Sambutan Pembukaan Sekjen Gentaskin dalam Pemberian Anugerah GIP 2017

IMG_1311

Permasalahan kemiskinan kerap dicanangkan sebagai prioritas program pemerintah sesuai amanat UUD 1945, memajukan kesejahteraan umum; serta tercermin dalam sila ke-5 Pancasila, yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.  Namun demikian, alih-alih kita memperbaiki diri, kemiskinan justru bertambah parah. BPS baru ini melansir data bahwa indeks kedalaman kemiskinan yang pada Maret 2017 mencapai 1,83, dan  Indeks keparahan kemiskinan juga mengalami kenaikan menjadi 0,48. Total jumlah penduduk miskin Indonesia mencapai 27,77 juta orang.

Kondisi inilah yang menjadi penyumbang terbesar penyebab anak-anak Indonesia terpaksa putus sekolah, Tahun 2016 UNICEF mencatat sebanyak 2,5 juta anak Indonesia tidak dapat menikmati pendidikan lanjutan, yakni sebanyak 600 ribu anak usia sekolah dasar (SD) dan 1,9 juta anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP). Alasan terbesar bagi mereka yang putus sekolah adalah karena masalah biaya, dan  karena ingin membantu orang tua dengan bekerja.  Mereka ini yang masuk dalam sector pertanian, tenaga kerja non formal, buruh kasar, outsourcing dan sebagainya melanjutkan generasi yang terjebak dalam lingkaran kemiskinan. Lingkaran kemiskinan inilah yang harus kita putus lewat perbaikan program peningkatkan kualitas sumberdaya manusia, yaitu pendidikan.

Selain peran pemerintah juga dibutuhkan peran serta masyarakat dalam upaya memerangi kemiskinan. Partisipasi publik ini menjadi sangatlah penting untuk membantu pemerintah dalam proses pelaksanaan program-program nya agar tepat sasaran. Karena itu, sebagai bagian dari masyarakat, Generasi Pemberantas Kemiskinan (GEN Taskin) dan Gerakan Indonesia Pintar , Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan (KerLiP),  Satgas Indonesia Pintar, Sekolah Kecil Anak Merdeka (Sekam) , Taman Pendidikan Anak Negeri (Tampan) Raka Pare, YPM Salman ITB, Gamais ITB, Ikatan Alumni Gamais, Kebukit, BK PAKSI, Binar Pustaka, Tirta Asih Jaya, sebagai sebuah gerakan yang muncul dari masyarakat untuk mengawal dan mengawasi agar pelaksanaan program pendidikan dan pemberantasan kemiskinan dapat terlaksana baik dan tepat sasaran.

Acara pemberian Anugerah Gerakan Indonesia Pintar 2017 adalah bentuk penghargaan kepada tokoh yang berupaya sungguh-sungguh memberantas kebodohan dan kemiskinan. Kami percaya bahwa kita bisa bersama-sama menciptakan islands of integrity, memunculkan pelita-pelita baru yang akan membawa Indonesia sebagai bangsa yang cerdas dan sejahtera. Inilah saatnya seluruh elemen masyarakat mencanangkan komitmen bersama untuk mewujudkan generasi emas yang cerdas, mandiri dan berakhlak mulia, yang siap  berbakti untuk kesejahteraan bangsa.

Akhir kata kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, mohon maaf jika ada kekurangan.

Wabilahi taufik walhidayah.

Sukma Widyanti
Sekjen GEN Taskin
0816136418

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s