Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Mengantar Anak Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) ke Sekolah

​Sudah lewat tengah malam ketika saya bangun dan menyimak ragam berita pendidikan. Tayangan Kang Cecep, OB A33 yang membuka SMP Terbuka gratis di kampungnya di beberapa akun teman-teman facebook saya simpan dan kirim ke grup BKB KerLiP yang difasilitasi SeKAM.

Unjuk.peduli pendidika  selalu menarik hati saya.

Anak RMP

Istilah RMP mulai mengemuka. Dalam Obrolan Pendidikan Ramah Anak yang mengiring advokasi GMPPI.pimpinan Pak Hary Santoni terkait ppdb2016.

Kebebasan berpendapat di muka umum di negeri ini makin mudah dilakukan melalui grup wa atau di facebook. Langkah-langkah advokasi GMPP yang intensif mendapat dukungan dari para jurnalis handal dan masyarakat luas dari berbagai kalangan. Para pejabat disdik, anggota DPRD Kota Bandung, dan DPR RI bergabung dalam wa grup yang selalu ramai mendesak bahkan tak jarang penghujat pelayanan pendidikan di Kota Kreatif ini. 

Obrolan terbaru ini menunjukkan apresiasi terhadap tindakan Kang Memet, Ketua Komis D DPRD Kora Bandung.

[26/07 14:25] Pak Hary Gmpp Lagi: Alhamdulillah setelah dipingpong kesana kemari dan tidak mendapat kepastian akhirnya DPRD dipimpin oleh Ketua Komisi D mengambil tindakan strategis dgn menyelamatkan siswa2 RMP sehingga hari ini bisa langsung bersekolah….. Salut dan nuhun kang Memet saparakanca

[26/07 14:29] TdyFMI GmPP: Moal aya dewan anu nganganteur siswa RMP ka sakola salain Ketua Komisi D, hrs jadi contoh buat disdik jg, mangga turutan.. nuhun A

[26/07 14:32] GMPP Rusdoyo: Salut untuk pak Ahmad Nugraha yg benar2 bela rakyat….

Sampai mau turun tangan langsung mendampingi siswa RMP masuk ke sekolah tujuan…

[26/07 22:52] Dan Satriana: Eh, yang dianter Pa Ahmad itu, siswa RMP yang sudah disalurkan Disdik atau inisiatif sendiri. Kade ah. Nanti semua anak ingin dianter  Pa Ahmad supaya masuk sekolahnegeri. Pabaliut deui lamun disisir  RK bisi disangka siswa titipan tea.

[26/07 23:27] Pak Hary Gmpp Lagi: Tadi sy sampai lepas maghrib di komisi D sampai jam 5 msh ada yg mengadu dan blm pernah ke pengaduan sebelumnya langsung ke sekolah. Oleh sekolah diarahkan ke p Ahmad Nugraha oleh P Ahmad td disuruh ke disdik dulu utk mengadu jika tdk ada tindak lanjut baru ke dewan

[26/07 23:28] Pak Hary Gmpp Lagi: Jumlah dr hari kemarin sampai perhari ini blm signifikan dr jumlah yg mengadu baik ke disdik maupun ke dewan mereka hanya yg aktif bertanya dan sdh dipontang panting kesana kemari

[26/07 23:29] Pak Hary Gmpp Lagi: Saya tdk tahu yg kemarin tp yg perhari tadi sdh biaa dipastikan mereka yg sdh mengadu dan blm  mendapat kepastian hingga hari tadi

[26/07 23:32] Pak Hary Gmpp Lagi: Sy objektif saja setelah kemarin mencoba sendiri rasanya di bolak balik padahal sy komunikasi dgn pimpinan tertinggi disdik apalagi mereka (RMP) yg mungkin hanya bisa komunikasi dgn staf biasa

[26/07 23:34] Pak Hary Gmpp Lagi: Sy mencoba komunikasi hanya bisa memberi jawaban “mangga berkasna ditampi ku abdi” halooooo berkas sudah 2x diserahkan dan mengadu mau sampe kapan dieksekusi sementara diluar barudak careurik

[26/07 23:39] Pak Hary Gmpp Lagi: Sulit membayangkan bagaimana perasaan mereka jika kita tdk berhadapan langsung dan mencoba melayani

[26/07 23:41] Pak Hary Gmpp Lagi: Mungkin saya tdk bisa objektif tapi subjektif saya didasari perasaan bahwa mereka harus punya masa depan dan dalam melangkah seharusnya negara hadir utk melindungi

[27/07 00:38] Irwan DPRD: UND DISKUSI FORMAS JABAR

Kpd Saudaraku Ketua Ormas & LSM 

Untuk berkenan hadir dalam acara diskusi tentang pendidikan, pada : rabu. 27 juli 2016, pukul 15.00 sd selesai, bertempat di sekretariat Forum Ormas Jabar, jl. Sumedang 4, bandung. Tema diskusi, mencari solusi penanganan masalah PPDB di Kota Bandung.

Demikian terimakasih.

Cc, Koordinator Forum Ormas Jabar

Meskipun sering dorespon negatif oleh teman-teman, saya masih mengirim beberapa OPeRA ini ke grup alumni SMAN 3 Bandung untuk.meminta doa agar GMPPI tetap.konsisten memperjuangkan pemenuhan hak pendidikan anak di kota kami khususnya.

Advertisements

Kabar GeMBIRA dari Pak Sanusi Kasubdit Sarpras Direktorat Pembinaan PKLK Dikdasmen

​Advokasi yang dilaksanakan KerLiP dengan memanfaatkan smartphone makin menyenangkan. Kabar GeMBIRA bersama KerLiP yang disampaikan Zamzam dari Makassar segera diteruskan kepada Pak Sanusi. Tindakan apresiatif untuk menularlan praktik baik dengan cara cepat ini berjalin kelindan dengan proses pendampingan teknis yang intensif. 

Selamat menyimak

[24/07 18:35] yanti kerlip: Alhamdulillah Sekolah Aman Bencana jadi arus utama di bawah pimpinan Bapak ya. Insya Allah selangkah lagi masuk Sekolah Ramah Anak dengan penguatan Kawal Sekolah Aman, UKS dan Gerakan Sekolah Ramah Anak masuk ke dalam juknis BOS. Terima kasih ya Pak.

[24/07 16:36] yanti kerlip: [24/07 16:34] Zamzam Muzaki SM: Pak sanusi bagus konsep struktur sekolah amannya

[24/07 16:34] yanti kerlip: Alhamdulillah

[24/07 16:36] yanti kerlip: Selamat ya Pak

[24/07 18:29] Pak Sanusi PKLK: Oh iya bu yanti mks kan belajar dari ibu

[24/07 18:33] yanti kerlip: Alhamdulillah…kita kawal ya agar semua USB dan Rehab di PKLK jadi model penerapan Sekolah Aman Bencana

[24/07 19:01] yanti kerlip: [24/07 18:51] Pak Sanusi PKLK: Oh iya ibu disamping sekolah aman bencana sekaligus nyaman dan ramah terhadap anak, ortu dan lingkungan

[24/07 18:51] yanti kerlip: Alhamdulillah jadi SeRAI ya Pak

[24/07 18:51] yanti kerlip: Sekolah Ramah Anak Aman Inklusi

[24/07 18:55] Pak Sanusi PKLK: Iya bu, yang penting ibu yanti slalu mendampingi biar pklk tambah maju mks

[24/07 19:00] yanti kerlip: Insya Allah siap Pak

Hari Pertama Sekolah Bu Engkom untuk Mewujudkan SRA di TK Marhas 

​Bismillaahirrohmaanirrohiim, 

Senin, 18 Juli 2016 

Hari Pertama Masuk Sekolah 

Waktu menunjukkan 06.45 pagi, sy tiba di halaman Tk marhas, dgn satu tujuan tiba disekolah sepagi mungkin agar bisa menyambut anak di HPS ini…(terimakasih Pa  Anies)

Sungguh luar biasa pada Hari ini sepanjang perjalanan menuju sekolah, beberapa sepeda motor berisi penumpang lengkap (ayah, ibu dan putra/putrinya)…saya terharu melihatnya…demikian besar harapan orangtua kpd anaknya, agar mereka sukses, dan sekolah sebagai media utk menghantarkan cita cita putra putrinya.

Kembali ke TK Marhas, sdh nampak seorang ayah dgn putranya dan ayah lainnya dgn putrinya …mereka dgn wajah sumringah duduk di kursi tunggu…wah keduluan …pikir saya. Saya pun menghampiri dan menyapa mereka..

Selang beberapa saat guru guru berdatangan…kami pun segera bersiap utk melaksanakan acara pada hari itu ( lagu berulang ulang diperdengarkan) wah ….tampak guru melaksanakan tugas sesuai dengan yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya….

alhamdulillaah, satu persatu siswa berdatangan tentunya didampingi oleh orangtuanya…kami pun menyambutnya seraya memberikan buah tangan berupa Kit panduan Menjadi Orangtua Hebat…dan orangtua kami persilahkan menempati kursi yang telah disiapkan di halaman sekolah.

Waktu menunjukkan pukul 08.00 tepat acara pembukaan pun dimulai…

Acara dibuka dgn mendengarkan ayat suci Alquran, kemudian sambutan dari kep tk dilanjutkan dengan acara serah terima anak didik…

Adapun pengarahan program dari kep tk dilaksanakan setelah anak anak masuk ke kelas masing masing…

sungguh luar biasa..anak anak dgn tertib masuk kelas…hanya satu dua anak yg masih memegang erat bundanya….

Acara pun dilanjutkan dengan menyampaikan informasi seputar Bindikel, Menjadi Orangtua Bahagia nya bu Sari,  saya uraikan satu persatu…dan orangtua tampak sangat antusias mendengarkannya…

dilanjutkan mengenai informasi tentang Sekolah Ramah Anak, BARISAN nya bu ElVy dan tentang kebencanaanya – KerLip bu Yanti…( belum ke penandatanganan ikrar…karena masih sosialisasi) 

Adapun program Partisipasi ortu…luar biasa sambutannya dengan langsung dibentuknya ketua paguyuban orangtua…alhamdulillah awal yg baik buat sekolah….

Demikian pengalaman hari ini yg luar biasa.