Diskusi Terpumpun Kepahlawanan Juanda dan Dewi Sartika

Salah satu rencana aksi yang mengemuka dalam kegiatan Kajian Kepahlawanan Bersama Para Pelopor Kolase Bangsa 29 Juli 2017 di GSG Salman adalah menyusun RPP di luar kelas dalam upaya mewujudkan Sekolah Ramah Anak. Inisiatif redesain jalan nama pahlawan untuk meningkatkan literasi sejarah bangsa sejak usia anak menjadi bagian tak terpisahkan di dalamnya. Sahabat-sahabat KerLiP menggelar Diskusi Terpumpun Kepahlawanan Ir. H. Juanda dan Dewi Sartika di SMP Nasional Bandung setelah menerima arahan Kadisdik Kota Bandung pada Selasa, 8 Agustus 2017. Kami sepakat untuk mengubah lomba RPP menjadi Skenario Sehari Belajar di luar Kelas.

Menyentuh Kalbu

Tak terasa air mataku meleleh saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang disiapkan Fitry sebanyak 3 stanza. Jalinan kata sarat makna yang begitu indah menggugah rasa kebangsaan kami. Benarkah? “Adakah di antara hadiri yang tidak menitikkan air mata saat menyanyikan lagu kebangsaan kita?” Tanya Bu Wulan dalam sambutan pembukaannya. Anak-anak saling memandang satu sama lain. Kami, orang dewasa menunduk haru.

 

Berulang kali, kata-kata menyentuh kalbu kusampaikan dalam kegiatan Diskusi Terpumpun ini. Paparan Pak Iim dari Balai Penanaman Nilai Budaya temtang Dewi Sartika dan Juanda masih belum menggugah nurani anak-anak. Tak ada satu pun dari ketiga pertanyaan pembuka diskusi yang dijawab peserta Diskusi. “Silakan Pak, mudah-mudahan penjelasan ulang akan lebih bermakna menghantarkan diskusi terpumpun hari ini, “kataku sambil berdiri menghampiri barisan anak-anak.

Peserta diskusi dibagi dalam 5 kelompok untuk menyusun usulan signage di jalan Juanda dan Dewi Sartika. “Silakan mulai dengan konsultasi anak sesuai mekanisme penerapan Sekolah Ranah Anak. Apakah ada nilai-nilai kepahlawanan yang mengusik kalbu hingga anak-anak tak sabar lagi ingin membagikannya kepada teman-teman sebaya? Kalau ya, silakan sajikan dalam bentuk kreatif yang menarik minat dan rasa ingin tahu anak. Kelompok yang mendapatkan nilai terbaik akan mendapatkan hadiah buku dari Pak Iim, “ujarku lantang sambil menunjukkan buku cerita nusantara dan sejarah karya Pak Iim dan istrinya.

Anak-anak Hebat

Sungguh beruntung bisa tumbuh bersama anak-anak hebat dari SMK Nasional yang diajak bu Wulan untuk menjadi relawan dalam rangkauan kegiatan KerLiP yang didukung dana bantuan pemerintah melalui Direktorat Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebanyak 20 anak SMK Nasional menjadi LO dalam kegiatan Kajian Kepahlawanan yang kami rangkai dengan Anugerah Gerakan Indonesia Pintar 2017.

20170813_152912

Sebanyak 13 anak SMK Nasional dari berbagai jurusan mengikuti Diskusi Terpumpun dengan sungguh-sungguh. Mereka mengusulkan ragam kreasi yang menarik untuk redesain jalan Juanda dan Dewi Sartika.kami pun menanggapi usulan tersebut dengan sungguh-sungguh dalam bentuk lomba kreasi berhadiah jutaan rupiah. Kita nantikan karya-karya kreatif anak-anak hebat ini bulan depan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s