Anak-Anak Amanah Ilahi

Alhamdulillah mesin air ternyata menyala saat Zakky memasang extension putih dari rumah. Fitry langsung tertidur setelah membantu angkut 2 ember hitam kecil ke kamar mandi depan dan mempersilakan saya menggunakannya. Saya menggantikannya mengangkut air sampai ember penuh dan bak terisi setengahnya. Beberapa kali saya memeriksa sambungan listrik di depan. Indikator extensionnya selalu padam saat mesin air dipasang. Air dari PDAM hanya mengalir di malam hari. Saatnya membangunkan Zakky untuk membantu.

Zakky langsung menyalakan mobil memberi jarak yang cukup bagi saya untuk mengangkut air lebih dekat. Ia dengan senang hati memeriksa mesin air. Saya memintanya mengambil extension di loteng untuk memastikan mesin pompa air berfungsi. Zakky pun kembali tertidur setelah membantu memastikan mengisi torn penampung di atas dan air mengalir dari keran di kamar mandi depan.

Membesarkan Anak

Mendidik anak untuk peduli diri, peduli sesama, dan peduli semesta membutuhkan keteladanan. Putri sulung kami tumbuh di keluarga besar saya. Almarhumah adik kedua dan ibu saya sangat menyayangi Fitry. Ia tumbuh dalam limpahan kasih sayang keluarga besar dan selalu menjadi pusat perhatian apalagi dengan kepintarannya yang sangat menonjol.

Putra kedua kami, Zakky, lahir di Malang. Saya membawanya kembali ke Bandung saat berusia 2 bulan. Kemudian memboyong anak-anak ke Semarang untuk merawat eyang kakung mereka yang terkena stroke. Fitry kesulitan beradaptasi di kota kelahiran ayahnya. Ibu dan adik saya meminta agar Fitry dibesarkan di Bandung. Tidak lama kemudian ayah mertua saya wafat saat kami bersiap memboyongnya ke Bandung.

Saya memutuskan pindah setelah adik yang membesarkan Fitry wafat. Kami pindah ke rumah di Rancaekek saat Fitry duduk di kelas 2 SD. Saat itu suami saya sudah pindah ke Jakarta merintis perusahaan bersama mitranya. Kami menikmati saat-saat indah membuat berbagai penganan dari singkong yang kami tanam di belakang rumah. Setahun kemudian saya memutuskan bergabung dengan Yayasan Asih Putera mengembangkan Pusat Sumber Belajar di Cimahi. Kami tinggal di Bukit Permata Indah, perumahan di belakang MI Asih Putera.

Kisah perjalanan kami di Asih Putera dan saat merintis Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan bersama Pak Edi dkk saya tulis untuk memenuhi permintaan majalah Basis di Yogyakarta pada tahun 2007.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s