Menyebarluaskan APIFA di SMPN 36 Bandung

Waktu sudah zhuhur ketika mobil biru Sadang Serang-Caringin melaju membawaku ke SMPN 36 Bandung. Tiga belas tahun yang lalu aku meninjakkan kaki di sekolah tersebut untuk mengurus pembukaan TKBM SMP Terbuka Gapura. Kini suasananya sudah sangat berbeda.

“Saya baru masuk tahun lalu, Bu. Alhamdulillah Ibu bisa menyaksikan perubahan-perubahan nyata. Sekolah kami menjadi percontohan untuk beragam inisiatif, “ujar Ibu Suprapti, Kepala SMPN 36 Bandung.

20170816_131451

Penanda di gerbang depan bukan hanya slogan. Hampir semua indikator Sekolah Ramah Anak sudah terlihat nyata di sekolah ini. Anak-anak dengan santun menyapa dan menawarkan diri memotretku yang sedang sibuk selfie di gerbang sekolah. Kesempatan emas.

 

 

“Ibu berkenan untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak? Ayo Bu kita lengkapi yang terpampang di gerbang dengan tulisan “Selamat Datang Anda Memasuki Kawasan Sekolah Ramah Anak. Saya Anak Indonesia,Saya Gembira, Sayangi Semua. Tim Pelaksana UKS SMPN 36 bisa dikembangkan menjadi Tim Pelaksana SRA dengan membentuk Satgas Perlindungan Anak yang melibatkan perwakilan anak perempuan dan laki-laki termasuk disabilitas, orang tua, alumni, dan lembaga masyarakat. Silakan pasang mekanisme pencegahan dan penanganan kekerasan serta perlakuan salah lainnya terhadap anak di tempat yang mudah dan dekat dengan Ruang BK. Ibu juga dapat mengikutikampanye belajar di luar kelas pada 7 September 2017 mulai dengan berikrar daring di https://belajardiluatkelas.org, “ujarku sambil.mencatat keempat indikatir pelengkap agar SMPN 36 menjadi Sekolah Ramah Anak. Ibu Suprapti menyambut antusias.

Mengenal Adaptasi Perubahan Iklim

Basith dan Yon Sugiarto dari Tim APIFA yabg dibentuk oleh Bu Leny, Deputi Tumbuh Kembang Anak.sudah siap mempresentasikan Apifa di ruang multimedia. Sebelumnya perwakilan anak perempuan dan laki-laki kelas VII dan VIII ini mengikuti ajakanku untuk melakukan tepuk hak anak. Ternyata , tak ada satu pun dari anak-anak tersebut yang mengetahui UU Perlindungan Anak dan Forum Anak.

 

 

“Ada yang tahu mengapa kita perlu mengetahui global warming? “Tanya Pak Yon sebelum menutup pembukaannya. Beberapa anak  unjuk tangan sambil malu-malu. Selama proses pengenalan Adaptasi perubahan iklim yang dibawakan Dosen GM IPB ini anak-anak SMPN 36 cukup aktif merespon. Mereka terlihat sangat antusias ketika Basith menunjukkan website apifa.

Tim APIFA dari IPB  sudah lama bekerjasama dengan DNPI. APIFA digagas oleh Bu Leny setahun yang lalu. “Kami sudah keliling ke Bima, Pekanbaru, Bogor, dan Bandung, “kata Yon. Ibu Suprapti menyimak paparannya dengan sungguh-sungguh. Aku menyempatkan mendampingi beliau untuk berikrar di httos://belajardiluarkelas.org. Sayang sekali beberapa kali sistemnya dinyatakan error.

Sosialisasi oleh Tim.Apifa berakhir. Kami berfoto bersama-sama sebelum.melanjutkan aktivitas masing-masing.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s