Makin Rindu Padamu Ya Rasulullah

Rindu kami padamu ya rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu ya rasul
Serasa dikau di sini

Cinta ikhlasmu pada manusia
Bagai cahaya suarga
Dapatkah kami membalas cintamu
Secara bersahaja

Pesan-pesan Natal dan Maulid Nabi terus mengalir di semua media sosial yang saya ikuti. Seharusnya saya kembali melakukan sapa natal di GKI Maulana Yusuf bersama Susi dan Liza dari Tim Pokja TPPO dan KTPA Kemensos. Kunjungan mendadak keluarga dari Semarang yang berlibur bersama anak-anak mereka di Bandung setelah pemakaman uwak di Dago Barat membuat saya sulit meninggalkan rumah. Tambahan pula di Hari Natal ini, adik mengundang ibu-ibu dari BKB KerLiP untuk menikmati tumpeng harlah KerLiP ke-16 di Perpustakaan Rumah KerLiP. Teh Iwang menemani Rayyan memotong tumpeng buatan mamahnya.
image

image

Maulid Nabi

Kisah Nabi Muhammad SAW yang berkenan menerima qishash dari Ukasyah dan membuat geram para sahabat terkemuka dan cucu Rasulullah menambah kerinduan kepadamu ya Rasulullah. Kerinduan itu begitu menyesakkan dada.

Cinta kasihmu kepada sesama kembali menjadi bahan perbincangan. Surat otentik yang menjadi bahan diskusi hangat di Hari Natal ini menjadi teladan yang sangat berharga bagi kami.

Surat dari nabi Muhammad saw
untuk Pendeta Biara Santa Katarina

Pada 628 M (6 Hijriyah), nabi Muhammad saw menulis surat kepada para Pendeta dari Biara St. Catherine (Santa Katarina) yang datang ke Madinah untuk mengunjungi Rasulullah.

Surat Asli dengan Stempel Asli Nabi Muhammad diawetkan di Biara St. Catherine sampai 1517 Masehi ketika Kekaisaran Ottoman Turki Sultan Selim I menginvasi Mesir dan kemudkan membawa surat asli Nabi Muhammad tersebut untuk dipajang di Museum Topkapi Istanbul.

Sebelum membawa pergi surat asli, Sultan Selim I meninggalkan beberapa salinan untuk disimpan Biara Santa Katarina, yang mana saat membuat salinan tersebut disaksikan oleh Ulama untuk menguatkan keotentikan sejarahnya.

BUNYI SURAT ASLI NABI MUHAMMAD :

“Ini adalah pesan dari Muhammad ibnu Abdullah, sebagai suatu perjanjian bagi mereka yang menganut Kekristenan, jauh dan dekat, kami beserta mereka. Sesungguhnya aku, para hamba, para pembantu dan para pengikutku membela mereka, karena orang KRISTEN ADALAH WARGAKU; dan demi Allah! aku menahan diri untuk melakukan apapun yang menentang mereka.

TIDAK ADA PAKSAAN boleh dilakukan untuk mereka. Juga tidak boleh hakim-hakim mereka disingkirkan dari pekerjaannya, maupun para biarawan mereka dari biara-biaranya.

TIDAK BOLEH siapapun menghancurkan RUMAH AGAMA mereka, atau merusakkannya, atau mengambil sesuatupun dari padanya ke dalam rumah-rumah orang Muslim. Bilamana ada orang yang melakukan hal ini, ia menyalahi perjanjian Allah dan tidak mematuhi Nabi-Nya.

Sesungguhnya, mereka adalah SEKUTUKU dan memiliki perjanjian erat dariku melawan semua yang mereka benci. TIDAK BOLEH siapapun memaksa mereka pergi (mengusir) atau mengharuskan mereka untuk berperang.

Orang-orang Muslim HARUS BERPERANG UNTUK MEREKA. Jika seorang wanita Kristen menikah dengan seorang Muslim, tidak boleh dilakukan tanpa seizin wanita itu. Wanita itu tidak boleh dihalangi untuk mengunjungi gerejanya untuk berdoa. Gereja-gereja mereka HARUS DIHORMATI. Mereka tidak boleh dihalangi untuk memperbaikinya atau kekudusan perjanjian-perjanjian mereka.

TIDAK ADA bangsa (Muslim) yang boleh melanggar perjanjian ini sampai AKHIR JAMAN. ”

STEMPEL NABI MUHAMMAD.

SURAT 100% ASLI OTENTIK. Banyak referensi sahih baik dari sumber Islam maupun Sekuler.

SUMBER :

ISLAMIC STUDY :
Muhammad’s protection to St. Catherine’s Monastery
http://www.islamic-study.org/saint_catherine_monastery.htm

MUSLIM FOR PEACE :
The Covenant, Muhammad’s Letter to St. Catherine
http://www.muslimsforpeace.org/holy-prophet/the-covenant/

HUFFINGTONPOST UK :
Muhammad’s Letter to Christian Monks at Mt. Sinai
http://www.huffingtonpost.com/craig-considine/egypt-anti-christian-bias_b_3775110.html

Sungguh mulia tuntunanmu Ya Rasulullah. Semoga lebih banyak umat-Mu yang menebar pesan cinta dan damai bagi sesama makhluk Allah di muka bumi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s