GeMBIRA di Sekolah Darurat NTB dan Sulteng Segera Dimulai

Koordinator KerLiP Indonesia Timur, Bagus Dibyo Sumantri menyiapkan 20 orang relawan SIGAP KerLiP untuk memulai program penanganan psikososial “GeMBIRA di Sekolah Darurat”. Ada 4 kegiatan utama dalam program tersebut, yakni:

1. Kita Masih Punya Mimpi untuk para pelopor kebaikan dari relawan SIGAP dan perwakilan anak kelas X dan XII juga sekolah/madrasah darurat lainnya

2. Bimbingan Belajar Mandiri untuk kelas XII

3. Peningkatan kapasitas guru dan pendidikan keluarga bagi orang tua

4. Pendampingan oleh psikolog profesional untuk 30% dari jumlah penyintas yang terdeteksi menunjukkan gejala trauma

Pada dasarnya program yang dikemas oleh KerLiP berdasarkan praktik-praktik baik bersama Kemendikbud dan mitra di Seknas SPAB yang mengedepankan 5 prinsip Sekolah Ramah Anak.

Bagus bersama Yanti Sriyulianti, keduanya fasilitator nasional SRA, akan memfasilitasi relawan SIGAP KerLiP melalui pelatihan 3C MeSRA Bertuah dan penyusunan rencana aksi GeMBIRA di sekolah darurat pada 8 dan 10 Oktober 2018 di Pos Pendamping Relawan SIGAP KerLiP.

Sementara itu Susan Dewi sudah memulai program tersebut dengan menyiapkan sekretariat KerLiP NTB di rumahnya dan menyelenggarakan pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana.

#NTBBangkitKembali

#SultengBangkit

Salam SRA!

Anak senang

Guru Tenang

Orangtua Bahagia

IMG-20181006-WA0138

 

Advertisements