Catatan Keren Bu Nia: Book of Me KerLiP

20160106_154119[1]

Catatan ini saya buat untuk kepentingan refleksi saya sebagai fasilitator belajar para sahabat KerLiP. Tentu saja belum ada rujukan ilmiah yang menyertainya, saya hanya mengandalkan pengalaman pribadi selama ini. Dengan melakukan refleksi diri ini saya berharap dapat melaksanakan proses belajar yang lebih baik sehingga mampu menghasilkan modul dengan SOP khas KerLiP dan menjadi rujukan bagi para sahabat yang akan melaksanakan proses yang sama. Selain itu, saya berharap data yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan dan tingkat perkembangan personal yang sedang menggagas gerakan maupun tingkat keberhasilan sebuah komunitas yang sedang dibangun.

Dalam catatan ini, saya mencoba mengunakan data yang dihasilkan akan dibagi dalam 3 kelompok.

  1. Kelompok 1. Tingkat Mahir yang memiliki indikator pencapaiannya : memiliki alur berpikir realistis dan runut, dapat terukur sesuai dengan waktu yang ditentukan, memiliki mimpi untuk membangun komunitas, bukan mimpi personal. Jika dilihat dari produk book of me akan memiliki gambar/tulisan dari potongan majalah & koran dengan ukuran ideal, huruf besar dan jelas terlihat serta memiliki kerapatan yang baik, sehingga tidak ada ruang yang kosong.
  1. Kelompok 2. Tingkat Lanjut yang memiliki indikator pencapaiannya: memiliki alur berpikir yang realistis tetapi masih terlihat tidak terlalu runut, dapat terukur tetapi belum jelas pencapaian waktunya, mimpi yang dibangun masih mimpi personal tetapi dengan tujuan untuk membangun komunitas. Jika dilihat dari produk book of me akan memiliki gambar/tulisan dari potongan majalah & koran dengan ukuran yang acak, belum rapat sehingga masih banyak ruang/bagian kertas yang kosong.
  1. Kelompok 3. Tingkat dasar yang memiliki indikator pencapaiannya: memiliki alur berpikir yang realistis tetapi masih terlihat tidak terlalu runut, belum terukur sehingga belum jelas pencapaian waktunya, mimpi yang dibangun masih mimpi personal dan tidak mengandung mimpi komunitas. Jika dilihat dari produk book of me akan memiliki gambar/tulisan dari potongan majalah & koran dengan ukuran yang acak, belum rapat sehingga masih banyak ruang/bagian kertas yang kosong.

Berdasarkan data yang ada, saya mencoba mengelompokkan hasilnya berdasarkan kriteria yang sudah dibuat.

Kelompok 1 ada 2 orang,  Kelompok 2. saya bagi 2 kelompok lagi yaitu lanjutan 1. dan lanjutan 2. Pada lanjutan 1 ada 3 orang,  sedangkan lanjutan 2 ada 3 orang . Kelompok 3 ada 4 orang . Saya akan mulai menguraikan hasil pengamatan dari kelompok dasar.

Contoh Penilaian Book of Me

A. Sahabat S di Kelompok Dasar

  • Dari hasil EDS (saya lihat dari testimoni yang ditulis) Sahabat S menuliskan, “Hal yang luar biasa bisa bertemu dengan rekan-rekan yang mempunyai jiwa hebat, penuh semangat dan visioner. Kegiatan CACT ini memberikan saya motivasi dan tambahan semangat. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan untuk mengetahui potensi yang ada dalam setiap individu dalam tim agar bisa lebih mengenal dan memahami untuk menghasilkan kerjasama yang baik”.
  • Dari hasil book of me, gambar besar memenuhi bahkan melebihi ruangan yang disediakan, masih mencantumkan artikel lengkap, tulisan tangan cukup banyak, pencapaian mimpi personal.
  • Penilaian berdasarkan hasil pengamatan saya: Berdasarkan hasil book of me yang dibuat Sahabat S, sudah sangat baik untuk pemula. Wajar saja pencapaian mimpi masih mimpi personal karena tampaknya ini kegiatan pertamanya. Sahabat S berpeluang untuk diajak bergabung dengan timnya Teh Fitry, semoga penilaian saya sama dengan bu Yanti, bukan begitu ya bu?
  • Saran saya: perlu ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan mimpi bersama di KerLiP, kecuali kita akan menjadikan Sahabat S bagian dari jejaring nya KerLiP saja.

 

B. Sahabat W di Kelompok Lanjutan 1.

  • Dia menuliskan kesannya: Book Of Me itu “cermin” dan mandala diri konten dari cermin. Jadi mandala diri adalah “aku”. Hal paling berkesan adalah saat kita mendengar rekan kita menceritakan tentang dirinya melalui book of me karena memotivasi diri kita untuk lebih baik dan mengenal lebih dalam siapa-siapa orang-orang yang ada disekitar kita dengan lebih dalam. Serta kita dapat menentukan arah kolaborasi seperti apa yang bisa dilakukan dengan rekan-rekan baru atau komunitas baru.
  • Jika dilihat dari book of me yang dikerjakannya, saya menemukan banyak gambar yang bisa dijadikan simbol atau penanda bahwa orang seperti Sahabat W adalah orang yang bisa Kerlip jadikan sebagai bagian dari tim.
  • Gambar-gambar yang menurut saya bisa digunakan sebagai penanda adalah: gambar akar, gambar jembatan, gambar tangga, gambar fokus pada mata elang, dsb. saya dapat membaca book of me –nya dengan jelas, karena runut walaupun belum menuliskan dengan jelas target nya kapan.
  • setiap halaman masih banyak ruang yang tersisa, tetapi saya bisa memakluminya karena kegiatan ini merupakan kegiatan pertamanya. Mungkin jika kita melakukannya kembali, saya yakin hasilnya akan lebih baik.
  • Rekomendasi untuk kerlip: Seandainya dia bersedia menjadi bagian dari Kerlip, saya remomendasikan sahabat Wada di timnya a Zamzam. Rekomendasi terbesar saya adalah memberi kesempatan padanya untuk berkeliling Indonesia atau bahkan menjadi delegasi Kerlip jika ada event ke luar negeri. Ada baiknya juga mendapat kesempatan mengerjakan project bersama A Zamzam.

 

C. Sahabat D di Kelompok Lanjutan 2

  • Sahabat D menuliskan kesannya: “ Yang didapat hari ini: jejaring yang lebih banyak. Hari ini saya menambahkan nama dan gerakan rekan-rekan baru saya kedalam memo. Subhanallah, kegiatan yang dimulai dengan tujuan yang baik akan selalu mendapatkan jalan yang membuat segalanya menjadi mudah. Meski kita baru akan mulai bergerak. tapi, atmosfer perubahan menuju pendidikan yang lebih baik, non diskriminatif sudah mulai terasa. Dengan pertemuan ini membuat saya lebih semangat lagi, karena kini saya tahu banyak orang-orang yang menginginkan bangsa Indonesia maju. Terimakasih atas inspirasi, ilmu, dan semangat yang luar biasa. Semoga pendidikan Indonesia semakin bersinar dengan indah di bumi ini.”
  • Yang menarik menurut saya dari book of me-nya Sahabat D adalah cara dia menyusunnya per halaman. Idenya dengan menghias dan disertai tulisan tangan yang indah serta ada tempelan posth it sebagai pengingat. Sepertinya Sahabat D berpeluang menjadi penyusun buku/modul untuk KerLiP maupun untuk anak-anak termasuk anak ABK dan anak jalanan ya bu.
  • Saya rekomendasikan Sahabat D  ada dalam timnya Teteh Fitri.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s