Semiloka Peningkatan Partisipasi Anak Difable dalam Mewujudkan Sekolah Bersinar

Koordinasi intensif melalui lesan singkat dari Bu Ria ajudan Ibu Dr. Netty, Istri Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dengan dukungan penuh dari Disdikprov Jabar yang dipimpin Dr. Dadang Rahman hampir tanpa jeda. Saya sempat menyayangkan kelemahan koordinasi panitia akibat jadwal bentrok dengan assesment ke Alor. Teh Aas yang mengawal Semiloka ini harus pergi memimpin tim psikososial yang terdiri dari Usep Semesta Hati, Ksatria SeKAM, dan Venny sahabat KerLiP teranyar.

[18/12 06:53] Venny Unhan: Kami meluncur ke slb
[18/12 06:55] Teh Aas KERLiP: Oke siap
[18/12 06:55] Teh Aas KERLiP: Kami lagi pinjam motor
[18/12 07:00] Teh Aas KERLiP: Siap Bersinar di SLB Alor yaa
[18/12 07:00] Teh Aas KERLiP: Ibu kami disini sama2 lg dorong bersinar di SLB
[18/12 07:05] Teh Aas KERLiP: Dipimpin oleh kstaria dan Veny

image

Dukungan Penuh Terhadap Sekolah Bersinar di Jabar

Pak Elih, Kadisdik Kota Bandung dan Pak Dadang menjadi pager bagus menunggu kehadiran Ibu Netty yang tinggal di Gedung Pakuan persis bersebelahan dengan SLBN Cicendo. Rupanya ini pula yang menggerakkan hati Bu Netty untuk menunjukkan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap ikrar Jabar Inklusif.

Para peserta Semiloka sudah memenuhi ruangan Aula SLBN Cicendo. Sebagian besar adalah orangtua/wali anak penyandang difable. Mereka berkenan antri untuk mendapatkan materi KIE kesiapsiagaan bencana yang kami peroleh dari OCHA.

Sambutan dari Pak Elih yang menyampaikan beberapa program dan kegiatan pokja inklusif setelah Pak Walikota mendeklarasikan Bandung Inklusif disambut dengan tepuk tangan hadirin. Insya Allah melalui pemetaan kompetensi per mata pelajaran, menumbuhkembangkan rasa kepemilikan guru -guru di kota Bandung terhadap progra  Bersinar yang diusung KerLiP dengan dukungan Direktorat Pembinaan PKLK Dikdasmen, Pemprov Jabar, Pemkot Cimahi,dan Pemkot Bandung.

image

Dina, pendiri SeKAM dalam naungan KerLiP menjelaskan perkembangan program SLB Bersinar yang dilaksanakan KerLiP dengan pendamping guru dan Duta Anak di SMPN 11 Bandung dan Sekolah Inklusif Semesta Hati Cimahi yang akan menjangkau beberapa SLB dengan model mentor sebaya.

Kabid PKLK Disdikprov Jabar menekankan arti penting aksesibilitas dalam Jabar inklusif selain penguatan dan perluasan sekolah inklusif yang diinisiasi oleh kota/kabupaten. Beberapa sekolah pemodelan Bersinar yang bermitra dengan KerLiP diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk meningkatkan aksesibilitas bagi para penyandang difable.

Sambutan Ibu Netty menerbitkan rasa haru ketika mengutip kata-kata mutiara dari Ibnu Qoyyim Al Jawzi, “Saat kita tertidur, naik menuju arasy lantunan doa dari anak-anak yang kita selamatkan, kita dampingi kita besarkan, akan sangat membahagiakan jika beberapa di antara mereka adalah anak-anak kita.” Beragam frase dan kalimat-kalimat istri Gubernur Jabar ini senada dengan kampanye dan advokasi pemenuhan hak pendidikan anak yang diusung sahabat-sahabat KerLiP.  Saya merasa ada yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kemitraan kami dengan P2TP2A Jabar yang dipimpin beliau. Ibu Netty juga menyampaikan apresiasi yang tinggi dan kebahagiaannya dengan inisiatif  KerLiP yang memperkuat semangat gotong royong memperbaiki sistem pendidikan di Jawa Barat. khususnya.

image

Semiloka pun dibuka secara resmi oleh Ibu Netty dilanjutkan foto bersama anak-anak sebelum menyimak paparan praktik baik Pemkot Cimahi khususnya Dinas Sosial dalam memperkuat Jabar Inklusif.

image

Asda II Pemkot Cimahi, Benny Bachtiar, saya kenal sebagai sesama alumni SMAN 3 Bandung. Beberapa kali kami mendiksusikan penangaman yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Cimahi bekerjasama dengan Save The Children dengan dukungan Ikea. Menarik bagi saya ketika beliau menyampaikan tentang alokasi anggaran untuk keberlanjutan program terapi gratis di berbagai kelurahan dengan kadwal tetap yang dapat diakses para penyandang difable. Lebih dari 300 penyandang difable di Kota Cimahi sudah merasakan manfaat terapi tersebut.

image

Praktik baik ini mendapatkan dukungan dari Walikota Cimahi dalam menerapkan Kota Layak Anak. Sd Hikmah Teladan dan Sekolah Semesta Hati adalah dua dari sekian banyak sekolah inklusif di kota Cimahi yang dirintis dan dikembangkan  Pak Sandi, sekretaris Perkumpulan KerLiP dan mitra. Pak Sandi hadir berbagi praktik baik dalam Semiloka ini beserta sekolah dampingan kami secara mandiri di Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s