KPAI Mendukung Sosialisasi Pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang

“Tahun 2017 Tindak Pidana Perdagangan Orang yang ditangani Polda Jabar sebanyak 21 kasus, saat ini di bulan ke-9, sudah 17 kasus. Hari ini saja petugas kami sedang menangani kasus di Tasik, korbannya masih usia anak, “ujar Kompol Euis Yuningsih, Kanit trafficking Polda Jabar saat menerima kedua perempuan Komisioner KPAI. Ai Maryati, Komisioner Eksploitasi dan Trafficking KPAI bersama Susianah Affandi, Komisioner Anak dalam situasi darurat KPAI didampingi YantiKerLiP, Tim PokjaTindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTPA) Kemensos melakukan pengawasan penanganan korban perdagangan orang di Batam berkoordinasi dengan P2TP2A Jabar sejak Senin, 11 September 2017.

Sebelumnya, Ketua Paguyuban Pasundan, Prof . Didi Turmuzi dan 2 pengacara bantuan hukum  Paguyuban Pasundan datang ke P2TP2A untuk menengok anak korban pergadangan orang dari Bogor, Jawa Barat yang mereka serahkan kepada DP3AKB Jabar.  “Kami sudah menyerahkan korban perdagangan orang (KPO)   kepada P2TP2A Jabar yang dijemput DP3AKB ke Batam. Selain kedua anak KPO tersebut, kami juga mengharapkan penanganan KTA dari Kabupaten Sukabumi yang mengalami trauma berat,”kata Imas staf DP3AKB Jabar dalam pertemuan pendahuluan dengan Dinas Sosial Jabar, DPD KerLiP Jabar, Tim Pokja TPPO KTPA Kemensos, P2TP2A dan Paguyuban Pasundan. Rini dan Fika dari P2TP2A menjelaskan bahwa hasil assesmen yang dilakukan oleh psikolog klinis P2TP2A pada hari Sabtu akan keluar pada Rabu, 13 September 2017.  “Kepala RPTC Kemensos siap menjemput anak-anak KPO dan KTA untuk mendapatkan penanganan psikososial yang intensif, apalagi kedua anak tersebut menjadi saksi korban, “ujar YantiKerLiP sebelum beranjak menemui KPO dan KTA di shelter P2TP2A.

Pertemuan koordinasi dengan KPAI berjalan lancar ditutup dengan rekomendasi untuk menindaklanjuti rencana penguatan pengawasan pencegahan dan penanganan TPPO dan KTPA.

 

20170911_153514.jpg

Sosialisasi Pendidikan  Pencegahan TPPO

“Kepala BP3AKB Jabar menjadi narasumber yang memaparkan praktik baik dalam Rapat Koordinasi yang kami laksanakan pada 2015 dan dihadiri oleh Menteri Sosial dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Keseriusan Jawa Barat dalam pencegahan dan penanganan TPPO dan KTPA patut diacungi jempol.  Jabar Tolak Kekerasan dengan Sekolah Ramah Anak adalah salah satu upaya yang strategis yang dipimpin langsung oleh Ketua P2TP2A Jabar, Ibu Nety Prastyani. Bahkan Dinas Pendidikan Jawa Barat sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sekolah Ramah Anak, “kata YantiKerLiP yang juga fasilitator SRA Nasional dalam pertemuan koordinasi di P2TP2A. YantiKerLiP juga mengundang Ipik Sumpena dari Dinsos Jabar dan  DP3AKB Jabar untuk menerima kedatangan KPAI di P2TP2A Jabar siang itu.

Kehadiran KPAI dalam upaya pengawasan penanganan TPPO bertepatan dengan Sosialisasi Pendidikan Pencegahan TPPO yang dilaksanakan DPC KerLiP Kabupaten Bandung pada 12-13  September 2017 dengan dukungan dana dari Direkrorat Pendidikan Keluarga Dktjen Paudikmas Kementerian Pendidikan Kebudayaan. Keduanya menyempatkan hadir di Gedung Korpri Soreang dan menyampaikan peran penting KPAI dalam melakukan pengawasan dan mediasi terkait TPPO dan KTPA. “Perjalanan panjang saya sebelum terpilih menjadi salah satu Komisiomer di KPAI sangat lekat dengan Kabupaten Bandung. Saya pengurus PMII Kabupaten Bandung dan menyelenggarakan sekolah alternatif di Jelekong Cungkring kabupaten Bandung. Saya, Komisioner Eksplotasi dan Traffickinv dan Ibu Komisoner Susianah Affandi sangat mendukung kegiatan sosialisasi pendidikan pencegahan TPPO yang dilaksanakan KerLiP Kabupaten Bandung dengan dukungan multipihak. Terima kasih kepada Ibu YantiKerLiP yang juga anggota Tim Pokja TPPO dan KTPA Kemensos. KerLiP terkenal dalam upayanya mendorong pemenuhan hak atas pendidikan dan hak anak di tingkat nasional, “kata Ai Maryati dalam sambutannya.

Dukungan KPAI juga disampaikan oleh Susianah Affandi, “Apapun yang terkait anak pasti diintegrasikan oleh Ibu YantiKerLiP di pendidikan, “kata Komisioner Anak dalam Keadaan Darurat KPAI tersebut yang juga anggota Tim Pokja TPPO KTPA Kemensos. Kedua perempuan yang bekerja efektif di KPAI sejak bulan lalu ini mengakhiri kunjungannya di markas PMII Kabupaten Bandung. Keduanya didaulat menjadi narasumber  Diskusi Terfokus bertema KPAI Mendengar: Hentikan Kejahatan Seksual.Anak sejak dalam Pikiran.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s