Catatan Diskusi Sekolah Aman Anti Kekerasan

Bukan politik dan ekonomi,

Fo
Penggiat TI
Asosiasi yang bergerak di bidang teknologi
Sanksi untuk pendidikan: peraturan rambut pendek

Perlindungan terhadap anak jalanan. Tim adhoc melibatkan DPR. Anggota DPR sosialisasi perlindungan anak di sekolah di dapil masing2.

Perlu panja perlindungan anak di sekolah perlu dibentuk kembali.

Akan jadi agenda untuk menyertakan DPR dalam tim adhoc.

Santo

1. Mazhab universal
Perlindungan anak di sekolah berimbang karena perlu keberimbangan Konstitusi kita mengamanatkan anak harus hormat pada orang tua dan guru.

2. Tidak ada kriminalisasi guru tapi pada aspek perubahan perilaku guru. Intervensi hukum bagi guru berbeda dengan tindak kriminal.

3. UU Guru dan Dosen melindungi profesi guru. Jika seorang guru dalam melaksanakan tugas pendidikan harus tetap mendapatkan perlindungan profesi

4. Tata tertib
– keterlibatan: sense of belonging anak untuk pembudayaan disiplin
-kesepahaman: jangan sampai guru dan siswa tidak sepaham. Berdasarkan tafsir guru saja jd bukan proses
– dampak: melihat seberapa jauh dampak terhadap perkembangan anak. Jika negatif bahkan berisiko, kesepakatan itu hrs dibicarakan kembali. Prinsip kepentingan terbaik anak.

5. Lembaga layanan publik tidak mudah, tersudutkan oleh surat edaran tsb

6. Mazhab protektif ada yg permisif: guru mendidik berbeda dg mengajar

image

Pak Ono
Kekerasan di P. Bintan
Anak dihamili bapak angkat
6 bulan di sekolah melakukan hubungan seks dikeluarkan. Anak ini diberikan sekolah yang cukup jauh. Harus ada sanksi ke disdikkab/kota

Pwnyimpangan dana di daerah ; proses hukum tidak diselesaikan dana nya diblokir.Disdik lebih hati2. Sosialisasi perlu komprehensif.

Advertisements

Model Surat untuk Rintisan Forum SRA di Kota Bandung dan Cimahi

Assalamu’alaikum wr.wb Pak Elih

Alhamdulillah Pak Raya dan staf SMPN 11 berkomitmen penuh untuk menerapkan sekolah ramah anak yang kami kemas dalam Gerakan keluarga peduli pendidikan Bersinar.

Saat ini sahabat KerLiP membantu Bu Nia, guru pembaharu nuda Ashoka yg juga guru PNS, guru IPA SMPN 11 dan duta anak YES for Safer School melaksanakan mentoring sebaya di kelas digital SMPN 11.

Ibu-ibu di kelas tersebut mendukung penuh 27 anak yang investasikan waktu 3 kali per pekan untuk merintis Gerakan Siswa Bersatu Bersinar.

Pak Raya berinisiatif meminta saya untuk melatih perwakilan dr seluruh kelas @ 3 anak dan pengurus OSIS untuk memulai GSB bersinar.
Insya Allah kegiatan perdana tgl 27 Jan 2016 lokalatih 6 jam bersama alumni2 SMPN 11 yang menjadi youngchangemaker Ashoka, Ami, Ria, Arlian. Dilanjutkan pembuatan mading keluarga peduli pendidikan Bersinar di seluruh kelas. Lalu YES for safer School 7 kelas digital dan lanjut simulasi evakuasi gempa bumi inklusif akhir Februari 2016.

Selama proses tersebut, duta anak dr kelas digital ini melakukan safari GeMBIRA ke SLBN Cicendo,Pajajaran, Kasih Ibu, Citeureup, Baleendah yang hadir dan menyambut gerakan KerLiP Bersinar waktu Seminar di SLBN Cicendo.

Hasil belajar bersama ini akan ditampilkan sebagai sosio drama KerLiP Bersinar Happening Art dlm acara BP3AKB Jabar di Graha Manggala Siliwangi bulan Maret 2016.

Keluarga-keluarga peduli pendidikan di SMPN 11 juga menyambut gembira permintaan bu Rena untuk bersiap menerima 170 anak berkebutuhan khusus yg akan homestay di Bandung pada legiatan SEAMEO SEN September 2016.

Pokja pembentukan Forum SRA kota Bandung akan diaktifkan Pak Raya di SMPN 11 seiring dengan gerakan tersebut.

Catatan perjalanan KerLiP Bersinar di SLB bersama SMPN 11 Bandung saya publikasikan setiap hari di sekolahramahanak.com. tahap pertama sudah dibukukan sebanyak 246 halaman dan dilaporkan ke Bu Rena.

Mohon perkenan dan dukungannya ya Pak. Saya menyambut gembira kabar bahwa Mas Menteri sudah diminta menyiapkan draft penerbitan perpres Gerakan SRA dalam ratas kabinet senin lalu.

Insya Allah Mas Menteri sedang diupayakan melalui staf khususnya untuk dijadwalkan hadir dalam Inclusif YES FOR Safer School di SMPN 11.Bandung akhir Februari 2016.

Jazakumullah khoiron katsiiron

Model surat ke Pemkot Cimahi

Assalamu’alaikum wr.wb
Beny.

Alhamdulillah kegiatan Seminar di SLBN Cicendo ditindaklanjuti Pak Widdi dan staf Sekolah Semesta Hati yang berkomitmen penuh menerapkan sekolah ramah anak yang dikemas dalam Gerakan keluarga peduli pendidikan Bersinar.

Saat ini sahabat KerLiP membantu Bu Ninuk, psikolog Semesta Hati untuk melaksanakan YES for Safer School di Semesta Hati.

Anak-anak dan guru-guru sangat antusias. Semesta Hati sudah menyiapkan Safari Gembira utk memulai mentoring sebaya Gerakan KerLiP Bersinar di SLBN Citeureup.

Insya Allah proses belajar dan model simulasi evakuasi gempa bumi inklusif di kedua sekolah rintisan sister school di kota Cimahi tersebut akan ditampilkan dalam beauty contest akhir Februari 2016 di SMPN 11 Bandung.

Hasil belajar bersama di Kota Cimahi, Bandung, dan Kab Bandung ini akan ditampilkan sebagai rangkaian KerLiP Bersinar Happening Art dlm acara BP3AKB Jabar di Graha Manggala Siliwangi bulan Maret 2016.

Penuh harap Keluarga-keluarga peduli pendidikan di Kota Cimahi ini juga menyambut gembira permintaan Direktur Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemendikbud untuk bersiap menerima 170 anak berkebutuhan khusus yg akan homestay di Bandung pada kegiatan SEAMEO SEN September 2016.

Semesta Hati dan SLBN Citeureup.juga diharapkan dapat merintis pembentukan Forum SRA kota Cimahi dengan dukungan Beni tentunya seiring dengan gerakan KerLiP Bersinar ya

Catatan perjalanan KerLiP Bersinar di SLB bersama SMPN 11 Bandung saya publikasikan setiap hari di sekolahramahanak.com. Tahap pertama sudah dibukukan sebanyak 246 halaman dan dilaporkan ke Bu Rena.

Mohon perkenan dan dukungannya ya Ben. Kabar gembira rencana penerbitan perpres Gerakan SRA sudah dibahas dalam ratas kabinet yang dipimpin Presiden senin lalu.

Insya Allah Mas Menteri sedang diupayakan melalui staf khususnya dijadwalkan hadir dalam Inclusive YES FOR Safer School di SMPN 11 Bandung akhir Februari dan SEAMEO SEN September 2016.

Oh ya Gerakan Siswa Bersatu Bersinar ini juga menjadi inisiator penerapan Sekolah Ramah Anak di sekolah masing-masing mulai dg menyusun rencana aksi dan mengintegrasikannya ke dalam RKAS dan MBS Ramah Anak di sekolah/madrasah masing2

Jazakumullah khoiron katsiiron

Alhamdulillah respon cepat dari Pak Elih sangat menggembirakan. Kita simak ya.

[23/01 06:21] Pak Elih: Wass makasih bu info dan gerakannya….klu berkenan mohon pokja pend inklusif bdg diajadiajak spy di bdg ada keberlanjutan dan meluas…..htr nhn

[23/01 06:24] yanti kerlip: Alhamdulillah parantos Pak. Sejak di SLBN Cicendo lalu pameran bersama di kongres nasional guru BK, Rakor pembentukan sekber phpa di disdik provinsi. Rencananya Forum SRA ini sesuai amanat permenegpppa yg akan menjadi perpres menaungi semua inisiatif baik di sekolah mulai dari sekolah bersih sehat, inklusif, aman, adiwiyata, hebat, dan ramah anak.

Neda bantosanna kanggo sinergi pembentukan Forum SRA Kota Bandung seperti yg dimaksud pada akhir Februari di smpn 11 ya Pak

Meningkatkan Partisipasi Peserta Didik Difable dalam Kerangka Kerja Indonesia Bersinar

Anak-anak asuhan Teh Iwang terlihat antri cuci tangan saat kami mendiskusikan rencana peningkatan partisipasi anak penyandang difable dan CIBI di SLB dan sekolah inklusif dalam mewujudkan Indonesia Bersinar. Ibu Nining, Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan PKLK Dikdasmen memberikan dukungan finansial untuk Perkumpulan KerLiP dalam menerapkan Sekolah Aman terintegrasi dengan sekolah bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup,  inklusif, ramah anak, dan menyenangkan. Kami baru saja memutuskan untuk bekerja sama dengan koordinator pengawas kota Bandung memulai penerapan Sekolah Bersinar di wilayah Bandung Selatan.

image

Ksatria akan mendampingi SLB Cijaura , Bu Nia di SLBN Cileunyi dengan dukungan Duta Anak YES4Safer School dari SMPN 11, Pak Aripin di SLBN Citeureup Cimahi dengan dukungan Sekolah Semesta Hati. Bu Sari mendukung kesekretariatan bekerjasama dengan Aas dan Fitry sebagai penanggung kawab knowledge management program pendampingan SLB Bersinar.

LIBRA SLB Bersinar

Cara Asyik Cari Tahu yang dilaksanakan Fina dan tim dalam YES4SaferSchool bulan Oktober 2015 dengan dalam dampingan Bu Nia serta hasil FLRT dan ToT Sistem Perlindungan Anak yang diikuti Ksatria juga praktik baik inklusif  Pak Aripin di Semesta Hati akan menjadi Lembaran Inspirasi Belajar Ramah Anak dalam pendampingan SLB Bersinar.

Praktik baik bu Nia dan Amilia Agustin dalam pengelolaan sampah berbasis sekolah di SMPN 11 dengan pembinaan Anil dari YPBB dan pengembangan kapasitas dari Ashoka Indonesia akan diperkaya dengan inisiatif sekolah berkebun dalam dampingan 1000 berkebun di SD Hikmah Teladan.

Narasumber yang akan kami hadirkan untuk sekolah yang lebih aman dari konflik adalah Shadia dari Aceh dan sekolah aman di SLB dari praktik baik ASB Yogyakarta. Keduanya sangat kompeten dalam menerapkan sekplah yang lebih aman di satuan pendidikan inklusif dan SLB.

Kami juga didukung oleh Kadisdik Kota Bandung,Pak Elih dan Kabid PKLK  Disdikprovinsi Jawa Barat, Kepala BP3AKB Jabar serta Asdep PHPA Deputi TKA KPPPA untuk melembagakan Sekretariat Bersama Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di Dinas Pendidikan Jawa Barat. Rencananya semiloka akan dilaksanakan minggu depan di Aula Disdikprov Jabar dilanjutkan Rapat Koordinasi yang sudah dirintis bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat sejak Oktober 2015.

Insya Allah SLB Bersinar mulai dari Jawa Barat di penghujung 2015 akan menjadi pijakan awal dalam upaya menggiatkan keluarga peduli pendidikan jadikan Indonesia bersih, sehat, inklusif, aman, ramah anak, dan menyenangkan.