Insya Allah Bisa! Berani Gagal

Kisah inspiratif ini saya peroleh dari Pak Kamsol, Ketua Gerakan Indinesia Pintar yang bekerja melayani rakyat di Kemristek Dikti.

 

Begini kisahnya

Dimodifikasi sedikit…

Seorang pria yang tidak lulus ujian masuk universitas, memutuskan menikah atas restu kedua orang tua.

Untuk mendapat penghasilan, ia melamar menjadi guru sekolah dasar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.

Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: “Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu.”

Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.

Saat itu sang istri berkata: kegesitan kaki-tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

Ia pun bekerja lagi sambil bekerja, namun tidak ada satu pun yang berjalan sesuai harapannya, semua gagal di tengah jalan.

Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai menekuni pekerjaan lain berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian ia membuka sekolah luar biasa lalu  membuka toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat,dan berkembang ke berbagai kota.

Akhirnya ia beehasil memiliki kekayaan berlimpah.

Suatu hari, ia bertanya kepada sang istri, “Kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepadaku ?”

Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana :
“Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya”.

Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu…. Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, menyirami sebutir bibit unggul dalam dirinya tanpa keluh kesah.

Semua prestasi dirinya, adalah berkat keajaiban bibit unggul yang ditemukan dan dikenalinya dengan Berani Gagal. Akhirnya kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tbelum berada di posisi yang tepat.

Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :

1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian.

3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.

4. Orang yang tidak bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.

5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

6. Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.

7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.

8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.

~Jangan tunggu, segera bagikan motivasi yang bagus ini 😊👌

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s