Pendidikan Kewirausahaan

Pendidikan Kewirausahaan sudah masuk ke dalam pembelajaran di tingkat menengah. Berita tentang para kawula muda yang sukses  mengembangkan start up company dan usaha lainnya terus muncul di berbagai media.

“Saya sangat berharap bisa membagi pengalaman nyata selama berbisnis, dalam sebuah buku atau tulisan, yang mudah-mudahan bermanfaat untuk para start-up-ers, tapi memang perlu didukung oleh portfolio yg kuat dan cukup impresif buat pembaca. Perusahaan yang kami dirikan punya salah satu aspek dalam “portofolio” itu, yaitu bagaimana menjaga bisnis yg bisa bertahan lebih dari 15 tahun, setidaknya sampai 2013. Jadi kalau tentang perusahaan tersebut, portfolio-nya adalah pada bagaimana menjaga bisnis  bisa bertahan selama 15 tahun, bukan pada aspek berapa aset yg dimilikinya. Sayang sekali situasi berubah drastis, bisnisnya tidak gagal, karena sampai 2013 itu, justru sudah berencana BOD mau tour of business ke Thailand, Korea, dan China selama 10 hari dan memang sedang punya uang untuk itu. Tapi ada faktor extra-ordinary, yang membuat situasi jusrru berubah total, yaitu lebih ke faktor-faktor subyektif personal, ” ujar Pak HS dalam obrolan pagi itu.

Memulai Usaha

Bagian tersulit saat mendirikan perusahaan adalah menyusun business plan sebagai panduan. Kita harus mempertimbangkan semua risiko yang mungkin terjadi serta kemampuan menekan faktor kegagalan yang mungkin timbul. Makin rinci asumsi risiko yang mungkin timbul dan kegagalan yang mungkin terjadi, makin bagus business plan itu, artinya kita makin mendekati kenyataan untuk dijalankan.
Proses meyakinkan orang lain,  seperti partner, sahabat, bahkan keluarga, terkait “seni menjual ide”, karena faktor-faktor yang mempengaruhinya banyak sekali. Bukan semata-mata soal bagaimana menyampaikan atau mengkomunikasikan sebuah gagasan tapi juga kelihatan pada penyampaian ide orang itu hal-hal yang menggambarkan karakter orang yang menyampaikan.  Ketulusan/niat lurus, kejujuran, kebersahajaan, kesungguhan, bekerja keras, ketangguhan, daya tahan, adalah beberapa karakter yang menonjol dari para wirausahawan sejati. Dalam konteks inilah pendidikan kewirausahaan sangat kental kaitannya dengan penguatan pendidikan karakter.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s