Pelayanan Prima Pemenuhan Hak Pendidikan Anak

Pemenuhan hak pendidikan anak bermuara pada pelayanan prima pendidikan yang dilakukan pemerintah, swasta dan masyarakat. Pelayanan prima pendidikan yang dimaksud adalah pemenuhan 5K, yaitu:

1. Ketersediaan, bahwa layanan pendidikan tersedia secara merata di seluruh pelosok nusantara;

2. Keterjangkauan, bahwa layanan pendidikan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat;

3. Kualitas/Mutu dan Relevansi, bahwa layanan pendidikan berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri;

4. Kesetaraan, bahwa layanan pendidikan setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh pendidikan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosial-budaya, ekonomi, geografi, gender, dan sebagainya; dan

5. Kepastian/Keterjaminan, bahwa layanan pendidikan menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia mengenyam pendidikan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.

Perlu upaya menyeluruh dari semua pihak baik pemerinah, swasta dan masyarakat sesuai dengan kewajiban, tanggung jawab dan kewenangan masing-masing terkait dengan pemenuhan hak pendidikan anak.
Pelayanan prima pendidikan dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkelanjutan melalui langkah-langkah optimalisasi dalam mengintegrasikan PRA berikut:

1. Sinkronisasi data dan informasi terkait pemenuhan hak pendidikan anak.

2. Melakukan kordinasi yang rutin, terprogram dan sistematik antar Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, lembaga non pemerintah, masyarakat, keluarga dan anak.

3. Peningkatan kapasitas kelembagaan untuk memastikan setiap perencanaan, penganggaran, implementasi, monitoring dan evaluasi program masing-masing K/L dan Pemerintah daerah

4. Peningkatan akses terhadap pendidikan berkebutuhan khusus dan Pendidikan layanan khusus di satuan pendidikan formal, PAUD, nonformal dan informal

5. Penguatan sosialisasi dan advokasi Pendidikan Ramah Anak oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui pengembangan Tim Pembina UKS dengan Pokja pendidikan ramah anak, Tim Teknis Sekolah Aman, Tim Sekolah Adiwiyata dan Tim Sekolah Inklusi.

Sumber: Buku Pedoman Pendidikan Ramah Anak dari Asdep Pemenuhan Hak Pendidikan Anak, Deputi Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s