Kampanye GSB MeSRA

Tepat tengah malam aku duduk disamping sopir Cipaganti yang kupesan ke bandara. Catatan yang terserak dari Seminar Desain Sekolah Ramah Anak berhasil kususun. Tanpa foto karena akses internet selama di perjalanan kurang memadai.

Bandung-Jakarta cukup lengang. Travel tiba jam 3 pagi. Hampir rak ada tempat duduk yang kosong. Aku memutuskan duduk di kursi resto dekat toilet paling ujung. Jam 4 mulai antri dan tersadar kalau KTP tertinggal di rumah. Satpam bandara meyakinkanku cukup dengan menunjukkan hasil scan KTP yang kudownload dari email. Alhamdulillah.

Sepinggan yang kinclong

Aku duduk disamping anak muda berpostur tambun. Panas tubuhnya cukup menggangguku. Lupa kalau badanku makin gemuk. Pesawat besar terisi penuh. Kami tiba di Sepinggan pukul 9.37 waktu setempat. Perutku terasa melilit. Antrian di toilet sudah memanjang.

Waktu sudah menunjukkan pukul 10.30. Aku bergegas antri. “Mbak mohon check in dulu di D, “ujar petugas sambil menunjukkan rute menuju loket D. Langkahku digegas takut terlambat. Alhamdulillah ternyata boarding Air Born jam 11.50.

image

Seluruh penumpang sudah memasang penutup telinga warna hijau stabilo yang distreples di tiket. Para awak pesawat terlihat menjauh. Tangan co-pilot sudah siap memegang tuas di atas kepalanya. Tangan pilot pun gabung menjaga keseimbangan. Deru nyaring pesawat kecil ini masih terdengar saat kami meninggalkan Sepinggan yang masih kinclong.

image

image

Selamat datang di Sangatta

Nun jauh dibawah pesawat Air Born yang membawaku ke Sangatta, kapal-kapal membawa batu bara melaju perlahan.Telingaku belum begitu nyaman saat Pak Ferdi yang menjemput di KPC Tanjung Bara menanyakan beberapa hal. Obrolan tentang Sangatta mengakrabkan kami.  Ini yang kedua kalinya bagiku menginjakkan kaki di bumi yang sangat kaya sumber daya alam.

Menurut Pak Ferdy, baru 5 dari 18 kecamatan yang memiliki fasilitas listrik memadai. Kecamatan lainnya ada yang mendapatkan listrik di siang hari bahkan tidak ada aliran listrik sama sekali. Informasi ini juga disampaikan pak Imam, pak Sugianto dan ibu-ibu guru dan kepala sekolah dari 30 sekolah yang diundang hadir pada Sosialisasi Sekolah Sehat dan Ramah Anak. 

Kami tiba di hotel tempat kegiatan dilaksanakan pada jam istirahat. Hotel ini tengah dibangun. Ruang aulanya cukup luas. Bu Enis mempersilakan makan setelah aku menyimpan file-file pilihan dalam folder khusus untuk kegiatan hari ini. Isinya:
1. Pelembagaan GSB MeSRA
2. Deteksi warna MeSRA untuk Anak
3. LIBRA YES for Safer School
4. Model-model aksi MeSRA
5. Desain kelas ramah anak juara 1,2, 3 dlm.workshop di UPI
6. Implementasi SRA dalam proses pembelajaran IPA di SMPN 11 karya bu Nia
7. Film aksi CDEF Nabila, komunitas ramah anak dan apa kata anak tentang Sekolah Ramah Anak karya Syahna.

Konsultasi dengan Anak

Mendengarkan suara anak dan menanggapi dengan sungguh-sungguh diyakini dapat meningkatkan partisipasi anak dalam Mewujudkan Sekolah Ramah Anak. Setelah bertahun-tahun memperdengarkan beningnya suara anak dan mengawal agar menjadi bagian utama untuk mewujudkan sekolah Ramah anak, akhirnya Konsultasi dengan anak menjadi tahap persiapan yang menentukan keberlanjutan aksi-aksi MeSRA tersebut.

image

Bagaimana sahabat-sahabat KerLiP melaksanakan Konsultasi dengan Anak, kita simak 4 langkah berikut:

Langkah yang kami sarankan
1. Keluarga menyediakan ragam kegiatan 20 menit yang memukau bersama ananda. Bisa mendongeng seperti yang dilakukan Dakocan, membacakan cerita dengan nyaring 10 menit dan mendengarkan anak, dst yang membangun kelekatan hubungan orangtua dan anak dan memupuk literasi berbasis keluarga

2. Mendampingi anak menjadi agen MeSRA mulai dg deteksi warna MeSRA untuk, oleh, bagi anak, olah hasilnya bersama, gali potensi diri, iklan diri, tetapkan ide sosiak, pemetaan kapasitas dan ancaman thd pemenuhan hak dan perlindungan anak, susun Dreams board ttg sekolah idaman anak dan keluarga, YES for Safer School terintegrasi dg CTPS, GPS dan beri hadiah oksigen, Bedah ensiklopedia Lintas Sejarah Indonesia dalan Literasi Visual utk generasi pembelajar, aktifkan SPeAKnACT, pelantikan agen MeSRA.

Bagi sekolah/madrasah yang bertekad melakukan aksi MeSRA kami sediakan materi soft file yang diperlukan. Sila kirim email peminatan ke gembirabersamakerlip@gmail.com Insya Allah selambat-lambatny 3×24 jam kerja akan kami kirim bahan yang diperlukan

Mari GeMBIRA bersama KerLiP.

3. Pelatihan Kovenan Hak Anak bagi guru, manajemen sekolah, komite, pekerja dan agen MeSRA. Pendampingan PTK Ramah Anak bagi guru IPA. Kegiatan pilihan MeSRA Homestay bagi anak dan keluarga, Pelatihan Pendidikan Anti Kekerasan dan Karakter

4. Konsultasi dengan anak mulai dengan merancang, melampirkan, mamantau dan evaluasi Gelar Karya Anak kemudian Evaluasi Diri capaian SRA bersama komite, guru, perwakilan warga sekolah termasuk anak penyandang difable dan Festival Gembira Bersama Kerlip

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s