Pak Raya: SMPN 11 Bandung Siap Menjadi Sekolah Rujukan Gerakan KerLiP Bersinar

“Bu Yanti yang pelari bertemu dengan Pak Raya, Kepala Sekolah yang senang berlari membuat semua warga SMPN 11 bergegas, “kata Bu Nia di sela-sela obrolan Fitry dengan Duta Anak Bersinar SMPN 11 Bandung di taman sekolah. Pagi ini Fitry dan saya diterima Pak Raya di ruangannya untuk membahas perjanjian kerja sama menjadikan SMPN 11 Bandung sekolah rujukan Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan Bersih, Sehat, Inklusif, Aman, dan Ramah Anak (KerLiP Bersinar).

image

image

Gerakan Siswa Bersatu Bersinar

Obrolan Pendidikan Ramah Anak (OPeRA) di ruang kepala SMPN 11 Bandung pagi ini menghasilkan beberapa rencana aksi Gerakan KerLiP Bersinar. Usulan website khusus SMPN 11 sebagai sekolah rujukan KerLiP Bersinar disambut antusias oleh Pak Raya. Kabar GeMBIRA dari English Club yang dikelola Bu Wiwin menjadi pintu masuk kami untuk mengajak Pak Raya mempromosikan praktik-praktik baik di SMPN 11. Setiap laman dikelola klab yang dibentuk anak sesuai peminatannya. Peluang publikasi yang mendunia dengan dibukanya MEA dan AFTA pun diantisipasi dengan sajian 4 bahasa: Indonesia, Sunda, Inggris, dan Arab.

image

Pak Agus memberikan usulan penguatan gerakan merespon penjelasan Bu Nia tentang kepemilikan foto essay. Festival mading kelas yang dikelola oleh anak-anak adalah langkah jitu untuk mengekalkan rasa ingin tahu anak. Pelembagaan Gerakan Siswa Bersatu (GSB) Bersinar pun dirancang bersama atas arahan Kepala SMPN 11 Bandung.

image

“Seharusnya ide-ide seperti ini muncul dari staf-staf saya, tetapi rencana ini harus tetap berjalan. Keterlibatan staf yang lamban atau tidak suka tetap akan terus didorong dengan menunjukkan praktik-praktik baik anak-anak, “Pak Raya menjelaskan komitmennya untuk tumbuh bersama keluarga-keluarga peduli pendidikan bersinar. Beliau meminta Bu Nia dan Pak Agus untuk menyiapkan pengembangan kapasitas perwakilan anak dari setiap kelas ditambah OSIS untuk berpartisipasi altif dalam gerakan ini. Orangtua/wali akan diundang untuk menyaksikan SPeAKnACT. “Wah, ini momentum berharga untuk memulai pelembagaan GSB Bersinar di bawah naungan OSIS, Ami, Arlian dan Ria siap membantu”seru Bu Nia.

image

Kami sepakat melaksanakan Seminar Bersinar pada tanggal 26 Januari dengan undangan resmi dari Kepala Sekolah kepada perwakilan ketua murid dan semua pengurus OSIS. Usul Pak Agus untuk melombakan mading kelas akan diintegrasikan dengan mentoring sebaya YES for Safer School di kelas digital dan Safari GeMBIRA ke SLB Kasih Ibu, Baleendah, Citeureup, Sekolah Inklusif Semesta Hati di Kota Cimahi, TK-SD Marhas Kab Bandung. Beauty contest gerakan ini akan dilaksanakan pada saat YES for Safer School yang melibatkan warga sekolah dan tamu-tamu undangan.

Rintisan Forum Sekolah Ramah Anak Kota Bandung yang dibahas bersama Pak Elih Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung beberapa waktu yang lalu akan dideklarasikan dalam lokalatih akhir Februari 2016. Hasil Rakor Pembentukan Sekretariat Bersama Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di Dinas Pendidikan Jawa Barat akan ditindaklanjuti dengan diskusi terfokus untuk menggalang dukungan dan partisipasi sekolah-sekolah di Jawa Barat dalam Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan Bersinar.

Saya langsung meneruskan pesan kepada Hikmat, stafsus Mendikbud tentang rencana mengundang Mas Anies ke SMPN 11 pada saat YES for Safer School. Bu Nia juga mengingatkan rencana IHT dengan Pak Zulfikrie Anas untuk melatih penyusunan RPP Bersinar dengan beragam kebutuhan anak serta pelatihan disiplin positif oleh Ibu Sussi Fitti. Fitry langsung diajak bu Nia untuk menyusun rencana persiapan kegiatan Seminar KerLiP Bersinar tersebut.

image

Pendidikan PRB dalam Kerangka Kerja Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana

Bu Ani berulang kali menelpon memastikan kehadiran kami dalam workshop PRB yang dilaksanakan PKLK 3-5 Desember 2015. Saya harus mewakili Tim Pokja PPO KTPA Kemensos dalam pertemuan di Sesmenkopolhukam pada tanggal 3 Desember. Zamzam menuntaskan fasilitasi  PIP dalam rakor peserta didik PSMA. Aas berkoordinasi dengan bu Sari menyiapkan Semiloka Peserta Didik Difable untuk menerapkan sekolah/madrasah aman dari bencana dalam mewujudkan SLB Bersinar.

Rencana koordinasi persiapan aktivasi SAnDI KerLiP dengan Nunik dialihkan ke Fitry. Kami pun berangkat bersama ke Tangerang pada tanggal 4 Desembet 2014. Workshop PRB dibuka pukul 9 oleh Bu Yatmi dan dilanjutkan dengan penjelasan dari Pak Praptono. Perwakilan Unicef, LPMP, Perkumpulan Lingkar, WVI, Kemenag, dan Mas Amin sudah diskusi sejak tanggal 3. Saya lihat KerLiP tercatat memberikan materi program prioritas PRB dan Advokasi peran serta masyarakat dalam PRB di Pendidikan.

Komitmen Pemerintah

Rencana alokasi APBN untuk PRB di bawah inu diteruskan Mas Amin ke wa grup KPB. Ada beberapa mata anggaran yang akan dikawal KPB. Saya menegaskan kembali bahwa hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengarusutamakan PRB di pendidikan melalui penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana.

image

Diskusi pemetaan siapa melakukan apa di mana makin hangat dengan praktik-praktik baik Lingkar, WVI, LPMP, dan Subdit Sarpras Kemenag. Sayang sekali perwakilan Unicef tetap membisu sampai akhirnya pamit kepada panitia. Syukurlah dalam diskusi manajemen penanggulangan bencana, Endang dari PKLN berkenan berbagi file struktur Seknas Sekolah Aman setelah dialihkan dari BNPB kepada Kemdikbud melalui Biro PKLN.

Saya mengajak semua pihak untuk melihat kembali semangat gotong royong yang dikedepankan Mendikbud guna mewujudkan ekosistem dan insan pendidikan yang selalu siap siaga mewujudkan budaya aman dari bencana.

image

image

Indonesia Bersinar

Saya bersama sahabat-sahabat KerLiP mengintegrasikannya ke dalam gerakan #IndonesiaBersinar. Inisiatif ini muncul dari Ibu Nelli, Guru SMAN Simpang Empat 1 yang kami dampingi tahun lalu pasca erupsi 2014. Saya meminta masukan sahabat-sahabat di facebook terkait integrasi gerakan pendidikan inklusif, aman, dan ramah anak.  Bu Nia, Irsyad, Brian, Bu Nelly, dkk memberikan usulan yang menarik.

Kami mendapatkan kepercayaan dari Direktur PKLK, Ibu Rena dan Ibu Ning, Kasubdit Peserta Didik untuk mendampingi SLB dalam menerapkan sekolah aman dari bencana. Program SLB Bersinar pun siap kami jalankan di Jawa Barat dengan dukungan Duta Anak #YES4SaferSchool dari SMPN 11 Bandung dalam dampingan bu Nia, Pak Widi dari Semesta Hati, Ksatria dari SeKAM, Bu Sari  KerLiP Bandung, Fitry dari Green SMile Inc. dan Aas pendiri Rumah Cita Kita.

image