Menjadikan Kawula Muda Mitra Advokasi Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan

image

[11/03 15:43] Agus Kemendikbud: Kegiatan workshop pendoman SRA
[11/03 15:45] Agus Kemendikbud: Di selenggarakan di Hotel BumiTapos
[11/03 15:46] Agus Kemendikbud: Dit. Pembinaan SD
[11/03 15:46] yanti kerlip: Alhamdulillah, Pak Agus di lokasi ya. Ada Fitry dan Zamzam disana ya
[11/03 15:47] Agus Kemendikbud: Ada bu Yanti, menyukseskan SRA
[11/03 15:53] Bu BEKTI: Semoga sukses ya kegiatannya
[11/03 15:55] yanti kerlip: Tadinya Bu Bekti yg akan hadir ya…tapi bentrok jd juri
[11/03 15:55] Agus Kemendikbud: Sip☺
[11/03 15:56] yanti kerlip: Anak2 muda hebat yg tumbuh bersama keluarga peduli pendidikan sejak kuliah di semester awal Pak agus
[11/03 15:57] Djoko Kemendikbud: 👍👍
[11/03 15:59] yanti kerlip: Mereka berdua sering mewakili KerLiP promosikan praktik2 baik sd Asia Pasifik…terakhir di Sendai…dan menyusun instrumen, modul, panduan pedoman, draft permen,  draft inpres KIS, KIP, perpres, dst
[11/03 16:00] Kristina Puskur:
[11/03 16:04] Bu BEKTI: perlu belajar banyak dari mereka bu Yanti
[11/03 16:21] Sgj Tetty: pa lalu lombok sdh masuk blm pa?
[11/03 17:30] Agus Kemendikbud: Iya bu perlu tenaga muda untuk saling shering menambah aura positip nya
[11/03 17:30] Agus Kemendikbud: Semua kita maju!!
[11/03 17:31] yanti kerlip: saatnya yang muda berkarya untuk bangsa ya
[11/03 17:32] Agus Kemendikbud: SiP 😉
[11/03 17:33] Bu BEKTI:
[11/03 18:07] Ibu Dr. Sowiyah Unila: Bu Yanti. Yg muda berkarya… bukan usia muda sj,  tp karya inovatifnya… kita2 juga msh muda… he he he semangat ;
[11/03 18:10] Bu BEKTI: Sepertinya semangatnya semua masih berjiwa muda
[11/03 18:29] yanti kerlip: Siap ibu-ibu…tapi tetap kaderisasi ya
[11/03 18:29] Bu BEKTI: Siap bu yanti…

Haru Biru Tumbuh Bersama

Sekali lagi saya sampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada penemu wa, fb, dan wordpress dengan segala kemudahan mengakses dan berbagi informasi cepat yang diperlukan selama tumbuh bersama anak-anak muda yang hebat. Tidak semuanya seperti Zamzam yang terus bekerja tanpa kenal lelah dengan segala gagasan dan harapan dengan  model ini. Fitry perlu dibujuk untuk menggantikan saya ke Tapos. Itu pun dengan perjanjian ini yang terakhir. Alhamdulillah ada Aprin, Ina, dan Rafi dari Sadagori yang siap bantu. Perlu serius untuk kaderisasi memperbanyak kawula muda yang berani bekerja seperti Zamzam.

Kampanye dan advokasi Education for All yang menjadi ciri khas gerakan keluarga peduli pendidikan sejak tahun 2002 penuh tantangan. Saya sempat mendapatkan terkena fitnah mengakui praktik baik Komunitas Dakocan dalam Ragam Kegiatan 20 Menit yang Memukau. Klarifikasi yang dilakukan cukup intensif pun tidak mampu mengembalikan hubungan harmonis dengan para pendirinya. Bahkan saya menerima kabar dari tetangga dekat bahwa rumor ini sudah lama terdengar. Katanya kampanye Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana menjadi bukti bahwa saya membawa hasil kerja konsorsium dan mendapatkan dana yang sangat besar tanpa sepengetahuan sahabat seperjuangan. Padahal yang terjadi justru membutuhkan pengorbanan yang melibatkan keluarga dan saudara. Perjuangan panjang bersama multipihak termasuk Pemerintah dan Pemerintah Daerah menghantarkan Indonesia menjadi country leader safe school di dunia membuat kami harus pindah dari Jakarta dan terpaksa mencicil rumah di Bandung. Saya sudah wanti-wanti kepada para kawula muda yang beegabung dalam gerakan nubuwah ini untuk lebih hati-hati dan sudah menyiapkan jejaring pengaman agar mandiri secara finansial memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan produktivitas. Saya menghormati keputusan Fitry yang bersikukuh untuk menyiapkan usaha berbasis komunitas dan memilih kegiatan advokasi secara selektif. Khusus kali ini karena finalisasi dan saat yang sama saya juga hadus menyelesaikan PR lainnya, terpaksa membujuk Fitry yang sedang menyiapkan board game Bersinar.

Gembira Kawal Panduan SRA

[11/03 07:17] Teteh Fitry: Bu, panduan teh batas2nya apa? ‘_’)
[11/03 07:18] Teteh Fitry: Trus ttg sekolah ramah anak vs sekolah aman antikekerasan kudu diapakan? Apa yang penting isi slide kemarin aja ikut dimasukkan kemari? Karena kepentingan terbaik anak?
[11/03 07:19] yanti kerlip: Kalau panduan belum sampai dilengkapi rencana pembelajaran seperti modul
[11/03 07:20] yanti kerlip: Outlinenya lebih teknis dibanding pedoman  dilengkapi lampiran-lampiran sarana prasarana dan kondisi yg disarankan berdasarkan praktik baik
[11/03 07:21] yanti kerlip: Tidak ada SRA vs sekolah aman anti kekerasan
[11/03 07:22] Teteh Fitry: Ok
[11/03 07:22] yanti kerlip: Yg ada sekolah ramah anak merangkum sekolah aman antikekerasan, aman dari bencana, radikalisme, pornografi, HIV/AIDS, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, inklusif
[11/03 07:22] yanti kerlip: Ada mekanisme pengaduan sampai penanganan profesional
[11/03 07:22] yanti kerlip: Spt kasus xxx dr smkn XXXX
[11/03 07:22] yanti kerlip: Yg dilaporkan guru BKnya ke KerLiP
[11/03 07:23] yanti kerlip: Terus ditangani P2TP2A dg bantuan bu Sari dan diterapi oleh STKS dg dukungan SeKAM
[11/03 07:24] Teteh Fitry: Jadi maksudnya sekolah ramah anak itu perlu sampai adanya mekansime pengaduan + penanganan?
[11/03 07:24] yanti kerlip: Memang begitu, Nak
[11/03 07:24] yanti kerlip: Makanya ada 13 kementerian dan lembaga
[11/03 07:24] yanti kerlip: Termasuk Kemensos dan Satgas PA di kepolisian
[11/03 07:25] yanti kerlip: Guru BK menurut Sufit dan pak Iriansyah dr sman 15 tidak dibekali kampuan sampai rehabilitasi sosial
[11/03 07:25] yanti kerlip: Terbukti bu guru BK SMKN xxxx minta bantuan kita
[11/03 07:26] yanti kerlip: Mekanisme rujukannya bisa lihat di RPSA
[11/03 07:26] yanti kerlip: Ibu kirim filenya ya
[11/03 07:26] Teteh Fitry: Barusan om jam bilang panduan itu lebih ke panduan pelaksanaan aktivitas utk mendukung program

Jadi kemungkinan lebih ke panduan pelatihan?

Yang perlu dilatihkan itu bukan cuma konsepnya tapi penanda-penandannya gitu? Yang salah satunya mekanisme ini, trus kalau dari slide tuh ke OPERA, YESSSI, dkk?
[11/03 07:26] Teteh Fitry: Kalau ada di email ibu teteh cari aja
[11/03 07:28] yanti kerlip: RPTC dan RPSA
[11/03 07:30] yanti kerlip: Pencegahannya di keluarga
[11/03 07:30] Teteh Fitry: Ok sudah dikirim ya sama ibu
[11/03 07:30] yanti kerlip: 20 menit yg memukau
[11/03 07:31] yanti kerlip: Coba cek proposal di Sopeng dst ya, Teh
[11/03 07:32] yanti kerlip: Sebenarnya OPeRA dan ORK3STRA kan terkait 4 prinsip hak anak
[11/03 07:33] yanti kerlip: Terutama prinsip partisipasi hak anak didengar dan ditanggapi sungguh2
[11/03 07:33] yanti kerlip: Di sekolah melalui POMG tiap triwulan
[11/03 07:33] yanti kerlip: Di lingkungan via dasawisma bulanan
[11/03 07:34] yanti kerlip: Nanti simphoni bangsa nya di musrenbangdes oleh perwakilan forum anak
[11/03 07:34] yanti kerlip: Apresiasi dan berbagi praktik baiknya di Cafe Ilmu GeMBIRA
[11/03 08:20] Teteh Fitry: Ok
[11/03 08:21] yanti kerlip: Iya
[11/03 10:50] Teteh Fitry: Yang dibahas masih balik lagi ke ranah konsep. Memang nyamain persepsi ya…
[11/03 10:50] yanti kerlip: Iya
[11/03 10:50] yanti kerlip: Ambil dari permeneg pppa ttg sekolah ramah anak
[11/03 10:50] yanti kerlip: Dan bahan presentasi bu Elvi ya
[11/03 10:50] Teteh Fitry: Menurut ibu sebetulnya adanya panduan ini utk apa? Bedanya apa dengan Panduan SRA yang udah ada?
[11/03 10:51] yanti kerlip: Lebih teknis
[11/03 10:51] yanti kerlip: Memasukkan SRA ke dalam 8 standar nasional pendidikan
[11/03 10:51] yanti kerlip: Mulai dg bedah kurikulum
[11/03 10:51] yanti kerlip: Memetakan kompetensi yg bersesuaian
[11/03 10:52] yanti kerlip: Baik kompetensi isi, proses, penilaian dan kelulusan
[11/03 10:53] yanti kerlip: Panduan SRA untuk mengaktualkan agar ada cara baru yg menyemangati guru2 dan warga sekolah untuk lebih tanggap terhadap kebutuhan dan perlindungan anak dari berbagai ancaman di sekolah
[11/03 10:53] yanti kerlip: Lalu lihat standar kompetensi guru
[11/03 10:53] yanti kerlip: Tinggal melengkapi dg pelatihan KHA dlm konsep dan praktik untuk mencegah kekerasan terhadap anak
[11/03 10:54] yanti kerlip: Corporal punishment diharapkan jadi hilang
[11/03 10:54] yanti kerlip: Guru siap memfasilitasi konsultasi anak untuk merencanakan aksi-aksi dalam kerangkan gerakan Bersinar
[11/03 10:55] yanti kerlip: Guru-guru terbantu untuk menilai aksi-aksi anak/portofolio  membuat penilaian otentik mulai dari gagasan, harapan dan cara yg paling diminati anak
[11/03 10:56] yanti kerlip: Didukung dg sarana prasarana yg memenuhi persyaratan laik fungsi
[11/03 10:56] yanti kerlip: Dr sisi kesehatan, kenyamanan termasuk kemudahan bagi ABK, keamanan dari bencana, kekerasan, dst, keselamatan dari kebakaran dari keracunan makanan dst
[11/03 10:57] yanti kerlip: Tentunya dg alokasi anggaran yang memadai untuk 8 SNP ini
[11/03 10:57] yanti kerlip: Dengan Manajemen Berbasis Sekolah yg responsif Anak
[11/03 10:57] yanti kerlip: Tersedia mekanisme rujukan yang jelas jika guru dan anak menemukan indikasi pelanggaran atau pengabaian hak anak
[11/03 10:58] yanti kerlip: Khusus untuk anak tetap mengedepankan restoratif justice sesuai UU Sistem Peradilan Pidana Anak
[11/03 10:58] yanti kerlip: Khusus untuk guru melalui serikat pekerja profesi guru dan UU terkait
[11/03 10:59] yanti kerlip: Konsultasi Anak secara berjenjang bisa dilakukan
[11/03 10:59] yanti kerlip: 20 menit yg memukau di rumah
[11/03 11:00] yanti kerlip: Plus tugas akhir pekan dr sekolah yg membangun kelekatan hubungan orang tua dan anak serta kepedulian sosial anak
[11/03 11:00] yanti kerlip: Anak-anak membentuk GSB bersinar
[11/03 11:00] yanti kerlip: Mulai dg YES for Safer School
[11/03 11:00] yanti kerlip: Lalu mengenal kapasitasnya menghadapi beragam ancaman secara individu maupun kelompok
[11/03 11:01] yanti kerlip: aktifkan POMG sebagai OPeRA agar temuan anak2 mendapatkan dukungan penuh dari ortu dan guru kelas
[11/03 11:01] yanti kerlip: Rencana aksi kelas bersinar jadi bahan untuk beauty contest
[11/03 11:02] yanti kerlip: Yg plg asyik jadi bahan untuk memperbaharui rencana kegiatan dan anggaran skeolah
[11/03 11:03] yanti kerlip: Tugas akhir pekan terkait keselamatan, kesehatan dan kesiapsiagaan disampaikan anak dlm pertemuan dasawisma atau di CFD
[11/03 11:03] yanti kerlip: Narasi anak dikumpulkan jadi LIBRA
[11/03 11:03] yanti kerlip: Beauty contest di CFD dan Musrenbang melalui Forum Anak atau yg lainnya
[11/03 11:04] yanti kerlip: Jadi bahan simphoni bangsa
[11/03 11:25] Teteh Fitry: Ini pak hendy dari bogor
[11/03 11:25] Teteh Fitry: Bilang indikatornya senyum aja anak pulang sekolah
[11/03 11:26] Teteh Fitry: Mirip deteksi warna kita, cuma bahayanya menyederhanakan banget
[11/03 11:31] yanti kerlip: Indikatornya ada S3ASTeRs
[11/03 11:32] yanti kerlip: Sama Aksi CDEF yg diinisiasi Nabila
[11/03 11:38] Teteh Fitry: Ntar teteh tunjukin aja deteksi warna :T
[11/03 11:39] Teteh Fitry: Seaters apa ya
[11/03 11:39] yanti kerlip: Senyum Sapa Salam Adik Kelas Tersayang
[11/03 11:39] yanti kerlip: Ide Icha utk hindari perpeloncoan
[11/03 11:39] yanti kerlip: Kan bentar lagi mau PPDB
[11/03 11:40] yanti kerlip: Asyik
[11/03 11:40] yanti kerlip: Tunjukin juga hasil kuesioner SRA
[11/03 11:40] Teteh Fitry: Iya
[11/03 11:40] yanti kerlip: Iya
[11/03 11:40] Teteh Fitry: Hasilnya dimana ya? Adanya yang kosong aja
[11/03 11:40] yanti kerlip: Ada koq
[11/03 11:42] yanti kerlip: Udah ibu email ya
[11/03 11:43] yanti kerlip: Hasilnya bagus
[11/03 11:43] yanti kerlip: Dari 435 sekolah yg menyatakan SRA
[11/03 11:43] yanti kerlip: Semuanya keren dg gaya hidup hijaunya
[11/03 11:43] yanti kerlip: Kekerasan oleh guru kata anak sangat jauh berkurang
[11/03 11:43] yanti kerlip: Tinggal 9 % itupun verbal dan bahasa tubuh
[11/03 11:43] yanti kerlip: Tidak fisik
[11/03 11:44] yanti kerlip: Hanya bullying dg teman sebaya masih tinggi
[11/03 11:44] yanti kerlip: Makanya S3ASTers dan CDEF penting
[11/03 11:44] yanti kerlip: Juga GemBiRA bersama keluarga peduli pendidikan bersinar
[11/03 11:44] yanti kerlip: Mulai dg 20 menit yg memukau
[11/03 11:45] yanti kerlip: OPeRA OrK3STRA Simphoni Bangsa
[11/03 11:45] yanti kerlip: Cafe Ilmu GeMBIRa mah sampingan serunya
[11/03 11:46] Teteh Fitry: Kalau ga ada ibu ga akan ada yang persepsinya:
– anak bukan cuma objek tapi subjek
– peran orangtua
– persepsi hak anak (selain om jam)
[11/03 11:46] Teteh Fitry: Masih mikirnya ke arah dinas dkk gitu ya 😦
[11/03 11:47] Teteh Fitry: Juga berkali2 bilang sebetulnya yang penting itu gurunya doang, bukan 8 SNP (!!) D:
[11/03 11:51] yanti kerlip: Wah
[11/03 11:51] yanti kerlip: Ntar minta ke Bu Elvy lagi ya
[11/03 11:51] yanti kerlip: Gitu ya
[11/03 11:51] yanti kerlip: Minta Zamzam tunjukan pedoman gerakan sekolah sehat, aman, ramah anak, dan menyenangkan
[11/03 11:51] yanti kerlip: Yg biru
[11/03 11:52] yanti kerlip: Punya ibu dibawa Zamzam ke NTT
[11/03 11:52] yanti kerlip: Atau tunjukkan aja bahan2 dr.bu Elly
[11/03 12:01] Teteh Fitry: Udah dilihatin sih… Akhirnya barusan ngeh juga soal itu
[11/03 12:02] Teteh Fitry: Soalnya orang Kemdikbudnya sendiri ga ngerti dan berkali2 konfirmasi ke om Jam
[11/03 12:02] yanti kerlip: Harus telaten
[11/03 12:02] yanti kerlip: Berulang kali
[11/03 12:03] Teteh Fitry: Terus ternyata FGD, dikit yang ikut, kebanyakan orang Depok
[11/03 12:03] Teteh Fitry: Jadi weh bahannya juga ga dapet tuh pesertanya
[11/03 12:03] Teteh Fitry: Cuma bertujuh
[11/03 12:05] Teteh Fitry: Kalau ibu yg jadi narsum ibu bakalan mulai gali dari apa?
[11/03 12:05] Teteh Fitry: Om Nam kan masih sistem ngasih tau tuh
[11/03 12:05] yanti kerlip: Konsultasi anak
[11/03 12:05] Teteh Fitry: Tapi bahasanya tinggi, jadi lama nyampe ke pesertanya
[11/03 12:05] Teteh Fitry: Ooooh langsung di persepsinya ya
[11/03 12:05] yanti kerlip: Praktik-praktik baik
[11/03 12:05] yanti kerlip: Yg mereka lakukan dg anak-anak
[11/03 12:06] Teteh Fitry: Iya nih, soal konsultasi anak memang enggak sounding ;_;
[11/03 12:06] yanti kerlip: Bgmn menghubungkan dg kompetensi pelajaran
[11/03 12:06] yanti kerlip: Bgmn menilai anak-anak yg keren di ekskul misalnya
[11/03 12:06] yanti kerlip: Tidak banyak anak yg berani manyampaikan pendapat
[11/03 12:06] yanti kerlip: Krn keluarganya belum terbiasa memberi ruang
[11/03 12:07] yanti kerlip: Guru didorong utk mendesain tugas akhir pekan
[11/03 12:07] yanti kerlip: Kayaknya sih guru SD udah biasa beri PR
[11/03 12:07] yanti kerlip: Pekerjaan ortunya apa
[11/03 12:07] yanti kerlip: Nah tambahkan dg pertanyaan-pertanyaan produktif
[11/03 12:08] yanti kerlip: Apakah bapak/ibu bahagia dg pekerjaan skrg
[11/03 12:08] yanti kerlip: Kalau ya
[11/03 12:08] yanti kerlip: Bagaimana agar aku juga busa menemukan pekerjaan yg aku sukai dan membuatku bahagia
[11/03 12:08] yanti kerlip: Ini jd entry point utk 20 menit yg memukau
[11/03 12:09] yanti kerlip: Guru kelas meminta anak-anak membuat surat undangan yg menarik hati ortunya untuk hadir dlm POMG
[11/03 12:10] yanti kerlip: Anak2 membuat tampilan kreatif tentang pekerjaan yang aku sukai saat aku dewasa
[11/03 12:10] yanti kerlip: Terus minta anak-anak mendesain, melaksanakan mencatat melaporkan POMG kelasnya
[11/03 12:11] yanti kerlip: Ajak perwakilan ortu kelas untuk menyusun rencana aksi kelas tentang sekolah yg mendukung mimpi anak meraih cita-citanya
[11/03 12:12] yanti kerlip: Petakan kompetensi apa saja yg bisa dilihat dan dinilai oleh anak, guru, dan ortu selama proses ini berlangsung
[11/03 12:13] yanti kerlip: Penilaian otentiknya kan jadi menyenangkan
[11/03 12:13] yanti kerlip: Anak-anak senang, bangga nyaman,
[11/03 12:13] yanti kerlip: Orangtua juga bahagia
[11/03 12:14] yanti kerlip: Guru juga terbantu ya
[11/03 12:30] Teteh Fitry: Iya..
[11/03 12:30] Teteh Fitry: Teteh jadi ingat kalau pendidikan itu kan usaha sadar dan terencana. Bahwa ada praktek baik iya, tinggal disentil dikit aja gitu ya biar paham praktek baiknya sudah mendukung perlindungan hak anak /masuk ke dalam SRA.
[11/03 12:30] Teteh Fitry: Tapi tadi ngebahas evaluasi itu dari masyarakat, karena masyarakat yang mengawal SRA ini.

Tadi teteh belokin ke deteksi warna, tapi kayanya bisa jadi titik utk masuk ke peran orang tua di sekolah ya?
[11/03 12:30] Teteh Fitry: Jadi tadi pak Hendi ini keukeuh, kalau indokator SRA sebaiknya cari yang paling gampang.

“Cukup bahwa anak pulang sekolah dengan tersenyum, kan keliatan tuh.” gitu katanya.

Teteh sempat bahas soal Lazuardi, bahwa senyum + kenyamanan anak iya jadi indikasi, tapi adik teteh juga pulang sekolah senyum, cuma karena ketemu temen, bukan karena sekolahnya aman gitu. Indikator yang oke, tapi tidak cukup utk menentukan apakah sekolah tsb sudah ramah anak atau belum.

Tadi om Jam ngebahas bahwa indikatornya bisa seperti apapun, tapi panduan ini ada utk intervensi.

Pak Hendi bilang, mulainya jangan dari intervensi = memasukkan pandangan kita ke orang lain, tapi dari kreativitas masing-masing sekolah seperti apa utk membuat SRA, indikatornya senyum anak itu. Nanti diapresiasi dg surat dari Mendikbud kalau mmg sudah SRA. Jangan2 memang sudah banyak sekolah yg sudah SRA atau ada SRA yang prakteknya blm ramah anak.
[11/03 12:30] yanti kerlip: Iya
[11/03 12:30] yanti kerlip: Krn bukan hanya sekolah
[11/03 12:31] yanti kerlip: Lihat lagi 6 unsur SRA ya
[11/03 12:31] yanti kerlip: Kebijakan SRA dlm bentuk deklarasi komitmen tertulis
[11/03 12:31] yanti kerlip: Guru dan tenaga kependidikan terlatih KHA
[11/03 12:31] yanti kerlip: Sarana pra sarana memenuhi standar SRA
[11/03 12:31] yanti kerlip: Partisipasi Anak
[11/03 12:32] yanti kerlip: Partisipasi orangtua/wali,masyarakat, alumni,dunia usaha, dunia industri
[11/03 12:32] yanti kerlip: Di yg ke-6 ada 20 menit lho
[11/03 16:26] Teteh Fitry: Bu mekansime pengaduannya berhenti di kepsek nih @_@
[11/03 16:37] yanti kerlip: Harus ada mekanisme rujukan ke P2TP2A
[11/03 16:37] yanti kerlip: Dan RPSA
[11/03 16:38] Teteh Fitry: Belum RPSA sih
[11/03 16:38] Teteh Fitry: Akwkwkw tadi usulan dari mba Anggin dari KPPPA udah ke sana
[11/03 16:38] yanti kerlip: Harus sampai ke RPSA bahkan RPTC dan LPKA
[11/03 16:39] yanti kerlip: Kalau anak sampai lakukan tindakan pidana berat ya bisa sampai ke LPKA dulu Lapas Anak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s