Memberantas Kemiskinan dengan Pendidikan Layanan Khusus

Lembut menggigit. Kesan pertama menyimak pakar dari UNESA ini. Pemilihan kata yang efektif dan mudah dicerna dengan guyonan ringan membuat audiens menikmati belajar tentang Pendidikan Layanan Khusus dengan segala praktik baiknya.

image

Pagi ini saya menginvestasikan waktu di Palembang untuk menyelaraskan gagasan dan harapan bersama para pegiat Pendidikan Layanan Khusus dari seluruh pelosok Nusantara. Kaget juga menyimak pernyataan Bu Catur terkait PLK bagi anak-anak binaannya di LPKA. Dinas Pendidiman Jawa Barat menyediakan model PLK yang melibatkan SMK sebagai sekolah induk. Namun demikian, inisiatif baik ini masih mungkin diperbaiki. Berbagai keterbatasan membuat pemenuhan hak pendidikan anak di LPKA terkendala.

image

image

Sayang sekali paparan perwakilan dari BSNP masih sangat normatif. Bahkan tak segan menyampaikan bahwa para penggugat Ujian Nasional itu hanya mau gampang saja. Semua anak harus diluluskan. Saya sempat tergelitik untuk menyanggah, namun mengurungkan niat karena teman-teman pegiat PLK terlihat lebih paham menjelaskan tentang pentingnya perbaikan layanan pemenuhan hak pendidikan anak sebelum UN dilaksanakan.

Pemenuhan Hak Pendidikan Anak di Daerah Bencana

Kesibukan saya mengawal perlindungan dan jaminan sosial bagi pendidik dan tenaga kependidikan honorer memaksa saya untuk memilih. Sebelumnya sudah mengazamkan untuk memfasilitasi penyusunan SPM sekolah darurat dan mulai mengenalkan Pengurangan Risiko Bencana secara sepintas. Kasubdit Program dan Evaluasi Ditbinapklk, Pak Praptono pun menyediakan waktu presentasi di malam hari.

Bahan presentasi pun saya siapkan pada sesi siang jelang Ashar. Saya mengumpulkan bahan-bahan Post Disaster Assesment For Education Sector, Pedoman Sekolah Darurat, Contoh Draft Protap Sekolah Aman Kebakarab, GeMBIRA bersama KerLiP pasca erupsi Gunung Sunabung, Sekolah Darurat Asap di Riau, dan beberapa praktik baik Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana di Jawa Barat. Dari Tanggap Darurat Menuju Upaya PRB di Pendidikan saya pilih sebagai judul presentasi.

Alhamdulillah, respon audiens terlihat antusias meskipun sudah jelang malam hari. Saya juga menyempatkan berfoto dengan Bu Catur untuk dibagikan ke teman-teman Forkom Peduli Anak Jabar. Beberapa informasi terkini tentang PLK saya sampaikan kepada Bu Dian dari BP3AKB untuk memperkuat Gugus Tugas KLA kluster IV dengan sekretariat bersama. Semoga terlaksana ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s