Giat Bekerja Tak Kenal Usia

Alhamdulillah pagi itu bisa menyempatkan breakfast meeting dengan beberapa sahabat di Hotel Gino Veruci di jalan Braga. Obrolan kami seputar beberapa informasi terkini mengenai restrukturisasi di beberapa kementerian. Saya bergegas keluar menuju Jakarta dengan rasa sesal dan khawatir karena tak bisa diandalkan sahabat baik sendiri.

Tiba-tiba telpon masuk dari nomor baru. “Ibu Direktur meminta Bu Yanti untuk mengajukan proposal segera untuk menyiapkan stand pameran di Solo pada tanggal 16-18 Oktober, “ujar Ibu- ibu di seberang sana. Sungguh rencana Allah tak pernah bisa diduga. Aku segera menghubungi Aas dan Pak AF untuk menyiapkan draft proposalnya. Alhamdulillah keduanya sangat sigap menerima amanah. Pesan singkat dari Kemdikbud berikutnya segera kujawab, “Insya Allah hari Jum’at pukul 14.00 WIB, teh Aas akan menemui staf bu Direktur untuk koordinasi.

Aktivis Kawakan

Mobil melaju kencang membawaku ke Wisma PGI untuk mengikuti diskusi terbatas dengan Forum Staf Khusus tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Peserta diskusi terbatas sedang menyimak penjelasan perwakilan dari PKBI. Suara lantang  dengan penampilan yang menarik menunjukkan kecerdasan perempuan tersebut. Rupanya Muslikha juga hadir di pertemuan ini. Kami membatalkan janji bertemu dengam teman-teman bidang telaah kajian Tim.Pokja Rehabilitasi Sosial Penanganan Trafficking dan kekerasan terhadap Perempuan dan Anak.

Tiba giliran saya menyampaikan penanganan pernikahan anak di desa Lagadar, kekerasan terhadap anak di sekolah yang makin mengkhawatirkam serta pentingnya sistem rujukan yang jelas bagi para penyintas agar mendapatkan layanan terbaik serta beberapa kontak di Komisi 8 yang bisa segera dijangkau. Tak lupa saya jiga memperkenalkan keberadaan Tim Pokja yang di SK kan Ibu Kensos 2015 awal. Bu Syvana, staf khusus Meneg PP-PA menyambut baik semua masukan.

Saya beruntung dapat ngobrol intens dengan Bu Maria dari KPAI dan Ibu Syamsiar. Bahkan lebih dari itu, Bu Syamsiar yang lahir pada tahun 1933 menandatangani buku biografi yang saya beli sambil bercerita tentang perjalanan kegiatannya sebagai aktivis kawakan dalam pemberdayaan perempuan.

Alhamdulillah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s