Deklarasi Sekolah Panutan di SMAN 4 Pekanbaru

Pesawat mendarat dengan mulus di Pekanbaru pagi itu. Kali ini kedatanganku untuk mengikuti deklarasi Sekolah Panutan di SMAN 4 Pekanbaru sebelum melanjutkan pelembagaan Sekretariat Bersama Panutan di Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Kusempatkan menikmati secangkir teh manis panas sebelum memesan taxi.

Foto-foto yang diposting Pak Suryanto Pengawas SMAN 8 Pekanbaru menyadarkanku bahwa kegiatan dilaksanakan lebih cepat 1 jam dari rencana.Sayang sekali saya baru tahu bahwa kegiatan dilaksanakan di sekolah yang berada tak jauh dari bandara dari foto-foto di wag Gerakan Panutan itu, “ujarku kepada Pak Rahim yang mengantar ke lokasi jelang pukul 9. Penyematan pin dan penandatanganan deklarasi sudah dilaksanakan. Pak Kamsol duduk di antara pak Fachri dan Bu Nurhafni sedang menyampaikan program Sekolah Panutan di hadapan komite sekolah dan guru-guru.

Respon Cepat Bu Nurhafni

Paparan tentang penawaran Arisan KerLiP di Bulan Inovasi Sekolah (BIS) Panutan membuka diskusi terpumpun yang kami laksanakan setelah Pak Kamsol meninggalkan ruangan untuk membahas Kartu Riau Panutan dengan Gubernur. Sebelumnya Pak Fachri Sekretaris Dewan Pendidikan Provinsi Riau menyampaikan beberapa istilah yang menjadi akronim menarik dari ragam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter dengan Gerakan Sekolah Panutan.

 

 

#SiapUntukSelamat di #HKBN2017 Memulai BIS Panutan (1)

Gagasan Bulan Inovasi Sekolah (BIS) Panutan muncul dari giat #SiapUntukSemua yang dilaksanakan puluhan juta warga negara atas prakarsa BNPB menggelar #HKBN2017. Sekolah piloting Panutan pun berpartisipasi melaksanakan #YES4SaferSchool secara mandiri. Perwakilan anak-anak SMAN 8 yang mendapatkan pelatihan persiapan #YES4SaferSchool dari Tim i-KerLiP menjadi tutor sebaya anak-anak SMKN 5 dan 2 atas permintaan Bu Dwi Kepala SMKN 5 Pekanbaru. Foto-foto kegiatan dari Bu Dwi,  Bu Afni Kepala SMAN 4, Pak Tavip Kepala SMAN 8, dan Bu Rita Kepala SMKN 3 Pekanbaru menunjukkan adanya komitmen warga sekolah tersebut untuk tumbuh bersama Sekber Panutan yang dipimpun oleh Pak Kamsol, Kadisdikprov Riau.

BIS PANUTAN
YES4SaferSchool

Menemukenali langkah sederhana untuk menyampaikan arti penting sekolah/madrasah lebih aman dari bencana  dalam pemenuhan hak atas pendidikan dan perlindungan anak menjadi tantangan tersendiri bagi sahabat-sahabat KerLiP. Adalah Fitry perintis Green SMile Inc., salah satu badan otonom KerLiP yang menggagas Youth Evacuation Simulation fo Safer School  saat kampanye SMAB kami giatkan bersama multipihak pada 2013. Inisiatif ini berupaya meningkan partisipasi anak dalam penerapan SMAB dengan cara yang menyenangkan. Kami beruntung mendapat dukungan penuh dari Bu Nia Kurniati wali kelas digital di SMPN 11  yang menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran sampai melakukan penilaian yang melahirkan Gerakan Siswa Bersatu Mewujudkan Sekolah Ramah Anak dengan 6 langkah sederhana mulai dengan Cara Asyik Cari Tahu (CACT) bertema Sudah Amankah Sekolah/Madrasahku? Fina dan temannya di SMPN 11 mendapatkan hadiah Tas Siaga Bencana serta sertifikat Duta Anak #YES4SaferSchool yang ditandatangani bersama Direktur Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemdikbud yang kini menjadi Ketua Seknas SPAB, Ibu Rena Wasono.

Praktik-praktik baik #YES4SaferSchool di SMAN 1, SMAK Rehoboth, SMPN 11, MAN 1 kota Bandung menghiasi blog http://gerashiaga.wordpress.com yang dibuka sebelum kampanye Sekolah Ramah Anak diperluas. Bulan Aksi MeSRA (Mewujudkan Sekolah Ramah Anak) pun mendapatkan momentumnya dengan  adanya partisipasi dari pengurus forum anak daerah Jawa Barat yang dipimpun oleh Nirwan pada saat itu. Kampanye YES4SaferSchool kami bawa dalam kegiatan Peringatan Bulan PRB di Solo pada 2014. Kami mendapat kehormatan untuk mengelola stand Kemdikbud dan menghadirkan semua pegiat SMAB dalam fotobooth dan display di stand tersebut. Banyak sekolah di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang mengikuti kegiatan #YES4SaferSchool dan mendapatkan beragam hadiah yang kami sediakan.

Saat ini inisiatif #YES4SaferSchool kembali kami angkat menyambut gembira rencana pencanangan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional pada 26 April 2017. Terima kasih kepada Bagus Kepala SMK Widya Nusantara Maros yang membuatkan meme ini menandai latihan evakuasi yang benar-benar mandiri yang dilaksanakan oleh warga sekolahnya. Apresiasi yang tinggi juga diberikan oleh BNPB dalam bentuk twitter kegiatannya.

Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran yang kami susun dalam LIBRA YES for Safer School_3Mei 2014 kami latihkan kepada para perwakilan anak di SMAN 8 dan SMKN 5 dan 2 di Pekanbaru dalam rangkaian persiapan program Sekolah Panutan. Apresiasi yang sama juga disampaikan BNPB dalam twitternya kepada SMAN 4 Pekanbaru dan SMP Islam Al Wasi’Maros yang melaksanakan #SiapUntukSelamat di #HKBN2017. Selain di Maros dan Pekanbaru, sahabat-sahabat KerLiP juga menggerakkan #YES4SaferSchool di 11 SLBNB dan 11 SLB di gugus XXI kabupaten Garut, SDN 1 Dadapan,  SD Magersari1, 2, SD Waru 1,2, dan3 dan SD Tawangsari 1dan 2 semua kec Rembang, SDDadap Mulyo, SD Lodan 1dan 2 Kecamatan Sarang Rembang. SMKN 5 Bandung,  SMPN 10 Salatiga,dan TK/RA/Madrasah se-Kabupaten Sleman. Secara spontan juga dilaksanakan di Lampung, Sleman, Lombok, dst.

Sebelas SLB di Kabupaten Garut Berlatih Giatkan #SiapUntukSelamat

Inisiasi SLB Aman Bencana di Kabupaten Garut makin menguat dengan kepemimpinan Ibu Mulyawati, Kepala SLBN B Garut. Pendampingan yang dilaksanakan sahabat KerLiP pasca banjir bandang September 2017 menumbuhkembangkan semangat #AbadikanIlmudenganBerbagi. Tak kurang dari 11 SLB dalam gugus XXI Kabupaten Garut belajar bersama ananda Lisna, peserta didik SLBN B Garut. Lisna menggunakan Bahasa Isyarat memimpin lagu dan gerak evakuasi gempabumi di hadapan Kepala Sekolah dan perwakilan guru dari 11 SLB yang mengikuti pelatihan #SiapUntukSemua pada Sabtu, 22 April 2017.

Kalau ada gempa lindungi kepala//Kalau ada gempa hindarilah kaca/kalau ada gempa masuk kolong meja//kalau ada gempa lari ke lapang terbuka

Paparan dari Pak Eri sebagai ketua Tim Siaga Bencana SLBN B Garut tentang SMAB diikuti dengan paparan praktik-praktik baik SLB-SLB yang sudah menggiatkan SLB Aman Bencana lainnya.

Konsultasi Anak

Beberapa foto dan rekaman kegiatan pelatihan #SiapUntukSelamat yang dikirim bu Nia ke wag Tim Siaga Bencana SLBN Garut turut mewarnai  wag Champion Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang dikelola Pak Anton dari Forum PRB DKI. Dokumen Lisna bahkan menghias twitter Pak Sutopo, Kepala Pusdatinhumas BNPB dan mendapat sambutan hangat dari para follower.

IMG-20170422-WA0139

Tentu saja apresiasi yang menggembirakan ini menambah semangat TSB SLBNB Garut, apalagi latihan evakuasi mandiri yang akan dilaksanakan pada Rabu 26 April.2017 pukul 10.00 di 11 SLB tersebut akan dilanjutkan dengan  sosialisasi dan deklarasi SRA bersama Pak Agus, Kabid SRA Kempppa.

Tantangan terbesar dalam upaya mengaitkan SMAB ke SRA adalah memastikan persiapan diawali dengan konsultasi anak, apalagi ini di SLB. Namun hal ini justru menumbuhkan kegembiraan tersendiri. Kitahanya perlu membuka ruang apresiasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk memimpin persiapan  Latihan Evakuasi Mandiri dengan gembira. Selanjutnya setiap SLB berkomitmen untuk menyiapkan spanduk khusus untuk ditandatangani bersama sebagai bukti komitmen tertulis warga SLB masing-masing dalam mewujudkan SRA.