Belajar Berinteraksi di Keramaian

Zakky sudah menggunakan kaos #YES4SaferSchool saat Arya, pelajar kelas 3 SD di Jakarta menceritakan game fire ranger yang dibuatnya. Ibunda Arya sesekali menambahkan informasi tentang lomba di Indosat yang dimenangkan putranya, Arya. Omar kakaknya Arya terlihat lebih pendiam. Kata ibunya, Omar sedang mempersiapkan diri ikut tes masuk ke SMA Taruna Nusantara.

Ibunda Arya langsung tertarik mengetahui Zakky yang kini belajar di Fisika ITB semester 3 menawarkan #ELSI untuk #YES4SaferSchool. Ya, selama 2015-2016 kami melakukan fundraising dengan cara setiap penjualan 10 paket #ELSI disediakan 3 paket senilai @Rp 2.250.000 untuk ibu penerima anugerah KILAUNusantara, Duta Anak, dan Guru PANUTAN.

Menemani Ananda Belajar

Mendidik anak untuk berani gagal memerlukan kesabaran dan ketekunan. Berapapun usia kita, jika ia baru pertama kali menjual pasti akan terasa kagok. Saya masih ingat ketika menitipkan penganan yang dikemas kecil-kecil ke ibu pemilik kantin di SMP. Perlahan namun pasti, keterampilan saya pun meningkat terutama menjual ide melalui kampanye dan advokasi pemenuhan hak pendidikan anak.

Hari ini, Zakky memulai fundraisingnya di Dago Car Free Day. Dokumentasikan rekam proses tumbuh bersama Zakky dengan perangkat yang ada mengajak keluarga yang lewat di depan kami untuk memanfaatkan fotobooth cukup lengkap. Kami memberikan kalender 2016 untuk setiap anak yang difoto atas ijin ibu/ayahnya. Zakky menyimak cara saya menjelaskan keterkaitan #YES4SafErSchool dengan penjualan #ELSI kepada ayah/ibu anak yang berani difoto. Kartu nama kosong disodorkan setelah ayah/ibu tertarik mendengar penjelasan tentang Gerakan yang diusung KerLiP.

Sila simak foto proses Zakky di Dago CFD.

image

Masih mencari ide

image

Hampir saja…

image

Mendekat

image

Bertukar nomor kontak

image

Memotret

Arya

image

Menjangkau

Bulan Aksi MeSRA

Agen-agen Mewujudkan Sekolah Ramah Anak (MeSRA) yang terdiri dari anak-anak.serta kawula muda di Bandung dan Tanah Karo memulai Bulan Aksi MeSRA pada tahun 2013. Berbagai kegiatan yang dikemas dalam GeMBIRA Gerakan Membangun Indonesia Ramah Anak direncanakan, dilaksanakan dan dilaporkan bersama KerLiP. Mulai dari Safari GeMBIRA ke SDN Kordon di Kabupaten Bandung Barat, SMPN 49 Bandung, SDS Al Amin Bandung lalu #SajamAmengdiTamanKota bersama 50 mahasiswa magang dari UNISBA dan SMAN 20 Bandung dan #AbadikanIlmudenganBerbagi praktik-praktik baik di Cafe Ilmu GeMBIRA di Dago Car Free Day.

Safari GeMBIRA dikemas Nirwan ketua OSIS SMAN 19 aktivis forum anak kota Bandung dan Jawa Barat bersama teman sekolahnya Faridz dan Sendra lalu Bilqis  ketua OSIS SMPN 49 dan Naretta.

Cafe Ilmu GeMBIRA dibuka oleh Yenny, relawan dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung dan dibantu serta dilanjutka  sampai sekarang oleh Iwang. Iwang juga mendirikan SekolahKecilQBKBKerLiP untuk keluarga yang memiliki balita dan tinggal di sekitar Kanayakan dan Dago Barat Bandung.

Naretta dari SMAN 1 kota Bandung yang aktif di Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (Fokab) didampingi Ksatria dari BEM STKS membuka Posko Sahabat Anak di Cafe Ilmu GeMBIRA saat #SPeAKnACTBdg diluncurkan 20 Mei 2013.  Formulir pengaduan anak yang disusun Ksatria membantu keluarga-keluarga Bandung saat melaporkan dugaan kekeliruan kunci jawaban Ujian Nasional 2013-2014 yang mengakibatkan terganggunya hak anak untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diminati.

Pendampingan oleh Ksatria terhadap keluarga pelapor dugaan menghadirkan Syahna kini peserta didik SMAN 1 kota Bandung dan bari terpilih menjadi ketua Forum Anak Daerah Jawa Barat. Syahna beruntung karena mendapatkan dukungan penuh dari ayah bunda dan adinda tercinta, Nabila.

Saat ini pak Gunandar, ayahanda Syahna dan Nabila menjadi direktur Perkumpulan KerLiP. Ibu Ekasari ibunda Syahna lebih dulu menjadi ketua DPC KerLiP kota Bandung dan aktif mendampingi Nabila, Syahna, Allisa dan Bilqis melakukan Safari GeMBIRA ke SMAN 15 kota Bandung,  SD Plus Marhas dan TK Binekas.
Praktik-praktik baik SMAN 15 penerima stimulan dalam bentuk bansos Sekolah Ramah Anak dari BP3AKB Jabar menjadi model dalam penyusunan modul ToT Sekolah Ramah Anak di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Saat ini SMAN 15 juga sudah melaksanakan sosialisasi SRA kepada guru-guru dan membentuk pokja MeSRA serta mendeklarasikan Gerakan Siswa Bersatu Mewujudkan Sekolah Ramah Anak GSB MeSRA di Dago CFD.
Rencana tindak lanjut GSB MeSRA SMAN 15 mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah, guru-guru, komite sekolah dan seluruh peserta didik. Komunitas ramah anak  di DMAN 15 dalam dampingan Pak Iryansyah, PKS Kesiswaan menandai rencana aktivasi Bulan Aksi MeSRA 2015 dengan kampanye Ujian Nasional Jujur di Dago CFD tanggal 12 April 2015.

OPERA obrolan pendidikan ramah anak

Undangan terbuka OPERA kamisan untuk anak-anak yang berminat berpartisipasi di Bulan Aksi MeSRA sudah disampaikan melalui facebook diharapkan dapat menjangkau lebih banyak anak dan keluarga peduli pendidikan untuk membangun kebiasaan mendengar, menyimak dan menanggapi gagasan/harapan/ide perubahan sosial yang disampaikan anak-anak.

Pelatihan OPERA akan dilaksanakan setiap Kamis di Kanayakan A19 jam 16.00-17.30 wib mulai 16 April.2015. Penggalangan dukungan untuk setiap rencana aksi MeSRA yang disusun sebagai hasil OPERA kamisan akan memeriahkan Cafe Ilmu GeMBIRA di Dago CFD. Setiap anak dan keluarga diharapkan dapat menggalang dukungan untuk mengaktifkan Pojok Sahabat Anak sebagai wahana bagi para konselor sebaya untuk melakukan aksi CDEF yang digagas Nabila.

Mari GeMBIRA bersama KerLiP