Bagian 2: MANDALA DIRI MELALUI HAL YANG MEMBANGGAKAN DALAM 1 TAHUN TERAKHIR

SLB bersinar

Bagian ini merupakan bagian yang paling saya sukai, bukan karena saya sebagai guru telah membanggakan salah satu dari mereka tetapi hampir semua ceritanya sangat menginspirasi saya dan saya juga yakin, telah menginspirasi teman-teman di dalam kelas bahkan mungkin juga telah membuat para bunda bangga dengan anak-anaknya.

Saya akan mulai dari Nadia.

Dia memilih akan menceritakan bagian yang paling disukai dari Mandala Dirinya, diapun menuturkan,” hal yang paling membanggakan saya saat ini adalah merasa keadaan saya menjadi semakin baik dari sebelumnya”. Cerita Fina juga tak kalah inspiratifnya. Menurutnya hal yang membanggakan dalam 1 tahun terakhir adalah dia bertemu dengan teman-teman difabel. Tutur Fina dengan suaranya yang khas,”hal itu semakin membuka pikiran saya karena ternyata kita semua sama, yang membedakan adalah dalam hal komunikasi. Misalnya saat bertemu dengan teman-teman tuna rungu, mereka tidak dapat mendengar apa yang kita bicarakan sementara kita tidak menjelaskan pada mereka karena kita tidak dapat menggunakan bahasa isyarat yang biasa mereka gunakan”. Itulah yang kemudian menyemangati dirinya untuk semangat mempelajari bahasa isyarat agar dia bisa berkomunikasi dengan baik dengan teman-teman difabel.

Demikian juga Ceritanya Aisha, dia sangat bangga karena dapat bertemu dengan teman-teman tuna rungu sehingga dia menjadi lebih semangat lagi dalam belajar, karena jika dia mampu belajar dengan sungguh-sungguh maka dia dapat membantu teman-temannya di SLB.

Lain lagi dengan cerita Iasya saat dia menceritakan tentang hal yang membanggakan Sahlan. “Sahlan sangat bangga karena bisa rapat dan melakukan diskusi tertutup dengan para pejabat. Bangga banget pokoknya karena merasa menjadi orang penting”. Tambahnya, “tetapi hal yang paling membanggakan Sahlan adalah pendapat dia didengar dan ditanggapi dengan sungguh-sungguh oleh audiens”.

Demikian juga Cerita Syifa saat dia menceritakan hal yang membanggakan Alifia. “Alifia bangga karena bisa rapat dengan Kepala Sekolah SD nya saat akan melaksanakan acara perpisahan di sekolahnya”. Dan terakhir cerita dari Rafli yang sangat bangga karena dapat bertemu dengan guru yang mengajarkannya untuk saling menghormati satu sama lain.

Benang merah dari cerita bagian dua adalah hendaknya guru memberikan kesempatan untuk melakukan hal-hal kecil yang akan berarti besar bagi anak-anak kita, kemudian tanggapi dengan sungguh-sungguh dan tanyakan padanya, “hal apa saja yang telah menginspirasimu dari cerita yang disampaikan temanmu barusan?” sehingga mereka dapat belajar untuk saling menghargai melalui pemberian apresisasi, dapat melihat dan mendengar secara langsung berarti pula belajar menyimak&menanggapi, serta belajar menilai sendiri sendiri sehingga muncul penghargaan untuk dirinya dan orang lain. Maka karakter baik yang diharapkan akan terbentuk dengan sendirinya.

Terimakasih anak-anak hebatku, hari itu ibu belajar tentang banyak hal dari kalian semua, dapat pelajaran penting dari kalian tentang arti saling menghargai dan arti dari kebanggaan. Ibu sangat bangga dengan kalian semuanya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s