Kamis English dan Jejaring Sosial

Me: How are you? It has been a while since our last contact. Right now, I am writing an encyclopedia of Indonesian history through visual literacy. Inside, there are many old Dutch terms that we cannot cross check due to our limited resources. Even within our main reference books, different author used different spellings.

I would really appreciate it if you’re able to help us by finding the correct spelling of the words.

There are seven books in the series. And here is the list of the words appearing in the first book only:

octrooi (hal. 4)
Verenigde Oost Indische Compagnie (hal.4) 
Regeringsreglement (hal. 6)
Een Ereschuld (hal.6)
De Gids (hal. 6)
Bekel (hal. 9)
Koninklijke Paketvaart Maatschapij (hal. 12)
Staatspoorwegen (hal. 12)
Kweekschool (hal. 16)
The Roijal Bioscope (hal. 16)
Indische Partij (hal. 17)
Algemeene Nederland Indie Film Syndicaat (hal. 17)
School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (hal. 18)
Bataviasch Nieuwesblad (hal. 19)
Midden Java (hal. 23)
De Express (hal. 23)
Insulinde (hal. 23)
Meester Cornelis (hal. 24)
Schakel School (hal. 24)
Indonisch Nederlansche School (hal. 24)
wilde scholen (hal. 25)
rust en orde (hal. 25)
Vereeniging Van Regenten (hal. 26)
Nederlansch-Indie (hal. 28)
Insulinde (hal. 28)
Indunesian (hal. 29)
Indonische Persbureau (hal. 29)
Jong Sumatranen Bond (hal. 30)
Jong Bataks (hal. 31)
Jong Celebes (hal. 31)
Jong Java (hal. 31)
Jong Islamieten Bond (hal. 31)
Een Begaafd Leering (hal. 34)
De Locomotief (hal. 35)
Als ik een Nederlander was (hal. 36)
Het Tijdschrift  (hal. 36)
De Express (hal. 36)
Comite tot Herdenking van Nederlands Honderdjarige Vrijheis (hal. 38)
Volksraad (hal. 38)
Als Ik Een Nederlander Was (hal. 38)
officer van justitie (hal. 38)
Kracht of Vees (hal. 38)
Indie Weerbaar (hal. 38)
Indische Vereeniging (hal. 40)
Indonesische Vereeniging (hal. 40)
De Tachtiger (hal. 47)
Door Duisternist tot Licht (hal. 48)
Huishoud School (hal. 48)
Jong Indonesie (hal. 48)
Jong Islamieten Bond (hal. 48)
Jong Islamieten Bond Domes Afdeeling (hal. 50)
Jong Java Meisjeskring (hal. 50)
gemeenstraad (hal. 51)
Algemeene Studie Club (hal. 53)
het in Indonesie toegepaste marxisme (hal. 54)
Indische Social-Democratische Vereeniging (hal. 56)
Indische Vereeniging (hal. 59)

Warmest regards,

My friend : Cool… nice words… what do you want me to explain.. translation into english?.. its not always easy because many words are old dutch… but i can explain the meaning of those words..
Or you like to have the correct way of writing..
Like hal 50: afdeeling = old dutch writing for afdeling = department
yanti kerlip: Yes, the second one, we’d like to have the correct way of writing these words.
Officially its correct. But you like to see it written in the present dutch language… thats no problem… sent me the list to E mail i will transform it to the present dutch language.
Me: So are they already correct in the old language? Okay, Fitry will send you the e-mail.
My Friend: As far i see this list…yes…its written many years ago… but many words changed… so i can understand ur confused… but no worries…i can change the words into “present” dutch….☺☺
Me: Thank you so much

Sudah lama menjalankan himbauan walikota Bandung untuk menggunakan bahasa Inggris setiap hari Kamis tetap saja masih harus belajar membiasakan diri. Media sosial seperti percakapan melalui wa dan fb chat membantuku lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris tanpa tatap muka.

Rintisan Pendidikan Jarak Jauh

Tim Litbang KerLiP sudah memulai pendidikan jarak jauh saat Pak Sholeh salah satu orangtua peserta didik SD Hikmah Teladan membawa Fayi, putrinya ke Sumatera. Praktik baik ini kami kembangkan saat keluarga bu Dyah dari Pondok Indah dan Meutia dari Rasuna Said tertarik untuk memindahkan anak-anak mereka ke sekolah berprogram khas tersebut. Hasil liputan Mas Bambang Wisudo yang diterbitkan Kompas pada 11, 12 dan 13 bulan Oktober 2006 tentang Gerakan Keluarga Peduli Pendidikan, SD Hikmah Teladan, dan guru-guru di SD Tumbuh Kembang Al Amanah menuntun kedua keluarga tersebut terhubung dengan Perkumpulan KerLiP.

Tim Litbang KerLiP yang saya pimpin sempat memutuskan untuk investasi bersama keluarga bu Dyah untuk mendirikan sekolah berprogram khas di Vila Cinere Mas. Sayang sekali karena KerLiP harus fokus memperkuat advokasi pemenuhan hak pendidikan anak bersama FGII, Poros Pelajar, dst, Homyschool KerLiP yang kami rintis berhenti sebelum berkembang. Anak-anak muda yang rumbuh bersama kami di Homyschool KerLiP tidak cukup percaya diri untuk mengembangkannya dalam keterbatasan sumber daya. Pada saat yang sama keluarga Meutia, keluarga kami dan beberapa kolega baru KerLiP memutuskan untuk merintis komunitas belajar mandiri Rumah KerLiP. SD Hikmah Teladan (SDHT) pun menjadi umbrella school.

Zakky, Arie, Rinnie memulai pendidikan jarak jauh yang kami sepakati bersama bu Dewi, kepala SDHT. Meutia dan bang Yon (alm) menyediakan dukungan transportasi dan akomodasi untuk membawa ketiganya mengikuti pendidikan humaniora setiap Jum’at dan penyesuaian mutu setiap Sabtu di SDHT. Model ini sempat terputus karena berbagai hal. Ketiga anak tersebut kembali bersama-sama setelah kami mengembangkan SAnDi KerLiP dengan model tatap muka 2 x 90 menit dan pendidikan jarak jauh melalui email dan website yang dirancang dan dikelola Arie.

SMAN Terbuka On line

Pertemuan kami dengan bu Lilik kasubdit program dan evaluasi dit PKLK Ditjen Dikmen cukup intens setelah sosialisasi penerapan Sekolah Menengah Aman dari Bencana. Proses penyusunan permendiknas 72 tahun 2013 tentang Pendidikan Layanan Khusus bersamaan dengan Pedoman Sekolah Menengah Aman, SMAN Terbuka online, Sekolah Kecil dan Sekolah Terintegrasi. Rupanya bu Lilik fokus mengawal SMAN Terbuka online yang diperkuat dengan adanya Permendikbud 119 tentang Pendidikan Jarak Jauh.

Saat ini model SMAN Terbuka On line dilaksanakan di 5 provinsi piloting dan segera dilanjutkan di beberapa provinsi lainnya secara mandiri. Bu Lilik memfasilitasi rintisan di Riau setelah kami diundang Pak Kamsol, Kadisdikprov Riau untuk memulai Gerakan Indonesia Pintar dari Riau.

Kesempatan terbuka untuk menyiapkan generasi pembelajar dengan memperkuat inisiatif PANUTAN pendidikan anak merdeka bermutu bebas pungutan, membiasakan penggunaan bahasa Inggris dan memanfaatkan jejaring sosial untuk pendidikan jarak jauh bagi guru maupun anak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s