Dirgahayu RI ke-70

image
“Ava Prof Iwan Pranoto”

MENGENANG BUNG KARNO..(menjelang 17 Agustus 2015 )

“Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.” (Soekarno)

“Tuhan menciptakan bangsa untuk maju melawan kebohongan elit atas, dan hanya bangsanya sendiri yang mampu merubah nasib negerinya sendiri.” (Soekarno)

“Keindahan hidup itu bukan terletak di dalam puncak sebuah tujuan melainkan ketika kita berjuang untuk mewujudkan tujuan.”

“Bangunlah suatu dunia dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.” (Soekarno)

“Tidak seorang pun yang menghitung-hitung berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. [Ir. Soekarno, Pidato HUT )

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”( Soekarno)

“Apakah kelemahan kita adalah kurang percaya diri sebaga bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong.” (Soekarno)

“Apakah kita mau Indonesia merdeka, yang kaum Kapitalnya merajalela ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang dan pangan?” [Ir. Soekarno Pidato lahirnya Pancasila 1 Juni 1945]

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

“Aku tinggalkan Kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia, dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya.” (Soekarno)

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” [Ir. Soekarno]

Catatan:
Soekarno, diakui rakyat nya sebagai pendorong semangat dan motivator hebat bagi rakyat dan bangsa di zamannya..

Bagaimana dengan penerus2nya?

Cukup menjadi renungan…

selamat siang dan selamat berakhir pekan..

image

Terimakasih Pak Rudi atas kenangan manis Bapak Proklamator kita. Semoga dengan mewujudkan Sekolah Ramah Anak, generasi penerus bangsa ini menjadi pembelajar sejati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s