Aksesibilitas, Penanda Utama dalam Mengusung Jabar Inklusif

Kehadiran Kang Aden, pengamat inklusif yang dulu aktif di BILIC langsung didaulat untuk menyampaikan obrolan pendidikan ramah anak sejak pagi dengan Sahlan, Yunika, Allisa, dan perwakilan SLBN Citeureup.

image

Asas dan Teknis adalah dua aspek penting dalam meningkatkan aksesibilitas. Ada 4 asas yang perlu diperhatikan, antara lain: kegunaan, kemandirian, keamanan, dan kenyamanan. Beberapa aspek teknis seperti pembuatan ram dengan kemiringan 5-7 derajat atau menurut CRPD 1 m dengan kenaikan 12 cm, lebar pedestrian minimal 1 m dengan guiding block untuk penyandang tuna netra. Kamar mandi dengan ke lantai dengan beda ketinggian sd 3 cm agar penyandang disabilitas dengan wheel chair elektrik masih bisa melaju. Perbedaan ketinggian lebih dari 3 cm menyulitkan karena pengguna kursi roda elektrik tidak bisa mengangkat bagian depan. Pintu minimal 80 cm selebar kursi roda dan pastikan kenyamanan pintu otomatis menutup kembali dengan kloset duduk. Khusus untuk pintu yang membuka keluar dengan 2 daun pintu minimal @80 cm agar penyandang disabilitas dapat membuka dan menutup secara mandiri.

Para penyandang disabilitas ringan yang menggunakan tongkat atau kruk menggunakan handling atau pegangan seperti yang disediakan di RS Cicendo. RS Cicendo memang disiapkan lebih aksesible termasuk merekrut karyawan Difable. Rumah Sakit mata yg inklusif ini mencari solusi untuk  semua kebutuhan yang berbeda.

Kang Aden berharap SLB Bersinar juga menerapkan asas dan teknis yang memaksimalkan aksesibilitas bagi semua orang.

image

Sambutan pembukaan dari Pak Dr. Dadang Kabid PKLK Disdik memperkuat paparan Kang Aden. Jawa Barat menjadi 1 simpul untuk upaya-upaya komprehensif bagaimana membangun masyarakat inklusif dari Otonomi Daerah. Inklusif adalah kehidupan yang sesungguhny. Strategi Jabar Inklusif melalui pendidikan adalah keniscayaan yang dipilih dalam deklarasi masyarakat inklusif. Bencana merupakan ancaman dalam kehidupan. Bagaimana cara kita mempersepsikan kehidupan yg lebih nyaman dengan mengembangkan kreativitas, membangun ruang yg lebih terbuka, dan mengelola komunikasi yang lebih baik.

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan dapat menjadi media untuk mencari informasi. Saat ini anak-anak asyik mencari informasi yang tidak semestinya akibat tidak dikelola dengan baik. Emosi anak-anak masih mudah tersulut. Perlu cara meredam dengan limpahan kasih sayang mulai di keluarga.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s