Kemdikbud Membuat Panduan Sekolah Darurat yang Lebih Komunikatif

.…”Teman-teman pegiat sekolah aman komprehensif membuat 3 modul untuk 3 pilar sekolah aman bencana. Namun modul yang bagus tersebut perlu kami sederhanakan lagi agar lebih user-friendly, tidak banyak istilah asing,  tidak terlalu banyak tulisan”…

20171124_203511.jpg

Kalimat tersebut disampaikan oleh Dr. Praptono, Kasubditprogrev Ditpklk Ditjendikdasmen Kemdikbud dalam pembukaan lokakarya penyusunan panduan PKLK di Surabaya pada 23-25 November 2017. Pak Praptono juga menunjukkan beberapa contoh panduan dan profil yang komunikatif.

“Saya menghapus semua latar belakang dan menggantinya dengan paragraf pendek langsung pada inti masalah. Kondisi sekolah pasca bencana akan disajikan dalam bentuk infografis atau ilustrasi atau foto yang menggambarkan peristiwa terkini. Deskripsi mengenai koordinasi dari pusat ke daerah juga dihilangkan dan digantikan dengan memasukkan matriks prosedur tetap penyelenggaraan sekolah darurat serta standar-standar minimum pemenuhan hak anak atas pendidikan saat darurat bencana, “ujar YantiKerLiP yang menjadi salah satu peserta lokakarya. Ia masuk ke dalam kelompok Sekolah Darurat bersama Doni dari PMI,  Deni ASB, Ani YSTC,  LPBI NU, LPMP Jabar yang difasilitasi Yusra Unicef,  Jamjam Seknas SPAB, dan staf PKLK.

Panduan yang Komunikatif

Komunikasi adalah….Komunikator adalah..Ejaan adalah….

Penyajian materi Bahasa Indonesia pada sesi pertama lokakarya membuat para peserta lokakarya termangu. Hampir semua peserta adalah para praktisi di bidang masing-masing. Mereka terlihat tidak begitu antusias menyimak  Ibu Dosen yang hadir terlambat tersebut. “Kesannya menggurui banget! tanpa menunjukkan contoh yang relevan lagi, “ujar salah seorang peserta.  Peserta lainnya langsung bertanya, “Kami diundang untuk menyusun panduan yang lebih komunikatif. Apakah Ibu dapat menunjukkan contoh panduan seperti yang diharapkan oleh Direktorat? Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Ibu paparkan akan kami rujuk dalam penyusunan panduan ini. Namun kami belum mendapatkan gambaran tentang cara menyusun panduan yang komunikatif dari ibu”.

“Saya diundang untuk menjelaskan penggunaan ejaan yang baik. Contoh panduan yang komunikatif tersedia melimpah di google, “jawaban pemateri kembali membuat peserta termangu. Sesi pertama setelah pembukaan pun ditutup.

Sesi berikutnya dilaksanakan dalam kelompok. Setiap anggota kelompok bersepakat untuk menyusun panduan yang komunikatif dengan tips berikut:

1. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta mudah dipahami pembaca

2. Dilengkapi gambar, ilustrasi,  atau infografis yang relevan dan menarik

3. Buku panduan tidak terlalu tebal. Maksimal 150 halaman

4. Dilengkapi mekanisme dan langkah-langkah praktis untuk menerapkan panduan tersebut.

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s