Komitmen Pak Kamsol untuk Memperkuat Pendidikan Khusus di Riau

“Dua hari berturut-turut saya menangis di depan publik. Pertama saat Putri, penyandang difable, menyanyikan lagu D’Massive yang berjudul Jangan Menyerah. Padahal saya baru saja menyanyikan lagu Pujangga dengan gagah, “ucap Pak Kamsol sambil menunjukkan lirik lagu Jangan Menyerah.

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Back to Reff 1

Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

Back to Reff 1
Back to Reff 2

Saya membayangkan suasana haru dan bangga saat Putri menyanyi. Lirik lagu yang dinyanyikannya  sangat mengena dan menggugah kepedulian terhadap para penyandang difable.

image

“Esoknya saya menangis lagi. Kali ini karena anak penyandang difable bersuara emas yang menyanyikan lagu ciptaannya sendiri sambil memainkan piano, “imbuh Pak Kamsol sambil mengirimkan foto kegiatan yang dihadiri Ibu Gubernur Riau beberapa waktu yang lalu.

Semua Anak Juara

Pembacaan puisi oleh anak usia 9 tahun dengan gumaman anak penyandang tuna rungu pada gebyar pendidikan khusus dan layanan khusus di Pekan Baru beberapa waktu yang lalu mengalun indah.

image

Ibu Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Riau menyalami keduanya dengan penuh rasa kagum. Sambutan dari Istri Gubernur memperkuat komitmen Pemerintah Riau untuk menjamin pemenuhan hak pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Penampilan ensamble anak-anak Cerdas Istimewa Berbakat Istimewa melengkapi penampilan para juara di atas panggung.

image

Gebyar ini hanya salah satu bentuk dari layanan Pendidikan Khusus di Provinsi Riau. Komitmen Pak Kamsol, Kadisdik Riau, untuk memastikan semua kota/kabupaten memiliki SLB mendapat dukungan dari bu Renani, Direktur Pembinaan PKLK Dikdasmen Kemdikbud.

Sosialisasi Panutan, Pendidikan Ramah Anak, Bermutu, dan Bebas Pungutan untuk memulai pembinaan pendidikan keluarga di Riau diharapkan dapat mendorong kepedulian.masyarakat terutama orangtua/wali dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang inklusif dan ramah anak berdasarkan semangat gotong royong. Pemberian BOSDA dari Pemprov Riau juga akan disiapkan untuk mendukung satuan pendidikan menggiatkan PANUTAN.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s