Pendidikan PRB dalam Kerangka Kerja Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana

Bu Ani berulang kali menelpon memastikan kehadiran kami dalam workshop PRB yang dilaksanakan PKLK 3-5 Desember 2015. Saya harus mewakili Tim Pokja PPO KTPA Kemensos dalam pertemuan di Sesmenkopolhukam pada tanggal 3 Desember. Zamzam menuntaskan fasilitasi  PIP dalam rakor peserta didik PSMA. Aas berkoordinasi dengan bu Sari menyiapkan Semiloka Peserta Didik Difable untuk menerapkan sekolah/madrasah aman dari bencana dalam mewujudkan SLB Bersinar.

Rencana koordinasi persiapan aktivasi SAnDI KerLiP dengan Nunik dialihkan ke Fitry. Kami pun berangkat bersama ke Tangerang pada tanggal 4 Desembet 2014. Workshop PRB dibuka pukul 9 oleh Bu Yatmi dan dilanjutkan dengan penjelasan dari Pak Praptono. Perwakilan Unicef, LPMP, Perkumpulan Lingkar, WVI, Kemenag, dan Mas Amin sudah diskusi sejak tanggal 3. Saya lihat KerLiP tercatat memberikan materi program prioritas PRB dan Advokasi peran serta masyarakat dalam PRB di Pendidikan.

Komitmen Pemerintah

Rencana alokasi APBN untuk PRB di bawah inu diteruskan Mas Amin ke wa grup KPB. Ada beberapa mata anggaran yang akan dikawal KPB. Saya menegaskan kembali bahwa hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengarusutamakan PRB di pendidikan melalui penerapan Sekolah/Madrasah Aman dari Bencana.

image

Diskusi pemetaan siapa melakukan apa di mana makin hangat dengan praktik-praktik baik Lingkar, WVI, LPMP, dan Subdit Sarpras Kemenag. Sayang sekali perwakilan Unicef tetap membisu sampai akhirnya pamit kepada panitia. Syukurlah dalam diskusi manajemen penanggulangan bencana, Endang dari PKLN berkenan berbagi file struktur Seknas Sekolah Aman setelah dialihkan dari BNPB kepada Kemdikbud melalui Biro PKLN.

Saya mengajak semua pihak untuk melihat kembali semangat gotong royong yang dikedepankan Mendikbud guna mewujudkan ekosistem dan insan pendidikan yang selalu siap siaga mewujudkan budaya aman dari bencana.

image

image

Indonesia Bersinar

Saya bersama sahabat-sahabat KerLiP mengintegrasikannya ke dalam gerakan #IndonesiaBersinar. Inisiatif ini muncul dari Ibu Nelli, Guru SMAN Simpang Empat 1 yang kami dampingi tahun lalu pasca erupsi 2014. Saya meminta masukan sahabat-sahabat di facebook terkait integrasi gerakan pendidikan inklusif, aman, dan ramah anak.  Bu Nia, Irsyad, Brian, Bu Nelly, dkk memberikan usulan yang menarik.

Kami mendapatkan kepercayaan dari Direktur PKLK, Ibu Rena dan Ibu Ning, Kasubdit Peserta Didik untuk mendampingi SLB dalam menerapkan sekolah aman dari bencana. Program SLB Bersinar pun siap kami jalankan di Jawa Barat dengan dukungan Duta Anak #YES4SaferSchool dari SMPN 11 Bandung dalam dampingan bu Nia, Pak Widi dari Semesta Hati, Ksatria dari SeKAM, Bu Sari  KerLiP Bandung, Fitry dari Green SMile Inc. dan Aas pendiri Rumah Cita Kita.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s