Menikmati Semesta Kebaikan

Sudah beberapa minggu kami terpaksa menyewa tempat kos terpisah. Saya tinggal di tempat kos putri bersama kedua putri kami, sedangkan putra kami akhirnya menyewa kamar kos agak ke dalam. Atap rumah yang kami cicil ternyata habis dimakan rayap dan terbang di bagian depan kena hembusan angin jelang akhir 2015. Saat memeriksa saluran toilet di kamar mandi belakang ternyata lantai dapur sudah amblas karena septic tank tidak berfungsi.

Rumah Idaman

“Teh, jangan di sana, kejauhan, “kata Abah saat aku menyampaikan rencana membeli rumah di bawah. Bapak menyodorkan rumah tua di kompleks dosen ITB sebagai alternatif. Taman di depan rumah yang memisahkan jalan keluar masuk dan jarak dari jalan raya memikat hati. Alhamdulillah, suamiku setuju dan Bank Syariah Mandiri menyetujui pengajuan jual beli syariah kami.

“Bagaimana biaya asuransinya?” Tanyaku melihat nilai yang disodorkan pihak Bank. Sampai saat yang ditentukan ternyata kami tidak berhasil mendapatkan pinjaman untuk menutupi biaya yang di luar dugaan cukup besar. Uang muka rumah pun sebagian ditutupi dari pinjaman dari beberapa sahabat. “Bapak sudah menyampaikan kabar melalui email kepada pemilik rumah. Alhamdulillah beliau menawarkan bantuan khusus untuk mempermudah kita, “ujar suamiku saat kami menunggu Notaris tiba.

image

Alhamdulillah, setiap pagi Abah selalu datang membangunkan kami sebelum menikmati berita dari TV One. Secangkir kopi manis selalu siap menemani sebelum asistenku tiba membereskan rumah. Rupanya ini yang Abah inginkan. Tetap bertahta di istananya dan cukup mudah menengok anak cucu. Dulu waktu Mamah masih ada, keduanya tinggal bersama kami di Cimahi. Abah sempat mengalami serangan pikun dan meminta kembali ke istananya. Alhamdulillah serangan pikunnya mereda. Karakter khas Abah yang selalu mendapatkan perlakuan istimewa dari Emak dan Mamah saja yang masih melekat. Tak jarang aku menerima keluhan-keluhan tentang Abah dari relawan dan asistenku. Aku beruntung memiliki adik yang mau mengurus Abah. Istrinya dengan setia merawat Abah setiap kali serangan pikunnya tiba. Keluhan tentang Abah sudah sering kami bahas. Tapi tak ada jalan lain, kecuali bersabar menerima Abah apa adanya sambil berdoa agar Abah berubah dan penyakitnya tidak menurun.

Kebaikan Sahabat

Sudah berkali-kali aku memundurkan jadwal pengembalian cicilan uang muka rumah kepada sahabat yang satu ini. Ia benar-benar baik. Caranya yang santun mengingatkan kewajibanku, patut ditiru. “Bu, saya mengingatkan rencana cicilannya. Mudah-mudahan Allah melapangkan rizki-Nya kepada ibu sekeluarga, “ujarnya seminggu yang lalu. Aku baru sadar kalau masih belum melunasi kewajiban kepadanya. “Mohon maaf, Ibu. Saya benar-benar lupa menyampaikan bahwa saat ini rumah kami sedang direnovasi karena musibah yang tak terelakkan. Semula hanya memperbaiki kusen pintu yang terkena rayap. Ternyata rayap sudah menghabiskan atap rumah, “jawabku meminta kelonggaran untuk ke sekian kalinya.

image

Rencana anggaran biaya renovasi rumah yang diterima Februari 2015 dari alumni Arsitek UPI yang bergabung di Faradise ternyata sangat besar. Aku merasa kesulitan untuk mencari uang sejumlah itu dalam waktu singkat. Akhirnya terpaksa dibatalkan. Kondisi atap rumah yang rubuh dan lantai dapur yang amblas memaksaku untuk melanjutkan rencana rehabilitasi rumah. Alhamdulillah, Allah menggerakkan hati sahabat-sahabatku. Sahabat lama di SMA memberikan pinjaman lunak. Sahabat guru dan aktivis memberikan santunan. Alhamdulillah ada sahabat baru yang mempercayakan uang dalam jumlah besar untuk dipinjam selama 3 bulan ke depan. Sahabat baru lainnya memesan buku berseri yang disusun keluarga kami.

Maka nikmat Tuhanmu yang mana yang kamu dustakan?

Ayat yang diulang-ulang di dalam Kitab Suci Al-Qur’an Surat Ar Rohman menyadarkanku untuk sellau bersyukur atas nikmat Ilahi.

Alhamdulillahirobbilalamin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s