Keluarga Peduli Pendidikan Jalan Gembira di Hari Ayah dan Hari Kesehatan Nasional

“Hadiah pustaka keluarga ini kami persembahkan kepada  keluarga-keluarga peduli pendidikan yang mengikuti seluruh rangkaian festival keluarga peduli pendidikan yang kami kemas dengan jalan Gembira sejak pukul 6.30 WIB,”ujar pembawa acara, Ocha dengan penuh canda saat YantiKerLiP menyerahkan Ensiklopedia Lintas Sejarah Indonesia dalam Literasi Visual sebagai pustaka keluarga  kepada 6 ayah dan anak yang mengikuti Jalan Gembira di Dago Car Free Day.

IMG_3447

Sajian perkusi dari SMK Nasional menjadi pembuka kegiatan yang diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru, Wakil Kepala Sekolah, Orangtua, dan peserta didik SMA Nasional, SMK Nasional, SMAN 2, SMAN 18, SMAN 20, mahasiswa STKS, anggota SeKAM, tamu undangan beserta keluarga, dan mitra pengisi serta penyelenggara kegiatan yang berbagi panggung di halaman parkir SMAN 1 Bandung.  Sambutan dari Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan dan Kepala Badan Penanaman Nilai Budaya terdengar di sela-sela kemeriahan aneka acara yang meramaikan Dago Car Free Day pada Hari Ayah yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, 12 November 2017.

Literasi Sejarah dengan Kekinian

Rangkaian kegiatan Festival Keluarga Peduli Pendidikan di Dago Car Free Day dikemas untuk memanfaatkan Jalan Juanda sebagai sumber belajar literasi sejarah dengan gaya kekinian. “Kita perlu menyajikan ragam kegiatan yang menarik agar bisa diterima kawula muda dan remaja #KidsZamanNow. Mengemas Jalan Gembira dengan pentas musik, pembuatan papan visi, menyimak penjelasan Juanda di pos pemberhentian selama jalan Gembira ayah dan anak dilaksanakan di tengah keriuhan Dago Car Free Day adalah salah satu model kegiatan literasi sejarah berbasis keluarga dan komunitas, Terasa lebih menarik karena sekaligus untuk memperingati Hari Pahlawan pada Hari Ayah yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional. Para pelopor Komunitas Literasi Sejarah (Kolase) Bangsa di Bandung pun mendapatkan pengalaman belajar yang inspiratif, “ujar YantiKerLiP. Sambutan antusias juga disampaikan oleh Iim, ahli sejarah yang menjadi narasumber dalam diskusi terpumpun di SMP Nasional, 13 Agustus 2017. Ia hadir bersama istri dan anak-anaknya mengikuti kegiatan dengan gembira.

“Kami mengundang Ibu dan Bu Juju hadir dalam kegiatan di Hotel De Java Kamis, 16 November 2017. Ide augmented reality #PahlawanKita nya menarik untuk ditindaklanjuti, Bu, “ujar Jumhari, Kepala BNPB kepada YantiKerLiP saat mendengar penjelasan tentang inisiatif kawula muda sahabat KerLiP untuk mendukung Literasi Sejarah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Keduanya sepakat untuk bekerjasama memperluas gerakan literasi sejarah berbasis komunitas dan keluarga di Indonesia khususnya di kota Bandung.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s