Rintisan Islamic Labschool Bersinar Jakarta

Saya tidak menduga jika Pak Anwar yang dikenalkan Tety adalah guru agama yang mengikuti pelatihan SRA di SMAN 24 Jakarta. Kami saling kontak dalam perjalanan menuju MI Sa’adatul Muslimin di Kemang Utara. Lucunya ketika sampai di lokasi ternyata hanya madrasah keluarganya Pak Anwar dekat sekali dari jalan  Kemang Utara IX. Pak Asep membawa saya menyusuri jalan memutar kembali ke Buncit dan masuk ke jalan Bangka sampai akhirnya menemukan jalan Kemang Utara. Subhanallah.

Madrasah Ibtidaiyyah (MI) dan Paud Keluarga Pak Anwar persis berseberangan dengan Masjid Jami Al Barkah yang berdiri megah. Madrasah bercat hijau ini berada di lokasi yang strategis. Saya langsung jatuh hati melihatnya. “Ayo Bu Neni, kita buka program Islamic Homeschooling setelah anak PAUD dan kelas 1 MI pulang!” Seru saya dengan gembira kepada kakak ipar Pak Anwar.

Tidak lama kemudian istri Pak Anwar pun muncul. “Saya jadi TU disini, Bu, “kata Bu Inayah memperkenalkan diri. Putra Pak Anwar dan sepupunya bermain dan bergembira di lapangan. Saya sempat masuk ke kelas 6 menyapa 27 anak yang sedang belajar matematika.

Kabar gembira ini segera saya teruskan kepada Zamzam, Fitry, Tety, dan Aas. Berbagai ide menari-nari di kepala saya. Aas siap untuk promosi PHBS bagi anak-anak MI. Zamzam menyambut antusias rencana rintisan Islamic Labschool Bersinar untuk anak-anak difable. Tety berkali-kali mengucapkan syukur dan menyodorkan lokasi lain di Kota Depok dan Bekasi. Insya Allah Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan Bersinar makin meluas sesuai mimpi kita ya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s