Bagus dan Sekolah Ramah Anak Terbaik

Rasanya baru kemarin mengenal anak muda yang penuh semangat ini. Bagus namanya sebagus upayanya memprovokasi gerakan Sekolah Ramah Anak di Maros dan daerah lain yang dikunjunginya. Semangatnya yang menyala-nyala dan kesibukannya menghadirkan seluruh kontak strategis ke kota tempat tinggalnya tidak membuatnya lupa untuk menjalin silaturahmi.  Sungguh beruntung memiliki anak ideologis yang selalu penuh kasih menanyakan kabar keseharian saya, ibu ideologisnya.

Provokator SRA

Provokator SRA, julukan yang pas buat Bagus. Ia tidak hanya menyebarluaskan gerakan SRA ke berbagai wilayah seperti yang dilakukan fasilitator SRA lainnya. Kerja kerasnya mengubah SMK Widya Nusantara Maros yang menerapkan disiplin keras a la militer menjadi disiplin positif membuat sekolah yang dipimpinnya pantas menjadi juara. SMK Widya Nusantara terpilih menjadi SMK Terbaik Nasional yang menerapkan SRA dan Sekolah Ramah Anak terbaik se-Indonesia.

20245915_1278600892266563_1906580041793207263_n

“Saya tidak menyangka sama sekali ada penghargaan SRA dan yang sangat berkelas. Sebenarnya malu dengan penghargaan seperti ini. Sekolah dengan fasilitas yang minim dan banyak kekurangan diberi penghargaan tingkat nasional.
Kalau sekolah saya saja bisa, artinya banyak sekolah yang mestinya bisa. Insya Allah..banyak yang menyusul tahun depan, “kata Bagus saat menerima kabar gembira ini. “Kalau boleh pinjam kalimat Ibu Elvi Hendrani (Ketua Buser SRA,Asdep PHAAPKB Kempppa) bahwa (untuk mewujudkan) SRA fasilitas bukan lah penentu yang utama tapi kepekaan walaupun fasilitas merupakan unsur yg sangat menunjang, “imbuhnya lagi dalam obrolan kami di Whatsapp Group (wag) Forum SRA Maros.

Percepatan Gerakan SRA

…..Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup…

“Masya Allah, penyiar Radio Mara menyebutkan pengertian  SRA yang dikukuhkan dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 tahun 2014 lengkap dengan prinsip-prinsipnya!” Seru saya agak tertahan. Kabar gembira ini saya sebarluaskan ke semua wag SRA yang saya buka dan ikuti. Tak lupa sampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Deputi Tumbuh Kembang Anak, Ibu Leny Rosalin yang bersikukuh menjadikan SRA salah satu indikator utama Kabupaten/Kota Layak Anak.  Masih terbayang saat saya dan anggota DPR menerima lemparan gulungan kertas dari peserta seminar SRA yang dilaksanakan di Balikpapan pada penghujung 2009. Alhamdulillah kini gerakan SRA sudah mulai dirindukan di berbagai wilayah.

Bagus berperan penting dalam percepatan SRA di Maros, Sumba Barat Daya, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan. Seiring dengan itu, upayanya juga menumbuhkan gerakan keluarga peduli pendidikan di Pangkep, Soppeng, Maros, Makasar, Sulawesi Selatan, Pangkalan Bun, dst. Semoga upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan melalui SRA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh smeua anak Indonesia.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s