Mudik

RUMAH KITA
(oleh: Cak Nun)

Kita bukan penduduk bumi,
kita adalah penduduk syurga.
Kita tidak berasal dari bumi,
tapi kita berasal dari syurga.

Maka carilah bekal untuk kembali ke rumah,
kembali ke kampung halaman.
Dunia bukan rumah kita,
maka jangan cari kesenangan dunia.

Kita hanya pejalan kaki dalam perjalanan kembali ke rumahnya.

Bukankah mereka yang sedang dalam perjalanan pulang selalu mengingat rumahnya dan mereka mencari buah tangan untuk kekasih hatinya yang menunggu di rumah?
Lantas, apa yang kita bawa untuk penghuni rumah kita, Rabb yang mulia?

Dia hanya meminta amal sholeh dan keimanan, serta rasa rindu padaNya yang menanti di rumah.
Begitu beratkah memenuhi harapanNya?

Kita tidak berasal dari bumi,
kita adalah penduduk syurga.
Rumah kita jauh lebih Indah di sana.

Kenikmatannya tiada terlukiskan,
dihuni oleh orang-orang yang mencintai kita.
Ada istri sholeha serta tetangga dan kerabat yang menyejukkan hati.

Mereka rindu kehadiran kita,
setiap saat menatap menanti kedatangan kita.
Mereka menanti kabar baik dari Malaikat Izrail.
Kapan Keluarga mereka akan pulang.

Ikutilah peta (Al Qur’an) yang Allah titipkan sebagai pedoman perjalanan.
Jangan sampai salah arah dan berbelok ke rumahnya iblis Laknatullah yaitu neraka

Kita bukan penduduk bumi,
kita penduduk syurga.
Bumi hanyalah perjalanan.
Kembalilah ke rumah,

Berita tentang mudik sudah ramai di berbagai media. Pembina Gerakan Indonesia Pintar yang baru terpilih menjadi anggota BRTI, Mas Imam, menjawab pesan Pak Kamsol di wa grup.kami
[24/06 22:58] Imam Indosat: Saya lagi drive test lebaran..
[24/06 22:58] Imam Indosat: Memastikan jaringan seluler dapat digubakan oleh masuarakat dg baik saat ramadhan, mudik dan lebaran
[25/06 00:47] Imam Indosat: Transit di cilegon pak…drive test menuju lampung..jalur mudik sumatera

image

Ijin share fotonya ya Mas Imam…

Sudah menjadi tradisi masyarakat kita mudik ke kampung halaman. Saar yang sama pergerakan sumber daya dan devisa juga beralih ke desa-desa. Saya mendapatkan tulisannya Cak Nun yang dishare Mas Herry di grup dan teringat mudik.

Bekal mudik yang sebenarnya mau ditabung kemana?

Indahnya Silaturahmi

Alhamdulillah hari pertama kembali berkegiatan di luar kantor diisi dengan kegiatan silaturahmi gagasan, harapan, rencana kerja Gerakan Indonesia Pintar 2015. Zamzam dan Yuvi datang tepat saat saya menuntaskan pekerjaan di kantor baru.  Sambil menunggu Sukma, bolak-balik ke atas koordinasi dengan Pak Alan dan Fitry.

Sekjen GENTaskin Sukma tiba pukul 15. Kami membahas rencana program di desa-desa di Jawa Barat khususnya untuk perempuan putus sekolah usia 15-24 tahun.

Tak lama kemudian, Sulis dan Pak Kamsol menyusul. Kami pun bersiap untuk memenuhi undangan buka bersama di rumah Mendikbud.  Sapa hangat dan jabat erat Mas Anies  menyambut kedatangan kami. Acara pun dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Sesekali kudengar bisikan Sulis tentang kegiatannya bersama Mas Chozin waktu kuliah di UGM. Katanya mereka seangkatan. Kami bersama menikmati indahnya silaturahmi.

image

Pendidikan membangun Kebudayaan

Pagi hari saya bergegas memenuhi undangan Uni Dewi yang mempertemukan Guru Oka dengan Ibu Meutia Hatta di kediaman putri sulung Bung Hatta, idolaku.
Kami menyimak penuturan ibu Meutia tentang perjalanan panjang ayahanda tercinta, sang Proklamator bangsa. Beliau juga menyampaikan keprihatinannya tentang kepemimpinan bangsa yang mulai sirna digantikan para penguasa. Pembicaraan fokus pada persiapan kegiatan Manifesto Budaya yang dipersiapkan Guru Oka di Bandung untuk memperingati 70 tahin Indonesia merdeka. Bangsa kita harus menjadi tuan di negeri sendiri dengan menunjukkan jati diri bangsa.

Ibu Meutia menyampaikan, bahwa sangat penting memberdayakan masyarakat dan menghadirkan para pembelajar sejati bersama ahli geografi, sejarah dan geologi. Saya membuka berkas dari Binar yang dipersiapkan untuk pertemuan di Kemdikbud hari ini. Besar harapan uni Dewi memaafkan kelancangan saya insert info tentang Ensiklopedia Lintas Sejarah Indonesia dalam Literasi Visual dalam pertemuan yang mulia ini.

image

Gerakan  Indonesia Pintar

Pak Kamsol, Kepala Dinas Pendidikan Riau berinisiatif untuk mengajak kami menyiapkan peluncuran Gerakan Indonesia Pintar pada Hari Jadi Riau, 9 Agustus 2015 dan berkolaborasi dengan Mas Nanang dan Pak Satria Darma untuk menggiatkan Gerakan Riau Membaca . Saya mengusulkan pembacaan nyaring 10 menit  Ensiklopedia Lintas Sejarah Indonesia dalam Litetasi Visual  menjadi penanda kolaborasi yang diperluas.

Rencana ini saya sampaikan kepada Dirjen PAUD DIKMAS dan Dirjen Dikdasmen. Kedua Dirjen yang baru dilantik ini berkenan menerima Kadisdik Riau bersama para pengurus Gerakan Indonesia Pintar. Alhamdulillah waktu yang disepakati sambung menyambung. Mas Hikmat, Staf Khusus Mendikbud pun berkenan menyediakan waktu sesaat di eela-sela kesibukannya. Pak Kamsol berinisiatif memperkuat silaturahmi dengan mengajak kami menemui Mas Nanang.
Di ujung lain, Mbak Dini memberi kabar jika KH Maman Imanulhaq berkenan menerima saya pukul 15.

image

Alhamdulillah pertemuan terlaksana dan bermuara pada komitmen bersama untuk menindaklanjuti segera agar percepatan pemenuhan hak pendidikan anak di Riau bisa terlaksana. Pak Haris, Dirjen PAUD Dikmas menyambut baik gagasan pembentukan Desk khusus untuk menyiapkan Gerakan Indonesia Pintar di Dikmas dengan semangat gotong royong. Bang Feber dan Pak Efendi dari Bara JP siap menindaklanjuti gagasan Pak Hamid mengenai Otoritas Jasa Pendidikan. Mas Hikmat menjanjikan akan ke Riau minggu depan agar bersinergi dengan rancangan kebijakan wajib belajar 12 tahun yang sedang disiapkan Kemdikbud. Bu Lilik menyiapkan tahapan pelaksanaan pendidikan layanan khusus di Riau bersama bang Alpha dan Sukma.

image

Bekal mudik ke Rumah Kita-nya Cak Nun. Insya Allah kami persembahkan seluruhnya demi kepentingan terbaik anak bangsa, generasi pembelajar pemberantas kemiskinan multidimensi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s