KerLiP Bersama Kemenag Mengajak Anak Gembira Mendorong Madrasah Ramah Anak

Himbauan kepada para kabid Ditma untuk menghadiri penutupan Kompetisi Sains Madrasah di Bengkulu mengingatkan kami untuk bergegas. Koordinasi intensif dengan Subdit Peserta Didik Dit KSKK Madrasah sejak penganugerahan Sekolah Ramah Anak pada HAN 2018 di Surabaya membuka kesempatan emas. Kementerian Agama menerbitkan Surat Edaran Madrasah Ramah Anak yang ditandatangani oleh Direktur KSKK Madrasah, Ahmad Umar. “Silakan manfaatkan waktu 5 menit untuk sosialisasikan Madrasah Ramah Anak selepas senam pagi bersama, “kata Yuyun fokal point SRA di Kemenag kepada YantiKerLiP.

 

Salam SRA! Salam MRA!

Anak Senang, Guru Tenang, Orangtua  Bahagia.

Yel-yel yang dibawakan YantiKerLiP ini mengalihkan perhatian peserta Senam Pagi dan terlibat aktif dalam sosialisasi Madrasah Ramah Anak.

Kampanye  Belajar Di Luar Kelas

“Ternyata bu Yanti biasa outdoor activity, saya kira tadi akan menyimak seminar. Mungkin waktunya perlu ditambah jadi 30 menit ya, “Faqih, kasubdit peserta didik memberikan apresiasi terhadap YantiKerLiP. “Cukup 20 menit saja Pak, agar tetap memukau. Itupun sebenarnya waktu 15 menit digunakan untuk mendampingi peserta mendaftar daring ke https://belajardiluarkelas.org, “ujar YantiKerLiP dengan penuh semangat. Ia menjelaskan sepintas tentang inisiatif komunitas Dakocan Lampung ini yang dikampanyekan oleh Kempppa pada 20 Mei 2011.

Ia mengajak peserta senam germas dan poco-poco pada perhelatan pagi ini untuk bergembira menuju Madrasah Ramah Anak. “Masih ingat tepuk pramuka, ayo adik-adik maju ke depan!” Ujarnya nyaring. Peserta pun  bersama-sama melakukan tepuk pramuka pun. YantiKerLiP mengajak kedua fasilitator sebaya ini untuk melakukan Tepuk Hak Anak.

Tepuk Hak Anak prok prok prok

Hak Hidup//prokprokprok

Tumbuhkembang// prokprokprok

Perlindungan//prokprokprok

Partisipasi//yes…

Senyum dan tawa gembira pun menghiasi wajah anak-anak dan para pendamping dari 34 provinsi.

Inilah saatnya! Ia mengenalkan batas usia anak menurut Undang-Undang Perlindungan Anak. “Usia anak.dari dalam kandungan sampai jelang 18 tahun. Ada perwakilan dari Sulawesi Selatan? NTT?Jawa Barat? Kalian memiliki pekerjaan rumah untuk.memastikan tak ada pernikahan sebelum.usia 18 tahun!”serunya lagi. Terkait perlindungan anak, YantiKerLiP mengajak 2 anak kecil menyanyikan lagu pelangi dan dan mengenalkan lagu dan gerak simulasi evakuasi mandiri dari gempabumi. Peserta pun mengikutinya dengan gembira. Kemudian ia meminta peserta membuka situs https://belajardiluarkelas.org dan mengajak semua madrasah mendaftar daring. “Cukup.memenui empat indikator ini, maka madrasah kalian siap menuju Mardasah Ramah Anak: 1. Deklarasi di penghujung kampanye belajardiluarkelas, siapkan SK Tim SRA, pasang papan nama menuju Madraaah Ramah Anak, dan mengajukan diri untuk mendapatkan SK dari Kemenag sebagai penyelenggara madrasah Ramah Anak.

Sosialisasi singkat MRA ditutup dengan tepuk.hak anak

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s