Sebanyak 8.919 Satuan Pendidikan di 195 Kabupaten/Kota sudah MAU Menuju Sekolah Ramah Anak

Ananda dan Ayah Bunda tercinta

Saat ini, mencari sekolah yang tepat bagi Ananda jauh lebih mudah. Apalagi sebanyak 8.919 satuan pendidikan di 195 Kabupaten/Kota dari 31 provinsi di seluruh Indonesia sudah menyatakan MAU menuju Sekolah Ramah Anak. Semuanya siap menjadi mitra keluarga untuk mendidik anak-anak tumbuh kembang mandiri dan terlindungi.

Ternyata perlu gotong royong untuk mendorong warga sekolah/madrasah agar MAU menunjukkan komitmen tertulis di halaman depan. Apresiasi setinggi-tingginya bagi seluruh fasilitator nasional SRA yang dikukuhkan oleh Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Semangat kekeluargaan dan kegigihan Fasnas SRA memfasilitasi di wilayah kerja masing-masing meningkatkan jumlah SRA secara eksponensial sejak Pemerintah menerbitkan Peraturan Menegpppa No. 8 Tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak .

 

Merayakan Belajar di Luar Kelas

Ratusan ribu  anak Indonesia mulai bergabung dalam #OutdoorClassroomDay ypada 7 September 2017 atas prakarsa Deputi Tumbuh Kembang Anak Kempppa, Lenny Rosalin. Sahabat-sahabat KerLiP yang menerima amanah dari Kempppa menggerakkan kampanye tersebut di Indonesia  dalam kerangka Percepatan  Sekolah Ramah Anak. Lebih dari 3 ribu satuan pendidikan yang merayakan belajar di luar kelas bersama jutaan anak dunia dan mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak pada kegiatan akhir kampanye tersebut. Aksi-aksi baik dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak menjadi rangkaian perayaan tersebut. Permainan tradisional bahkan membuat semua gembira menuju Sekolah Ramah Anak. Tidaklah mengherankan jika sampai saat ini lebih dari 500 satuan pendidikan yang MAU menuju SRA di Kabupaten Deli Serdang dan ribuan satuan pendidika di 30 provinsi lainnya tetap konsisten mengabadikan praktik-praktik baik mereka dengan berbagi termasuk melalui whatsappgroup.

Dukungan penuh para pemangku kebijakan terutama dalam bentuk komentar-komentar yang mengapresiasi setiap aksi-aksi baik yang dibagikan Kepala Sekolah/Madrasah menjadi sumber daya pendukung perluasan gerakan Sekolah Ramah Anak tersebut.  Ketua Sekber SRA, Elvi Hendrani menyatakan bahwa sebanyak 191 sekolah/madrasah yang memiliki SK SRA 2017 dan mengirimkan hasil pengisian kuisioner dampak SRA  siap untuk mengikuti seleksi penganugerahan SRA pada HAN 2018.

Salam SRA!

Anak senang

Guru tenang

Orangtua bahagia

 

 

Advertisements

Akhirnya Jambi pun Menyusul, Laksanakan Pelatihan KHA dan SRA!

Kabar gembira dari Jambi, provinsi ke-33 yang melaksanakan pelatihan KHA dan SRA bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

IMG-20180604-WA0061

Tentu saja kabar ini menjadi obrolan hangat di wag Fasilitator SRA

[6/4, 14:48] Bu Elvi Asdep PhPA: Wah paparazi beraksi lagi nih..😊
[6/4, 14:54] Bu Ekasari Ketua DPD KerLiP Jabar: Hahaha ibu.. saya senang mengikuti semangat 45 (tanpa dengkul) ibu
[6/4, 15:10] yantikerlip: Alhamdulillah…
Akhirnya Jambi juga ya Bu…
Kaltara n Gorontalo.juga sdh Bu?
[6/4, 15:11] Bu Elvi Asdep PhPA: Kaltara n Jambi setelah itu gorontalo bu
[6/4, 15:11] yantikerlip: Waah senangnya..hampir 100% ya
[6/4, 15:12] Zamzam Simpati: Mantaap bu Ketua 👍🏻👍🏻👍🏻
[6/4, 15:12] Bu Elvi Asdep PhPA: Iya bu kejar 34 provinsi dulu
[6/4, 15:15] yantikerlip: Insya Allah bisa…
Kita siapkan semuanya merayakan kegembiraan belajar di luar kelas pada 1 Nov nanti dengan pembelajaran bermakna untuk mencegah anak-anak masuk dlm.klaster 5 perlindungan khusus
[6/4, 15:19] Bu Elvi Asdep PhPA: 👍👍👍…ayo bu…
[6/4, 15:20] Bu Ekasari Ketua DPD KerLiP Jabar: 1 Nov Belajar di Luar Kelas kita jadikan trading topic
[6/4, 15:21] yantikerlip: Ayooo…ajak2 semua SRA daftar ke
[6/4, 15:21] Bu Ekasari Ketua DPD KerLiP Jabar: Kemarin save the children mau ikut bagian dalam keg belajar di luar kelas dgn mengajak mitra sekolah dampingan
[6/4, 15:22] yantikerlip: https://belajardiluarkelas.org
[6/4, 15:22] yantikerlip: Alhamdulillah…
[6/4, 15:22] Bu Ekasari Ketua DPD KerLiP Jabar: Sekalian deklarasi SRA ya bu
[6/4, 15:23] yantikerlip: Iya..spt Deli Serdang…500 an deklarasi di penghujung OCDay

Semangat Kekeluargaan 

Elvi Hendrani, Asdep Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Kementerian PPPA yang selalu ceria memimpin Sekretariat Bersama (Sekber) SRA sebagai salah satu strategi  percepatan gerakan Sekolah Ramah Anak di Indonesia. Deputi Tumbuh Kembang Anak mengukuhkan 100 orang  guru,  kepala sekolah,  sekretaris dinas pendidikan,   serikat pekerja profesi guru, perwakilan Kemdikbud,  Kemenag,  Kempppa, Perkumpulan KerLiP yang mengikuti pelatihan Fasilitator Nasional SRA di Bekasi pada 2017 dan 2018. Para fasilitator berbagi aneka ragam praktik baik SRA dan mendapatkan apresiasi dari Ketua Sekber SRA tersebut.

Semangat kekeluargaan para fasilitator ini diakui Elvi Hendrani sebagai modal utama dalam upaya percepatan gerakan SRA. Sudah lebih dari 6000 satuan pendidikan yang mendeklarasikan SRA dan mendapatkan pengakuan dalam bentuk SK dari pemerintah daerah. Semuanya siap berlomba dalam penganugerahan SRA pada Hari Anak 2018 dengan melakukan penilaian diri melalui kuisioner A dan B yang disebarluaskan oleh Sekber SRA.

Selamat bergembira Menuju Sekolah Ramah Anak Bersama Masyarakat, Orangtua, dan Sekolah/Madrasah

#T3MuMeSRA

#MeSRABertuah