijadwalkan hadir dalam Inclusive YES FOR Safer School di SMPN 11 Bandung akhir Februari dan SEAMEO SEN September 2016.

Oh ya Gerakan Siswa Bersatu Bersinar ini juga menjadi inisiator penerapan Sekolah Ramah Anak di sekolah masing-masing mulai dg menyusun rencana aksi dan mengintegrasikannya ke dalam RKAS dan MBS Ramah Anak di sekolah/madrasah masing2

Jazakumullah khoiron katsiiron

Alhamdulillah respon cepat dari Pak Elih sangat menggembirakan. Kita simak ya.

[23/01 06:21] Pak Elih: Wass makasih bu info dan gerakannya….klu berkenan mohon pokja pend inklusif bdg diajadiajak spy di bdg ada keberlanjutan dan meluas…..htr nhn

[23/01 06:24] yanti kerlip: Alhamdulillah parantos Pak. Sejak di SLBN Cicendo lalu pameran bersama di kongres nasional guru BK, Rakor pembentukan sekber phpa di disdik provinsi. Rencananya Forum SRA ini sesuai amanat permenegpppa yg akan menjadi perpres menaungi semua inisiatif baik di sekolah mulai dari sekolah bersih sehat, inklusif, aman, adiwiyata, hebat, dan ramah anak.

Neda bantosanna kanggo sinergi pembentukan Forum SRA Kota Bandung seperti yg dimaksud pada akhir Februari di smpn 11 ya Pak

Pembelajaran dari Sekolah Aman

Menjaga hubungan baik  dengan berbagai pihak menjadi modal dasar dalam kampanye dan advokasi. Perasaan kikuk yang tiba-tiba menyergap saat mengunjungi sahabat-sahabat lama mulai berkurang setelah menerima sambutan hangat dari para senior citizenship.

Pengalaman berharga ini memaksaku berubah, apalagi masuk ke lingkungan baru tempat tinggal para dosen yang terhormat. Beberapa hari ini kerja di rumah sambil memantau tukang bangunan memperkuat atap yang hampir rubuh di bagian depan jadi pengalaman baru. “Malah marah, Bu. Saya pindahkan ke depan ya, “ujar Pak Budi setelah menemui sopir mobil dari penghuni hotel di belakang rumah. Bunyi klakson dari mobil itu mulai memekakkan telinga. Terpaksa kuhampiri untuk meminta bersabar karena mobil dari toko material sedang menurunkan pasir dan batu bata. Astaghfirullahal azhiim

Rumah Aman dan Hijau

Penerapan sekolah aman dari bencana yang kami kawal bersama mitra K/L/D/I ternyata membawa kesadaran baru. Syukur alhamdulillah, Kang Zaka, kepala tukang pilihan adikku sangat baik dan senang belajar. Besi-besi struktur yang sudah terpasang dibuka kembali satu per satu oleh ladennya mengikuti petunjuk dalam buku rumah tahan gempa yang diterbitkan Build Change.

image

Pondasi ceker ayam yang dipasang Kang Zaka membuat Kang Beni, tetangga yang bekerja sebagai kontraktor berdecak kagum. “Ini untuk bangun berapa tingkat? Tohaga pisan, “serunya tertahan melihat pondasi yang sedang dipasang Kang Zaka.

image

Kang Zaka pun mendokumentasikan proses retrofitting bangunan rumah kami. Buku Rumah Aman Tahan Gempa dan gambar sederhana dari lampiran IMB menjadi bahan acuan perkuatan rumah kami.

Go Green House

Kegembiraan kami agak terusik. Penyedotan WC yang sudah lama mampet di toilet belakang ternyata menuntut perhatian serius. Awalnya hanya perbaikan saluran dan pembersihan septic tank. Hasil penelusuran saluran menemukan ujung saluran limbah dari depan dan belakang saling lepas. Septic tanknya pun sudah hancur.

Aku segera menghubungi Inong, sahabat lama lulusan Arsitek ITB untuk mendapatkan masukan dengan mengirimkan foto-foto dari Kang Zaka. Inong memberi saran agar aku mencari bioseptic tank. Alhamdulillah tambah lagi pengetahuanku. Hasil googling pun didiskusikan dengan Inong. Tersedia beragam bioseptic tank dengan harga yang bervariasi.

image

image

Masalahnya ternyata berlanjut. Rumah yang kami beli dari Dosen ITB ini posisinya couple dengan rumah almarhumah dosenku. Saat gali lubang untuk bioseptic tank ternyata saluran pembuangan limbah dari rumah sebelah masuk ke bawah lantai dapur kami. Subhanallah. Permasalahan berikutnya ini lebih rumit lagi karena menyangkut tetangga sebelah. Tidak selesai hanya menggesek kartu kredit untuk membeli biofil dan mencari pinjaman untuk ongkos tukang dan bahan material.baru.

Mudah-mudahan Allah memberikan jalan keluar terbaik.

Belajar Bersama Anak Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

“Saya dan para pengurus OSIS sampai bolak-balik mengajukan proposal Porak kepada manajemen sekolah. Kan kalau anak-anak ikut merencanakan program rutin sekolah bisa hemat waktu. Tidak perlu bolak-balik seperti ini, “kata Fina sambil menyiapkan berkas-berkas hasil belajar bersama sebelumnya. “Wah, ternyata pertemuan Senin jadi dilaksanakan. Maaf ya Teh Fitry tidak jadi ke sekolah karena Bu Nia menyampaikan kabar kegiatannya dibatalkan, “Fitry menimpali.

Saya mengajak anak-anak membuka youtube tentang bangunan tahan gempa setelah meminta ijin dari Fina. Pembangunan ruang kelas baru di antara GOR dan Kelas Digital menarik perhatian anak-anak. Mereka ingin cari tahu lebih banyak lagi tentang sekolah aman. Deteksi Warna untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak pun dilaksanakan sebelum Fina presentasi.

3 Pilar Sekolah Aman Komprehensif

image

Sekolah Aman Komprehensif adalah inisiatif yang diusung Unicef, Plan, Save the Children, dan mendapat dukungan luas dari multi pihak. Keingintahuan anak-anak Kelas Digital SMPN 11 tentang bangunan tahan gempa mendorong saya untuk mengajak anak-anak merumuskan 3 pilar Sekolah Aman Komprehensif.

Pembagian kelompok dilaksanakan berdasarkan cita-cita masing-masing anak. Pilar Pertama: Fasilitas Sekolah Aman dirumuskan oleh calon-calon arsitek, pilar kedua pendidikan pencegahan dan PRB oleh calon dokter, dan pilar ke-3 oleh calon pengusaha.

Hasil kelompok 1
Jendela kaca diberi teralis
helm disiapkan dibawah meja
Meja persegi panjang
Buku khusus untuk tuna netra
Karpet bertekstur kasar
Sediakan lampu berkedip yang menyala jika ada getaran gempa

Kelompok 2
Selipkan materi PRB ke dalam pembelajaran
Bangunan tahan gempa perlu dipelajari.
Membuar replika bangunan tahan gempa menurut anak akan sangat menarik.

Kelompok 3
Beri sanksi yg tegas
Pengelola sekolah
Kepala sekolah harus tahu sarana prasarana pengeluaran dan pemasukan.

Kejutan Manis dari Anak

Belajar bersama anak memang penuh kejutan. Lagu evakuasi gempa direkaulang dengan tempo cepat dalam cupsong yang menarik. “Kalian terinspirasi pitch perfect ya?” tanya Fitry. Anak-anak menjawab serempak, “iya Teh, keren abis!” Rencananya anak-anak akan menciptakan cup song Sekolah Bersinar.

Fina menunjukkan rambu-rambu evakuasi yang dibuatnya menindaklanjuti pertemuan sebelumnya. Ia setuju untuk mendampingi teman-temannya mempraktikkan simulasi evakuasi gempa sampai ke titik kumpul aman. Beberapa kali praktik lagu evakuasi gempa dilakukan lengkap dengan usulan ragam aksi melindungi kepala.
image

Anak-anak menemukan dan mengenali zona hati-hati menuju titik kumpul aman mulai dari dalam kelas, tas terlalu berat, pintu kelas yang terbuka ke dalam, atap beton sepanjang koridor, dan pintu kaca terbuka ke dalam. Fina memfasilitasi teman-temannya untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Helm berlampu menggantikan tas, lampu berkedip otomatis di setiap kelas jika ada gempa, gambar kucing untuk melengkapi rambu evakuasi zona aman, dan harimau untuk zona bahaya bagi anak yang lamban belajar, dst.

Kejutan manis lainnya ketika salah satu anak berinisiatif untuk survey SLB terdekat untuk kegiatan Safari GeMBIRA. Anak-anak juga berminat hadir semua di Semiloka SLB Bersinar yang akan dilaksanakan di SLB Cicendo 18 Desember 2015. Mereka sepakat untuk safari ke SLB di Cibaduyut hari Kamis jam 10.00 dan menyiapkan tayangan tentang YES for Safer School di SMPN 11. Syahlan terpilih menjadi ketua dibantu Dimas dan Jessica sebagai sekretaris dan 2 bendahara.

Mahasiswi Bimbingan Tesis pun Tertarik Jadi Relawan

image

Gioveny menghubungi saya melalu pesan di instagram karena diminta Prof Syamsul pembimbing tesis S2nya di Universitas Pertahanan. Ia sendiri tidak begitu ngeh untuk apa diminta menghubungi saya oleh Kepala BNPB periode 2008-2014 ini. Saya kira terkait penelitiannya tentang integrasi sekolah aman ke dalam kurikulum di SD/Mi Kabupaten Bogor.

Kami berfoto bersama setelah mengobrolkan beberapa perkembangan kampanye dan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana di Indonesia.

Tertarik Bergabung

“As, Veny mau gabung di program penanganan psikososial penyintas anak pasca gempa Alor, “seru saya dengan gembira kepada Aas yang duduk di seberang kami. Kemarin,Veny menemui saya di lobby hotel Golden setelah penutupan Pertemuan Nasional. Ia bersedia diajak diskusi di lobby Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Saya terjadwal menemui Pak Ferdy sesore apapun di kantornya ditemani Sukma, Febby, dan Aas yang akan bahas kolaborasi GENTaskin dengan KerLiP, Pergerakan Indonesia, Binar, dan GIP. Mereka menunggu kami berdua selesai diskusi di lobby KPPPA.

image

Informasi bantuan sosial penanganan psikososial penyintas anak pasca gempa di Alor saya terima di sela-sela diskusi tersebut. Spontan saja saya ajak Veny bergabung. “Tapi jangan over estimated ya Bu. Saya baru belajar. S1 saya kurikulum dan melanjutkan ke S2 Unhan belajar manajemen kebencanaan. Saya tertarik bergabung, “kata Veny menjawab tawaran saya.

Alhamdulillah….

Siapa lagi yang tertarik gabung dengan KerLiP?
Ada beberapa program yang sedang kami siapkan untuk #IndonesiaBersinar
1. Penanganan Psikososial Penyintas Anak Pasca Gempabumi Alor kerja sama dengan Dit Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemdikbud
2. Kawal Indonesia Pintar bersama Gerakan Indinesia Pintar dalam bentuk penjangkauan dan advokasi anak terancam putus sekolah dg Raka Pare, Penanganannya dg SeKAM, ABKIN, dan Tim Pokja PPOKTPA Kemensos dan Kemdikbud, , kesejahteraannya dg GENTaskin, TaMPAN dg GIP Riau, Inklusif dg Semesta Hati, Bersinar dg SMPN 11
3. SMK Bersinar di Kudus dg Mbak Mira
4. SLB Bersinar di Jabar dg Pembinaan PKLK Dikdasmen, Pengawas Pendidikan, PKLK Jabar, rintisan Sekber PHPA Jabar
5. Fundraising Gerakan KerLiP kerjasama dengan Binar dan SAnDi KerLiP
6. Rintisan Kopsya Sahabat KerLiP
7. Sosialisasi PANUTAN di Riau dengan Disdikprov Riau, Direktorat Pendidikan Keluarga, MoveId dan GIP
8. GeMBIRA di Sekolah oleh DPC KerLiP Bandung bekerja sama dg P2TP2A, STKS, SeKAM, Disdik Kota Bandung
9. Komunitas Literasi Sejarah Ekosob di desa-desa dg Sukma dari Pergerakan Indonesia
10. YES4SaferSchool dengan Green SMile Inc dan rintisan Sekber PHPA Jabar.
11. Dst

Pelajari Profil KerLiP di http://perkumpulankerlip.com/about/ dan investasikan donasi Anda untuk menjadi sahabat KerLiP melalui https://kitabisa.com/gembira

Mengawal Gerakan Indonesia Pintar

Gerakan Indonesia Pintar lahir dari komitmen ahli, praktisi, guru, orangtua, keluarga peduli pendidikan yang berkomitmen penuh untuk memastikan semua anak Indonesia menikmati hak atas pendidikan inklusif, aman, ramah anak, bermutu dan bebas pungutan.

image

Beberapa solusi yang kami tawarkan mulai dari penjangkauan oleh relawan berkarakter dari RT ke RT di Cipaganti, Jatinangor, Pamengpeuk, Ciwidey, Cililin, Bumi Pakusarakan, Sukaasih, Semarang, dan yang terkini di Pekanbaru dan Suku Orang Laut Riau.

Peta jalan transformasi Menuju Indonesia Pintar

1. Transformasi Pesantren

image

2. Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di LKSA

image

image

image

Kami memiliki kemitraan khas dengan Gerakan Indonesia Pintar yang digiatkan para inisiator Gerakan Indonesia Pintar, antara lain: Komunitas Raka Pare,  Sekolah Kecil Anak Merdeka (SeKAM), Semesta Hati, KerLiP, CDCC Muhammadiyyah, ADEM Papua, Sekolah Kecil, SAnDi KerLiP, Sekolah Terbuka, Safari GeMBIRA, TaMPAN, GenTaskin, Bilik Pintar, PANUTAN, KILAUNusantara, YES4SaferSchool, Kelas Layanan Khusus, GERASHIAGA, Dasawisma SIAGA, dan banyak inisiatif lainnya.

Kawal Indonesia Pintar

image

Wa grup ini kami buka setelah diskusi Revolusi Karakter Bangsa melalui Literasi Sejarah untuk Generasi Pembelajar yang dilaksanakan di Gedung A Kemdikbud pada tanggal.10 Juli 2015. Diskusi ini dilaksanakan dengan tujuan mengembalikan kecintaan anak-anak bangsa ke buku rujukan melalui lintas sejarah bangsa yang disajikan secara visual dan memfasilitasi para pembelajar dengan dukungan keluarga dan komunitas yang menggiatkan literasi sejarah ekologi sosial budaya di lingkungan tempat tinggalnya dengan sumber belajar yang inspiratif.

Berbagai inisiatif GIP kami diskusikan di grup tersebut. Saat ini ketua Dewan Pembina kami, Bapak Fasli Jalal bersama mitra meluncurkan portak kawalpendidikan.org. ada ratusan harapan yang disampaikan masyarakat yang akan mengawal pemenuhan hak pendidikan terutama di 10 kota/kabupaten piloting yang dilaksanakan Pak Fasli dan mitra.

KerLiP dan GENTaskin mengawal penanganan perdagangan orang dna kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam Tim Pokja yang dibentuk oleh Mensos RI sejak awal 2015. Kami rutin bertemu dengan berbagai CSO dan LSM yang bergerak di perempuan dan anak serta buruh migran.