Gerakan Peduli Pendidikan

Obrolan di grup GMPP Indonesia makin hangat dengan masuknya banyak kasus yang diduga penyimpangan. Era baru munculnya keluarga-keluarga peduli pendidikan yang berano berkata benar dan tak kenal lelah memperjuangkan hak pendidikan anak terutama dari keluarga yang tidak mampu.

Kita simak obrolannya disini ya:

[29/06 16:52] Pak Hary GmPP: Berita bahwa jalur afirmasi utk “beberapa SMKN” diminta uang yg jumlahnya fantastis bukan isapan jempol, sy menerima beberapa pengaduan secara langsung. Tdk ada indikasi dr mereka utk mendiskreditkan sekolah, justru mereka skrg lg mencoba mencari pinjaman dr sana sini agar anaknya tdk terdegradasi, ancaman itu dilontarkan oleh beberapa guru yg mereka temui.

[29/06 18:30] Pak Hary GmPP: Kembali ke masalah jalur afirmasi, yg tadi dan besok daftar ulang diminta utk membayar sejumlah uang rata2 berkisar 7-9 jt/siswa dan mereka diundang utk membahas pada rapat tgl 1
[29/06 18:32] Pak Hary GmPP: Sepertinya ini masala yg sangat serius ketika jalur bagi yg tdk mampu tetap diminta utk membiayai pendidikannya
[29/06 18:32] Gmpp Dahrina: Masalah seragam jg tetap dibebankan kpd calon siswa jalir afirmasi di SMAN 20 sebesar 1,5 jt.
[29/06 18:35] Gmpp Dahrina: Jadi bingung, apakah sklh itu pura2x tdk tau dgn apa yg tjd skrg ? Begitu semaraknya berita di media, yg membahas ttng SPP, DSP dan baju seragam, tp tetap saja mrk membuat kebijakan sendiri.
[29/06 22:33] GMPP Rita: Assalamualaikum. Ibu Bapa GMPP, sebaiknya cek byself, langsung ketemu para KS yang dimaksud, jangan dari katanya…..(orangtua). Maaf…., karena, melalui rapat kordinasi resmi, yang kami pimpin, tidak ada instruksi atau bimbingan ke arah yang dimaksud oleh Bapa Ibu dari GMPP.
[29/06 22:40] Bu Sari KerLiP Bandung: Malam bu Rita… Dari pada tidak ada titik temu dan kejelasan bagaimana kalau bapak ibu gmpp mempertemukan   Ibu Rita dgn org tua siswa…. Shg tidak ada sangkaan2 lagi… Jadi ibu juga ada masukan tidak hanya dari KS ybs….
[29/06 22:42] GMPP Rusdoyo: Sebaiknya duduk bersama antara orang tua yg melaporkan, GMPP yg menerima laporan, Kepala sekolah/staf sekolah yang dilaporkan, komite sekolah dan bu Rita sebagai wakil dari dinas. Jangan berbalas pantun terus di grup ini…..

[29/06 23:10] GMPP Rita: Kepala Sekolah mana Bu Sari. sebutkan namanya, dan kapan kejadiannya, ada bukti nya. Bu?
[29/06 23:11] Bu Sari KerLiP Bandung: He he bu…. Salah alamat nanya ke saya…..
[29/06 23:12] GMPP Rita: Kepada semua saja Bu. Pa. Kita perlu bukti2 yang Ibu Bapa katakan. Nanti menjadi fitnah…..
[29/06 23:14] Ppdb Tika Sandi: Bukti yg di mksd hrs selalu tertulis atw rekaman?
[29/06 23:15] Bu Sari KerLiP Bandung: Tenang bu rita… Ini kan masih berjalan inshaallah bapak dan ibu gmpp tidak asal bicara bu.  Sy tahu persis karena pada dasarnya terbentuknya gmpp ini tahun lalu krn kami kami merasakan sendiri berbagai hal yg menyimpang pada tahun ajaran lalu….
[29/06 23:16] Ppdb Tika Sandi: Yup betul bu sari,pasti segala sesuatunya bisa dipertanggungjawabkan
[29/06 23:18] Bu Sari KerLiP Bandung: Mdh mdhan semua akan jelas tidak ada fitnah… Skr biarlah berjalan dulu bu Rita …   Tp kalau arsip tahun lalu sy yakin bu dahrina ada file nya barangkali ibu inginkan sbg bahan acuan

[29/06 23:39] Ppdb Tika Sandi: Jgn ujung2nya ortu sm anak yg disalahin
[29/06 23:41] Ppdb Tika Sandi: Kita sih sbg ortu “hanya bertanya,memohon kejelasan klo mmg sesuai dgn aturan mainnya sih rasanya ortu jg g akn kesana kemari cari2 penjelasan”

image

Pak Iwan semangat menyampaikan gerakan guru dan masyarakat peduli pendidikan dalam Rapat Koordinasi dengan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan hari Senin, 29 Juni 2015 di Jakarta.  Perwakilan guru, keluarga dan masyarakat Bandung hampir mendominasi semua meja yang diaediakan. Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan mendengarkan, menyimak, dan menanggapi dengan sungguh-sungguh praktik-praktik baik yang sudah dihasilkan oleh IGTKI, IGI, FGII, ISPI, Pergunu, Asosiasi dan Perkumpulan KerLiP.

image

Mendikbud menyempatkan hadir memberikan sambutan dan arahan setelah mendengarkan beberapa masukan. Paradigma baru bahwa pendidikan adalah gerakan bukan program mendapatkan momentumnya dalam kegiatan ini.

image

[30/06 04:25] yanti kerlip: Visi Kemendikbud 2019:
“Terbentuknya Insan serta Ekosistem Pendidikan dan Kebudayaan yang Berkarakter dengan Berlandaskan Gotong Royong”

Tujuh elemen ekosistem pendidikan tersebut adalah:

1.         Sekolah yang kondusif

Suasana kondusif di sekolah sangat diperlukan dalam membuat sekolah yang efektif.Sekolah adalah suatu tempat yang di dalamnya terjadi hubungan saling ketergantungan antara manusia dengan lingkungannya.Sekolah yang kondusif menjadinya sebagai tempat yang menyenangkan bagi manusia yang berinteraksi di dalamnya, baik siswa, guru, tenaga pendidik, orang tua siswa dan pelaku lainnya.Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai juga menjadi factor pendukung. Faktor pendukung lain yang penting adalah Kepala Sekolah yang memimpinpara pelaku menghadapi dan menyelesaikan masalah.

2.         Guru sebagai penyemangat

Guru yang baik adalah guru yang mempunyai empat kompetensi yang mumpuni yaitu kompetensi pedagogik, profesional, sosial dan berkepribadian.Selain itu seorang guru juga harus punya naluri yang sensitif atau peka terhadap kemampuan dan perkembangan siswanya. Sensitif terhadap kebutuhan siswa sertamampu memberikan semangat kepada siswa untuk aktif, kreatif, inovatif, dan sportif dalam mengikuti proses belajar mengajar.

3.         Orangtua yang terlibat aktif

Orang tua berperan sejak awal sebagai pendidik bagi anak-anaknya dan terus berlanjut meskipun mereka sudah masuk sekolah. Keluarga sebagai lembaga pendidikan memiliki beberapa fungsi seperti: membentuk kepribadian anak, melaksanakan pedidikan anak di rumah dan mendukung pendidikan di sekolah. Pemerintah memang memiliki tanggung jawab untuk menyelenggarakan pendidikan secara baik bagi seluruh anak Indonesia.Orang tua memiliki hak dan kewajiban dalam memilih satuan pendidikan, memperoleh informasi tentang perkembangan pendidikan anaknya, serta memberi masukan kepada sekolah. Orang tua yang terlibat aktif dalam penyelanggaraan pendidikan di sekolah akan menjadikan pendidikan menjadi lebih efektif.

4.         Masyarakat yang sangatpeduli

Penyelenggaraan pendidikan membutuhkan partisipasi dan kepedulian masyarakat.Salah satu alasannya adalah keterbatasan sumber daya Pemerintah.Partisipasi dan kepedulian masyarakat itu dapat berupa menyelenggaraan satuan pendidikan sendiri atau mendukung satuan pendidikan milik Pemerintah.Masyarakat yang menyelenggarakan satuan pendidikan sendiri harus berupaya sebaik-baiknya dan tetap mematuhi semua pedoman, aturan dan kurikulum yang ditetapkan Pemerintah.Sedangkan partisipasi masyarakat dalam satuan pendidikan yang diselenggarakan Pemerintah dapat berupa materi, tenaga dan pikiran. Masyarakat kini bisa memiliki peran serta dalam pembahasan masalah pendidikan baik akademis maupun non akademis, dan dalam proses pengambilan keputusan dalam Rencana Pengembangan Sekolah.

5.         Industri yang berperan penting

Di negara-negara maju, peran industri ditunjukkan secara nyata berupa kerjasama program, dukungan finansial untuk penelitian dan beasiswa.Bahkan di beberapa negara peran industri menjadi kewajiban sesuai undang-undang yang mengaturnya.Pengalaman Negara-negara tersebut dapat menjadi pelajaran bagi penyelenggaraan pendidikan di Indonesia.Selain dukungan finansial, peran industriyang penting adalah dalam memecahkan permasalahan peralihan dari dunia pendidikan ke dunia kerja.Dunia industri bisa berfungsi sebagai tempat praktik, magang kerja, belajar manajemen industri dan wawasan dunia kerja bagi siswa.Kerjasama sekolah dan industri harus dibangun berdasarkan kemauan dan saling membutuhkan. Pihak dunia kerja dan industri seharusnya menyadari bahwa pihak industri tidak akan mendapatkan tenaga kerja siap pakai yang mereka perlukan sesuai kualifikasi yang diharapkan, tanpa membangun program pendidikan bersama.

6.         Organisasi profesi yang berkontribusi besar

Organisasi profesi diharapkan bisa meningkatkan peran dalam penyelenggaraan pendidikan.Organisasi profesi dapat memberi masukan bahkan menentukan arah kebijakan pendidikan. Pemerintah sudah seharusnya bekerja sama lebih erat dengan organisasi profesi, melalui berbagai jalur komunikasi dan aspirasi. Interaksi yang baik akan menguntungkan kedua belah pihak, sekaligus mempercepat kemajuan pembangunan di bidang pendidikan.

7.         Pemerintah yang berperan optimal

Berdasarkan hasil amandemen UUD 1945 ke IV (empat) tahun 2002 yaitu tentang pendidikan maka bentuk dukungan pemerintah diantaranya telah dituangkan dalam pasal 31 ayat 1, 2, 3, 4, 5. Khusus untuk dukungan pendanaan secara eksplisit dituangkan pada pasal 31 ayat 4 yang berbunyi “Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang kurangnya 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan nasional”.

Pemerintah memegang peranan penting dalam peningkatan akses, kualitas, dan relevansi pendidikan serta daya saing anak-anak Indonesia, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Standar Nasional Pendidikan (SNP), pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada semua jenjang pendidikan serta pemberian beasiswa miskin melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) sehingga keterjangkauan dan jaminan untuk memperoleh layanan pendidikan dasar dan menengah dapat terpenuhi. Selain itu pemerintah juga harus menjamin ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional di seluruh jenjang pendidikan dan seluruh satuan pendidikan, serta mengurangi kesenjangan akses dan kualitas antar propinsi, kabupaten dan kota serta daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Pemerintah daerah pun dituntut untuk berperan lebih daripada waktu sebelumnya. Sebagian cukup besar penggunaan dana pendidikan dari APBN berada dibawah kontrol Pemerintah Daerah.  Pemanfaatan dana pendidikan yang berasal dari APBN dan APBD dapat diupayakan semakin terkoordinasi, antara lain dengan mengkaitkan alokasi dana Pemerintah dihubungkan dengan seberapa besar alokasi APBD daerah bersangkutan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s