240 Kepala Sekolah, Komite, dan Guru Cicurug Sukabumi Antusias Menyusun Rencana Aksi MeSRA Bertuah dengan Kafe Ilmu

Diseminasi dan Pelatihan Sekolah Ramah Anak yang berorientasi pada aksi MeSRA Bertuah yang diselenggarakan oleh Yayasan GNI dengan fasilitator dari Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan menarik untuk dicermati. Fasilitator pertama, YantiKerLiP mengenalkan Konvensi Hak Anak dan Kota/Kabupaten Layak Anak yang menjadi rujukan kebijakan Sekolah Ramah Anak dengan lagu dan gerak serta angka berurutan 4 hak dasar anak, 5 kluster dan 5 prinsip SRA, dan 6 komponen utama SRA, berikut: 1)Komitmen tertulis kebijakan SRA; 2)Pembelajaran yang menyenangkan (penegakan disiplin positif dan belajar di luar kelas; 3)guru dan tenaga kependidikan terlatih hak anak; 4)sarana dan prasarana tidak membahayakan anak; 5)partisipasi anak, dan 6)partisipasi orangtua/wali, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan alumni.

Sedangkan fasilitator kedua, Ekasari Widyati menyampaikan Penguatan Pendidikan Karakter di Komite Sekolah dan Keluarga dengan media film dan permainan warna. Perubahan paradigma terhadap anak yang ingin dicapai dalam MeSRA Bertuah berjalin kelindan dengan Penguatan Pendidikan Karakter melalui belajar di luar kelas. KerLiP menampilkan praktik baik MAN 1 Kabupaten Sukabumi langsung oleh penggeraknya, Andriyani dan Salma dari RA yang melaksanakan kampanye belajar di luar kelas pada 7 September 2017. Gambaran yang lebih utuh diperoleh peserta dari dokumentasi lengkap yang disajikan Outdoor Classroom Day di SDN 1 Ungaran Yogyakarta.

Asyiknya Menyusun Book of Me

“Ngga apa-apa, Bu! Mandala diri nya tetap harus dilakukan, karena itu yang menarik dan menggugah,”ujar Ekasari menepis keraguan YantiKerLiP.  keduanya memutuskan untuk memodifikasi kafe ilmu setelah mandala diri dilaksanakan. SATUAN AKSI PEMBELAJARAN DISEMINASI DAN SOSIALISASI SRA. Nia Kurniati, guru IPA SMPN 11 Bandung yang juga pengawas Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan mengenalkan Book of Me  sejak Perkumpulan tersebut mendampingi SMPN11 Bandung pada 2011 lalu.

Para peserta diseminasi dan pelatihan SRA yang terdiri dari 150 kepala SD/MI dan komite sekolah serta 90 guru TK/RA/PAUD, Himpaudi, IGRA, IGTKI Cicurug mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini. “Ada yang minta pelatihan diperpanjang jadi dua hari, Bu, “ujar Herry, penilik PAUDIKMAS Kecamatan.  “Baru kali ini saya mengikuti diseminasi dan pelatihan singkat dan memikat tentang Sekolah Ramah Anak. Makin sore makin seru dan asyik. Pembelajarannya partisipatif dan menginspirasi. Terimakasih, Bu, “ujar peserta laki-laki pada hari pertama. “Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini. Apalagi ketika  kami menyusun papan visi tentang sekolah idaman dan berbagi tugas jual beli ilmu dalam kelompok dan 4 kelompok dengan tema yang berbeda. Saya akan menerapkannya besok Sabtu di sekolah, “ujar salah seorang peserta perempuan pada penutupan pelatihan hari kedua. Beberapa foto di bawah ini juga menunjukkan bahwa mereka benar-benar gembira mengikuti pelatihan 6 jam. 240 peserta dari 79 satuan pendidikan siap menggiatkan MeSRA Bertuah di satuan pendidikan masing-masing.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s