Agar Anak Berani Gagal

Tak terasa lebih dari 15 tahun yang lalu bersama para perintis KerLiP merintis dan mengembangkan konsep Pendidikan Anak Merdeka. Moto Agar Anak Berani Gagal pum muncul menghiasi jalan-jalan sekitar Cibeureum, Gunung Batu, Cimindi hasil kreasi Pak Edy Sudrajat dan kawan-kawan.

image

Pertemuan Azizah dengan Pak Seno di USAID serta kajian pengembangan kreativitas yang sedang dituntaskan bersama Zamzam, Fitry, dan Susan memunculkan kembali kenangan-kenangan 15 tahun yang lalu. Merdeka lahir, batin, dan pikiran memunculkan orisinalitas dalam memilih moto untuk sekolah perdana yang kami kembangkan dalam wahana yang disebut Mutafannin.

Mengapa Berani Gagal?

Hambatan terbesar dalam mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan anak berakar dari konsep diri. Penjelasan Pak Sandi tentang kata ber-hasil, menghasilkan sesuatu mengikat makna agar anak berani gagal. Ya, ber-hasil dalam arti mendapat hasil, apapun bentuknya, bukan antonim dari kata gagal.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ha.sil [n] sesuatu yg diadakan (dibuat, dijadikan, dsb). Mendidik anak agar berani gagal menuntun pegiat Pendidikan Anak Merdeka berorientasi pada proses. Penilaian otentik pun menjadi keniscayaan.

Bagaimana agar anak berani gagal?

Panggung Berani Gagal menjadi ciri khas sekaligus wahana untuk unjuk tutur anak dalam setiap proses pembelajaran. Guru sebagai penentu keberlangsungan Pendidikan Anak Merdeka didampingi Pak Aripin dari tim litbang KerLiP mengelola forum kelas paralel agar selalu tanggap terhadap kebutuhan anak.

Pengembangan lingkungan yang inklusif dan ramah anak untuk mendukung kondisi belajar yang memerdekakan terus kami laksanakan. Cara Asyik Cari Tahu dengan beragam Lembar Inspirasi Belajar Ramah Anak yang kami temukan dan kami kenali beberapa tahun terakhir ini masih menanti untuk dikembangkan bersama.

Pada dasarnya semua pihak yang bergiat dalam konsep Pendidikan Anak Merdeka menjalankan proses belajar sepanjang hayat. Persinggungan pemikiran pendidikan dengan buku Ki Hadjar Dewantara memberikan justifikasi bahwa orientasi belajar ke arah proses memungkinkan semua orang menikmati hak atas pendidikan.

Apakah yang terjadi saat ini?

Berani gagal mendorong sahabat-sahabat KerLiP termasuk saya dan anak-anak untuk menghasilkan banyak hal tanpa peduli penilaian siapapun. Kami bekerja dengan prinsip tumbuh bersama dalam kepentingan terbaik anak. Beberapa langkah kecil kampanye dan advokasi Education for All menjadikan anak dan kawula muda mitra dalam mendorong pemenuhan hak pendidikan anak merdeka, bermutu, dan bebas pungutan.

Insya Allah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s