Pegiat Perempuan Untuk Negeri

Perempuan cantik yang selalu dandan rapi dengan kebaya dan kain batik Kudus ini diperkenalkan bu Sari sebagai tantenya. Miranti Serad, nama keluarga yang tak asing di telingaku Dulu saat Mas Herry, suamiku aktif di Persatuan Insinyur Indonesia, nama Santhi Serad sering disebut. Rupanya keluarga besar Bu Sari keturunan Brawijaya ke-V. Mbak Mira baru saja meluncurkan buku Batik Kudus, sedangkan adiknya, Santhi merayakan hari ulang tahunnya dengan meluncurkan buku tea life di Frankfurt Bookfair. Keluarga yang luar biasa.

Boulevard

Kami tiba di jalan Melati ni 168. Penjaga pagar mempersilakan mobil yang dikendarai Pak Asep masuk menyusuri boulevard.

image

Tak lama pintu hijau tinggi terbuka. Mbak Mira langsung mengajakku masuk dan mengambil buku catatan kecil. Ada 3 program pelatihan keterampilan kerja SMK di Kudus yang akan kami gelar tahun 2016 dengan dukungan Mas Prim, adiknya mbak Mira yang memimpin DjF. Rencana pembelian 1000 ELSI untuk sekolah/madrasah mitra menambah kegembiraanku hari ini. Boulevar depan rumah Mbak Mira terasa lebih lapang.

Gotong Royong PUN

image

Mbak Mira langsung update status fb untuk mendorong sahabat-sahabatnya mengulurkan tangan gotong royong melatih keterampilan kerja para perempuan eks korban trafficking. Kami sepakat untuk menyambut sosialisasi antitrafficking oleh BP3AKB Jabar di bulan November.

Lengkap sudah kegembiraanku di akhir pekan ini. Semoga Allah meridloi langkah-langkah kecil yang kami ayunkan untuk peduli diri, peduli sesama, dan peduli semesta

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s