Nurasiah Jamil: MINGGU KE DUA MANDALA DIRI DI SEMESTA HATI

Tiba di sekolah ini hari sebelumnya membuat saya tak bisa berkata-kata, sekolah yang dihadiri oleh berbagai macam kecerdasan anak membuat sekolah ini seru banget. Hari ini akhirnya saya diberikan kesempatan untuk mendampingi fasilitator yang telah ditunjuk di sekolah yaitu ibu Ninuk yang merupakan ibu hebat dan psikolog.

Saya sudah datang pagi-pagi menebeng ikut bapak kepala sekolah semesta hati (Pak Widdi) untuk perjalanan ke sekolah, karena akses ke semesta hati ini sangat unik dan harus berkali-kali naik kendaraan umum.

Tiba di sekolah adik-adik sudah siap berkegiatan olah raga pagi, sayapun tak mau ketinggalan harus banget ikut bareng warga semesta hati. Coach senamnya bak coreografer handal sampai saya tak bisa mengikuti gerakannya, namun selama kegiatan berlangsung saya tak henti tersenyum dan takjub terhadap adik-adik semesta hati dan guru-guru yang sangat antusias.

Saya ambil posisi paling ujung samping jadi kalau ada yang baru datang saya ajak mereka untuk gabung, karena saya orang baru disini jadi membuat mereka tertarik, ada yang meberikan pelukan dan lainnya.

20160112_080621

 

Situasi serunya olahraga

Sebelumnya saya ingin menceritakan semesta hati di mata saya. Hanya tiga kata yang pertama keluar dari diri saya untuk sekolah ini “UNIK – KEREN – LUAR BIASA”. Sekolah ini merupakan sekolah inklusi seperti yang disampaikan oleh kepala sekolah di acara penyusunan rencana aksi seminggu lalu. Hal ini pun yang membuat saya sangat penasaran. Dan ya benar sekali sekolah ini memang sekolah yang luar biasa as I know so far.

Awalnya saya ingin melakukan observasi terlebih dahulu namun Bu Ninuk menawarkan saya untuk memulai kegiatan lebih awal whichis bagus banget karena bisa lebih kenal dengan para siswa hebat ini. Karena bu Ninuk dan beberapa guru sudah melakukan mandala diri yang dipimpin oleh kepala sekolah jadi saya mempersilakan ibu Ninuk untuk memimpin kegiatan dan saya membantu menjadi fasilitator.

20160112_084426

Bu Ninuk Keren sedang memimpin kegiatan mandala diri
Pengalaman menjadi fasilitator disini luar biasa seru, ada T yang merupakan siswa ABK yang antusias, ada K yang pendiam sekali sehingga perlu ajakan yang intens, ada A yang dia sepanjang kegiatan tak berhenti bicara dengan apa yang dia suka, dan ada B yang dengan kerennya menjadi tutor sebaya bagi A membantunya membuat mandala diri dan memberikan arahan untuk ikut berkegiatan dengan caranya yang sabar dan keren banget (mengayomi, mengarahkan dan tanpa kesal) saya yakin jika B tidak sekolah di semesta hati tidak akan mendapatkan pengalaman ini.

Waktu yang digunakan sekitar 2-3 jam selama kegiatan mandala diri berlangsung, banyak insight yang luar biasa saat disini.

Anak reguler yang mendampingi anak ABK dengan pandai

Bagi mereka pencapaian yang di raih itu bukan hanya prestasi tapi kepandaian hidup seperti “sudah bisa membaca, berhitung, mencuci baju, membantu ibu dirumah dll”

Bagi B bisa sekolah di semesta hati ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena bisa merasa nyaman, dan dapat membantu serta bersama anak ABK

Proses tutor sebaya

20160112_084433

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s