Revolusi Budaya tanpa Kekerasan

“Saya mengusulkan begitu, karena kejadian ini selalu berulang tiap tahun…. kenapa tidak dari dulu hal ini di lakukan evaluasi ? Jika seminar itu gak perlu, apa tindakan kita dg maraknya kegiatan ini ? Peraturan sdh jelas ada, melarang. Tapi terus dilanggar ! Para “pemilik” kewenangan “diam ?” Jika demikian perlu pengadilan jalanan ? Datangi rame2 ke sekolah yg melakukan MOS  dan kita minta hentikan !

Minimal di sekolah anak kita atau anak didik kita, minta hentikan kegiatan ini. Dan berikan contoh nyata kegiatan positif pengganti MOS itu seperti apa dan laksanakan ! Ayo, sebagai contoh : hentikan kegiatan MOS di SMAN 13, 9 dan 20 !”

Kalimat di atas saya kutip dari pesan salah satu orang tua yang tergabung dalam wa grup GMPP Indonesia. Sebelumnya, bu Sari meneruskan tulisan ananda Nabila (13) di facebook dan WA grup.

Terkait ospek dan sejenisnya anak saya nabila di timeline nya…

Haii buat kalian kaka kelas yang sekarang mungkin lagi jadi panitia mos/mpls/mopd ataupun buat kaka kaka kelas yang lagi liat ade-ade kelas barunya lagi di mos/mpls/mopd

Ga seharusnya kita senang atau ketawa melihat ade kelas kita sedang mos/mpls/mopd. Kenapa

Kalau kita sadar sebenernya mos/mpls/mopd hanyalah ajang pembodohan masal dibeberapa sekolah yang menggunakan cara yang konyol. Siswa-siswi baru diharuskan menggunakan topi pesta, papan nama yang besar, tas yang berbentuk macam macam, rambut dikucir dua, pita berwarna warni, bawa balon, dan barang-barang lainnya yang hanya membuat anak anak terlihat konyol. Apa tujuannya anak-anak diperlakukan seperti itu? Apa yang akan didapat oleh anak-anak ? Apa yang akan didapat anak-anak dengan diperlakukan konyol dan bahkan kadang dengan kekerasan baik verbal maupun fisik ? Apa yang bakal mereka dapetin ? Apa buat mereka percaya diri ? Apa buat mereka punya rasa tanggung jawab ? Apa buat mereka mengenal sekolah dan mencintai sekolah ?
Coba yang jadi panitia dan melakukan hal konyol jawab di comment ini.

Untuk sekedar informasi, di negara-negara maju seperti amerika masa orientasi sekolah adalah masa yang ditunggu-tunggu oleh siswa siswi baru, kenapa ? Karena mereka dapat berkenalan dengan kaka kaka kelas barunya serta guru guru barunya yang dengan ramah tamah menyapanya dan menyambut kedatangannya. Tanpa diharuskan menggunakan hal-hal aneh mereka diperkenalkan dengan lingkungan sekolab barunya. Dan itu yang membuat siswa siswi baru merasa nyaman dan mengenal sekolah dengan baik serta menimbulkan rasa tanggung jawab untuk sekolah lebih baik lagi. Dan itu terus berjalan karena mereka salig mencontoh perilaku saling menghargai dan mencintai sesama.

Sedangkan di Indonesia banyak sekolah yang menerapkan mos/mpls/mopd dengan cara kekerasan ataupun cara yg konyol. Itu malah membuat anakanak mencontoh keburukan itu, mencontoh kekerasan dan memperlakukan org dengan semena-mena. Mencontohnya kepada teman teman yang lain bahkan mencontohnya saat nanti mereka para siswa-siswi baru punya adik kelas.

Jadi yu kita samasama tolak mos/mpls/mopd yang diwarnai aksi pembodohan masal,kekonyolan, dan kekerasan. Yu kaka kaka kelas buat ade adenya nyaman buat ade adenya semangat sekolah.

Kegelisahan orang tua/wali dan anak juga bermunculan di wa grup alumni dan fb sejak kemarin. MOS dari tahun ke tahun terus menimbulkan korban pada usia anak. Surat edaran Kadisdik, himbauan, peraturan Mendikbud, praktik-praktik baik dari negara lain juga bersliweran.

image

Ananda Allisa (13) sudah mulai melakukan langkah kecil perubahan dengan S3ASTers-nya. Ia mengajak teman-teman pengurus OSIS yang melaksanakan MOS untuk melakukan Senyum, Salam dan Sapa Adik Kelas Tersayang di pintu gerbang sekolah. Bagaimana dengan kamu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s