Hormati Gurumu Sayangi Teman

Oh Ibu dan ayah selamat pagi
Kupergi belajar sampailah nanti
Selamat belajar nak penih semangat
Rajinlah selalu tentu kaudapat
Hormati gurumu sayangi teman
Itulah tandanya kau murid budiman

Kutipan lagu ini selalu hadir setiap kali teringat akan jasa guru yang telah membimbing dan mengajariku dengan sabar. Pernah 1 kali mengundang Bu Mien guruku di kelas 1 SD Darul Hikam dalam acara lokakarya Sekolah Aman. Surat undangan resmi diterbitkan oleh Wamendiknas, Pak Fasli Jalal. Ada rasa haru saat menerima kehadiran beliau. “Yanti adalah murid kebanggaan saya. Sejak kecil prestasi dan kepeduliannya sudah sangat menonjol. Alhamdulillah hari ini saya menyaksikan bentuk kepeduliannya terhadap anak Indonesia melalui kampanye dan penerapan sekolah/madrasah aman dari bencana”, kata pembuka Bu Mien saat menyampaikan pandangannya dalam lokakarya tersebut benar-benar menyentuh hati. Bu Mintarmah, nama lengkapnya, masih mengajar anak kelas 1 SD saat putri sulung kami masuk SD Darul Hikam. Doa dan dukungannya memperkuat keyakinanku untuk selalu semangat menebar kebajikan pada sesama dan semesta.

Hari Guru Sedunia

Aku mengenal Rekomendasi ILO/UNESCO tentang status guru saat bergabung memperkuat FGII tahun 2006-2008. Kekhasan FGII untuk memastikan adanya kebijakan dan anggaran yang memadai dalam upaya memuliakan guru membuatku selalu menyertakan guru-guru hebat ini dalam berbagai kegiatanku bersama KerLiP. Beberapa hari sebelum tanggal 5 Oktober aku menemui Tety, PKS Kurikulum SMAN 24 Jakarta. Ada Pak Sony dan Bu Ifah yang sedang menyelesaikan pekerjaan sampingan. Zamzam dan Susan menemaniku mengobrol dengan Tety di perpustaan sekolah. Beberapa peserta didik terlihat sibuk mengerjakan tugas di samping kami. Perpustakaan kecil ini terasa ramai dengan diskusi anak-anak, obrolan kami dan konsultasi beberapa guru bergantian ke PKS kurikulum dna kepala perpustakaan.

Talkshow Hentikan Kekerasan dan Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Tidak lama setelah obrolan di perpustakan, Tety memintaku membantunya menyusun latar belakang dan usulan narasumber talkshow yang diinisiasi anak-anak didiknya. Alhamdulillah kolaborasi yang indah untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SMAN 24 Jakarta akan segera dilaksanakan. Tety adalah salah satu guru terbaik yang tumbuh bersama KerLiP saat mengembangkan model-model pemenuhan hak pendidikan anak.

Kami yakin perbaikan kondisi belajar anak mulai dengan memperjuangkan pemenuhan hak hidup bermartabat guru dan anak secara bersamaan. Guru dan peserta didik adalah pihak-pihak yang rentan mengalami dampak kebijakan pendidikan yang belum berpihak pada anak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s