Tantangan Menggemaskan dalam Persiapan Fasilitasi Sekolah Aman

Saya mulai tak sabar menunggu Bu Sari. Kami sepakat untuk pergi menemui Pak Budi, Kasie Renkon BPBD Jabar tepat pk 8. Sesaat sebelum mobil kami belok ke arah kantor BNPB, muncul sms bahwa Pak Budi akan rapat di Gedumg Sate. Hmmm…

Semua peristiwa selalu ada hikmahnya. Pak Budi mempertemukan kami dengan Kabud Pencegahan dan Kesiapsiagaan. Diskusi pun berlanjut mengarah pada upaya PRB di pendidikan. Pak Dani mengundnmang Kasie Pencegahan, Pak Aris untuk bergabung dan menjadi focal point dalam rencana aktivasi Sekber PHPA bersama Disdikprov Jabar. Kang Rano segera meluncur ke SD Suka Asih untuk mengambil foto kondisi sebelum rehabilitasi.

image

Fasilitasi Penerapan Sekolah Aman

Dana hibah Rp 800 juta yang diterima bu Aan, Kepala SD Suka Asih dari Direktorat Pembinaan PKLK mejadi pintu masuk koordinasi pelembagaan Sekber PHPA di Jabar. Kami diterima Kepala Sekolah, Komite, dan pelaksana pembangunan kembali yang ditunjuk Pak Beni, Kasie Sarpras TK/SD Disdik Kota Bandung.

Secara paralel saya juga berkoordinasi dengan Pak Krishna dosen ITB ahli konstruksi sekolah aman dari gempabumi dan longsor. Alhamdulillah Tim Visus Pak Krishna siap memasukkan SD Suka Asih sebagai salah satu sekolah tujuan survey tim yang bekerja dengan dukungan UNESCO dan Kemdikbud ini.

image

[02/11 12:18] yanti kerlip: Assalamu’alaikum wr wb Pak Elih, hatur nuhun abdi parantos nepangan bu Aan Kepsek SD Suka Asih. Tujuan utama KerLiP untuk menyeleraskan dan dokumentasi model fasilitasi penerapan sekolah aman dari gempabumi dan longsor.  Insya Allah praktik baik ini akan diekspose di AMCDRR ke-7 di New Delhi 2016. Mohon perkenannya untuk membantu agar dapat bersinergi dg Pak Beni. Sudah ditelpon dan disms tapi belum dpt terhubung dg Pak Beni
[02/11 12:19] yanti kerlip: Tadi saya dengar dr Pak Gery pelaksana RKB akan diturunkan dr standar di kota Bandung 3,5 jt/m2 karena biayanya perlu dialokasikan untuk perkuatan tanah. Mohon arahannya ya Pak
[02/11 12:20] Pak Elih: Wass nuhun…..oh kitu? Padahal dialog sy dg b yanti sdh dikirimi WA….

Hasil koordinasi dengan Pak Beni Kasie Sarpras TK/SD disdik kota Bandung melalui telpon:

1. Biaya konsultan 3,5-7% ditanggung APBD tergantung kerumitan. Dan pasti rumit krn tahan gempa dan longsor

2. Biaya yg diperlukan total 1,25 M belum termasuk ADUM dan koordinasi (transport dan mamin) diharapkan bisa dibantu Pemprov Jabar.

3. Perlu dicari model pertanggungjawaban serta SK pelaksanaan penerapan sekolah aman dlm pembangunan RKB

Koordinasi hari ini dg BPBD Jabar, SD Suka Asih, dan Disdik Jabar:
1. Dimungkinkan untuk diajukan mendapatkan bantuan gubernur menurut Kabud pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Jabar
2. Kasie renkon siap memberikan rekomendasi rekayasa lahan untuk mitigasi longsor dan gempa bumi
3. Kabid PKLK Disdikprov memungkinkan untuk buat film dan direktori praktik baik  dan sinergi dg 4 SLB penerima bansos PRB dr PKLK –>KerLiP diminta ajukan surat ke Asda 3 untuk mengundang koordinasi kabid-kabid terkait, BPBD, dan BP3AKB dg pemodelan SD Suka Asih dan 4 SLB penerima bansos PRB yg inklusif.

Semoga besok ada titik terang u0aya gotong royong dalam penerapan srkolah aman, inklusif, dan ramah anak di Kota Bandung.

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s