Belajar Bersama Anak Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

“Saya dan para pengurus OSIS sampai bolak-balik mengajukan proposal Porak kepada manajemen sekolah. Kan kalau anak-anak ikut merencanakan program rutin sekolah bisa hemat waktu. Tidak perlu bolak-balik seperti ini, “kata Fina sambil menyiapkan berkas-berkas hasil belajar bersama sebelumnya. “Wah, ternyata pertemuan Senin jadi dilaksanakan. Maaf ya Teh Fitry tidak jadi ke sekolah karena Bu Nia menyampaikan kabar kegiatannya dibatalkan, “Fitry menimpali.

Saya mengajak anak-anak membuka youtube tentang bangunan tahan gempa setelah meminta ijin dari Fina. Pembangunan ruang kelas baru di antara GOR dan Kelas Digital menarik perhatian anak-anak. Mereka ingin cari tahu lebih banyak lagi tentang sekolah aman. Deteksi Warna untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak pun dilaksanakan sebelum Fina presentasi.

3 Pilar Sekolah Aman Komprehensif

image

Sekolah Aman Komprehensif adalah inisiatif yang diusung Unicef, Plan, Save the Children, dan mendapat dukungan luas dari multi pihak. Keingintahuan anak-anak Kelas Digital SMPN 11 tentang bangunan tahan gempa mendorong saya untuk mengajak anak-anak merumuskan 3 pilar Sekolah Aman Komprehensif.

Pembagian kelompok dilaksanakan berdasarkan cita-cita masing-masing anak. Pilar Pertama: Fasilitas Sekolah Aman dirumuskan oleh calon-calon arsitek, pilar kedua pendidikan pencegahan dan PRB oleh calon dokter, dan pilar ke-3 oleh calon pengusaha.

Hasil kelompok 1
Jendela kaca diberi teralis
helm disiapkan dibawah meja
Meja persegi panjang
Buku khusus untuk tuna netra
Karpet bertekstur kasar
Sediakan lampu berkedip yang menyala jika ada getaran gempa

Kelompok 2
Selipkan materi PRB ke dalam pembelajaran
Bangunan tahan gempa perlu dipelajari.
Membuar replika bangunan tahan gempa menurut anak akan sangat menarik.

Kelompok 3
Beri sanksi yg tegas
Pengelola sekolah
Kepala sekolah harus tahu sarana prasarana pengeluaran dan pemasukan.

Kejutan Manis dari Anak

Belajar bersama anak memang penuh kejutan. Lagu evakuasi gempa direkaulang dengan tempo cepat dalam cupsong yang menarik. “Kalian terinspirasi pitch perfect ya?” tanya Fitry. Anak-anak menjawab serempak, “iya Teh, keren abis!” Rencananya anak-anak akan menciptakan cup song Sekolah Bersinar.

Fina menunjukkan rambu-rambu evakuasi yang dibuatnya menindaklanjuti pertemuan sebelumnya. Ia setuju untuk mendampingi teman-temannya mempraktikkan simulasi evakuasi gempa sampai ke titik kumpul aman. Beberapa kali praktik lagu evakuasi gempa dilakukan lengkap dengan usulan ragam aksi melindungi kepala.
image

Anak-anak menemukan dan mengenali zona hati-hati menuju titik kumpul aman mulai dari dalam kelas, tas terlalu berat, pintu kelas yang terbuka ke dalam, atap beton sepanjang koridor, dan pintu kaca terbuka ke dalam. Fina memfasilitasi teman-temannya untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Helm berlampu menggantikan tas, lampu berkedip otomatis di setiap kelas jika ada gempa, gambar kucing untuk melengkapi rambu evakuasi zona aman, dan harimau untuk zona bahaya bagi anak yang lamban belajar, dst.

Kejutan manis lainnya ketika salah satu anak berinisiatif untuk survey SLB terdekat untuk kegiatan Safari GeMBIRA. Anak-anak juga berminat hadir semua di Semiloka SLB Bersinar yang akan dilaksanakan di SLB Cicendo 18 Desember 2015. Mereka sepakat untuk safari ke SLB di Cibaduyut hari Kamis jam 10.00 dan menyiapkan tayangan tentang YES for Safer School di SMPN 11. Syahlan terpilih menjadi ketua dibantu Dimas dan Jessica sebagai sekretaris dan 2 bendahara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s