Modal Jadi Sekolah Keren Perbanyak Keluarga Peduli Pendidikan Anak

image

Hari ini banyak sekali yang menarik untuk dituliskan. Alhamdulillah catatan keren dari Nur Afiatin, Kepala SMK Pariwisata Nurul Imam di Kabupaten Bandung Barat sudah diabadikan dengan berbagi di grup dan fb. Bicara tentang keren jadi teringat Direktorat Bindikel Pembinaan Pendidikan Keluarga. Menurut Mas Aria, mitra KerLiP yang baru bertugas di sana, istilah Sekolah Keren sedang dirumuskan oleh Direktorqt Pembinaan Pendidikan Keluarga. Menurutku, dukungan dan partisipasi keluarga salah satu indikator yang teepenting.

Anggapan inilah yang menuntunku untuk memilih judul tulisan ini. Fera adalah salah satu sahabat di fb yang mengirim pesan penting terkait tumbuh kembang ananda tercinta beberapa kali. Obrolan dengan Vera sengaja disimpan di awal tulisan ini untuk menunjukkan tantangan dalam menggiatkan gerakan keluarga peduli pendidikan anak usia sekolah.

Saya yakin bukan hanya Fera yang khawatir dikira ingin dikenal ketika unjuk peduli pendidikan anak. Hambatan klasik ini cukup sering diungkap keluarga-keluarga peduli pendidikan lainnya. Sekolah makin keren jika berhasil menjawab tantangan-tantangan dalam meningkatkan dukungan dan kepedulian keluarga.

Model Keluarga Pedulk

image

Obrolan Pendidikan Ramah Anak seperti ini keren banget kan. Iya, dengan tingkat pendidikan yang makin tinggi dan kemudahan mengakses informasi, telah tumbuh kelompok menengah baru di republik tercinta ini. Mereka berhasil menjadi sarjana dan memiliki kesadaran yang tinggi tentang pentingnya konsultasi kepada psikolog bahkan psikiater anak. Tujuannya untuk memastikan anak bisa mengembangkan minat, bakaf, dan kemampuannya.

Mau sekolah tempat anak-anak kita bermain dan belajar jadi sekolah keren? Ayo giatkan keluarga peduli pendidikan mulai dari keluarga kita. Caranya sangat mudah koq. Sediakan 20 menit yang memukau untuk mendengarkan asyiknya anak-anak bermain dan belajar bersama teman-teman sebayanya di sekolah. Lalu menanggapi anak dengan sungguh-sungguh dengan cara mengajak ananda tercinta mengisi deteksi warna untuk menilai sekolah masing-masing.

Hasil kegiatan 20 menit yang memukau dan deteksi warna oleh anak akan mwnjadikan sekolahnya makin keren jika disampaikan melalui pertemuan orang tua murid guru. Tentu dengan memberikan dukungan agar ananda menyampaikannya langsung. Ananda jadi terampil presentasi dan peserta POMG senang mendengarkan dan menanggapi dengan sungguh-sungguh. Kegiatan OPeRA di POMG adal.ah salah satu model keluarga peduli

Selama mencoba

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s