Stop Trafficking dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

image

Selamat Hari Hak Asasi Manusia, saatnya mendengarkan dan menanggapi dengan sungguh-sungguh suara-suara lirih dari anak dan perempuan penyintas kekerasan dan trafficking agar kembali menikmati hak hidup bermartabat.

Nyabu pagi2 di Cianjur sambil berbagi bahan Workshop Modul ToT Sekolah Ramah Anak dengan para pendamping #SLBBersinar dan peneliti Integrasi PRB ke dalam Sistem Pendidikan Nasional. Teknologi benar-benar berguna saat pekerjaan harus dilaksanakan paralel. Syukur Alhamdulillah dikelilingi sahabat-sahabat ahli dan praktisi yang rela menginvestasikan tenaga, pikiran, dan waktu luang untuk menuntaskan laporan dan menyiapkan bahan-bahan kajian.

#lanjutnyabu

1. Nura Jamil bersiap ke Alor dengan Usep Saeful dkk sambil lengkapi persiapan Semiloka Partisipasi Anak Difable dalam Kerangka Aksi #IndonesiaBersinar di Jawa Barat

2. Bu Ekasari Widyati kontak ibu-ibu rumah tangga yang peduli pendidikan untuk kegiatan review modul pendidikan keluarga sambil koordinasi dg teh Aas menyiapkan Semiloka bersama Disdikprov Jabar

3. Zamzam Muzaki memimpin ujicoba modul ToT SRA sambil tuntaskan kajian pengembangan kreativitas dg KPPPA

4. Gunandar berkutat dengan dokumen-dokumen kajian restitusi dalam TPPO dan KTPA bersama BP3AKB Jabar

5. Nurul Fitry Azizah lengkapi usulan AGNESS untuk IDB award sebelum lengkapi analisa praktik baik pengembangan kreativitas dari Zamzam, Siti Azizah Namirah, Susan, dst

6. Bu Nia Kurniati mentor para pendamping #SLBBersinar dan Duta Anak #YES4SaferSchool sambil.lengkapi kewajibannya sebagai pekerja profesi guru di SMPN 11

7. Zakky Anwar bersama 2 kawan Mahasiswa ITB menyebar voucher diskon mengajak pengunjung #FestivalAntiKorupsi di Sabuga mendukung #IndonesiaBersinar

8. Usep, Yuni dan pak Rian serta pak Dodi sdng perjalanan 4 hr ke Cileueur-Ciwedey dan Pameungpeuk. Di Cileueur mrk mau UTS dan memenuhi kelengkapan siswa dan ujian paket, trmsk menyerahkan kelengkapan alat tulis. Di Pameungpeuk selain Yuni diminta menyusun, jg melengkapi syaret ujian paket. Sy sama pak Widi mah jam 7 ini ketemu Pastor Dedi da9n pihak gereja membahas lahan utk SH.  Mohon doanya.

9. Saya…berbahagia bisa nyabu sambil menikmati rasa berkelimpahan dikelilingi orang-orang hebat

Advertisements

Melayani Tanpa Diskriminasi Termasuk dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah

Alhamdulillah, saya merasa sangat beruntung bisa mengawal mekanisme penanganan penyintas anak korban kekerasan, trafficking, dan perlakuan salah lainnya dari sekolah ke Rumah Perlindungan Sosial Anak dan Rumah Perlindungan Trauma Center yang segera diperbanyak Kementerian Sosial.
Pagi ini saya bekerja untuk jadi moderator sesi pertama Pertemuan Nasional Gugus Tugas Penanganan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak.

image

Saya memilih bekerja bersama para aktivis perempuan dan pegiat hak anak dalam naungan Menteri Sosial dengan harapan guru, tenaga kependidikan orang tua, keluarga, dan masyarakat mendapatkan layanan rehabilitasi sosial saat anak-anak memerlukan penanganan.

Melayani Tanpa Diskriminasi

Kalimat di bawah tema Pertemuan Nasional yang kami siapkan bersama Direktorat Rehabilitasi Tuna Susila ini sangat inspiratif. Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Susila bekerja dengan arahan Tim Pokja Penanganan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak bekerja keras untuk menghadirkan tema, “meningkatkan Koordinasi Pelaksanaan Mitigasi Dampak dan Rehabilitasi Sosiak Bagi Penyintas Perdagangan Manusia dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”.

Kami mengundang seluruh stakeholder utama yang bekerja melayani penyintas perempuan dan anak untuk berkoordinasi menyiapkan kebijakan yang mendukung agar “melayani tanpa diskriminasi” menjadi komitmen semua pihak. Secara khusus Gugus Trafficking Jawa Barat kami hadirkan untuk berbagi praktik baik dalam Pertemuan Nasional ini.

Semoga berjalan lancar ya…